Jumlah wisatawan domestik yang berkunjung ke Bali meningkat dua kali lipat menjelang hari pertama li

29 Oktober 2020 - Bandar Udara Bali telah menerima lebih dari 6000 wisatawan domestik dalam satu hari (27/10), ini merupakan jumlah tertinggi sejak tujuh bulan terakhir. Biasanya, ada sekitar 3000 pengunjung yang mendarat setiap hari di Bandara Internasional Ngurah Rai sejak pulau dewata membuka perbatasannya untuk wisatawan domestik pada 31 Juli 2020 lalu. Sejauh ini, semuanya berjalan baik, bahkan melampaui beberapa prediksi pesimis yang sempat disampaikan, dimana jumlah kedatangan hanya akan naik 10% dari jumlah kunjungan harian dihari-hari biasanya. “Kami perkirakan akan ada kenaikan hingga 10% wisatawan domestik yang akan datang saat libur panjang, dibandingkan rata-rata harian saat ini. Tapi nanti kita lihat lagi, karena hingga saat ini belum ada peningkatan yang signifikan,” ungkap Andanina Dyah Permata Megasari, Communication and Legal Manager bandara Bali pada hari Selasa (27/10).


Namun tak berselang lama, masih pada hari yang sama bandara DPS mencatat 6.305 penumpang telah tiba melalui terminal domestik, hingga Selasa malam, 27 Oktober 2020. Jumlah ini meningkat 25% dibandingkan jumlah kedatangan pada Senin 26 Oktober 2020 sebanyak 5.047 penumpang. Penerbangan tersebut sebagian besar didominasi rute dari Jakarta, baik dari Bandara Soekarno-Hatta maupun Halim Perdanakusuma. Wisatawan dari Surabaya, Makassar, dan Lombok juga mulai banyak berdatangan di Bali selama musim liburan ini.


Masih menurut Andanina, pihak otoritas bandara telah menyiapkan beberapa prosedur untuk mengantisipasi kemungkinan penundaan (delay) dan pembatalan (cancel) penerbangan, akibat kondisi cuaca yang buruk yang kerap terjadi akhir-akhir ini. Selain itu, jumlah petugas yang bertugas juga telah ditingkatkan untuk mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan dan mempromosikan kampanye #safetravel. Mereka ditugaskan untuk terus memantau setiap area di bandara serta memastikan orang-orang untuk selalu memakai masker, mencuci tangan secara teratur dan menjaga jarak yang aman. Pemprov Bali juga telah menempatkan ratusan petugas dari Badan SAR Nasional (BASARNAS) di beberapa titik penting seperti Pelabuhan Gilimanuk, Kuta, Legian, Tanah Lot dan masih banyak lagi. Untuk menghindari kemacetan lalu lintas, Dinas Perhubungan Bali (Dishub) telah menugaskan ratusan petugas untuk mengatasi masalah lalu lintas yang mungkin saja bisa terjadi di beberapa daerah selama hari libur ini. Semua upaya tersebut akan terus dilakukan hingga akhir musim liburan pada 1 November 2020.


Terlepas dari kabar gembira melonjaknya kunjungan wisatawan domestik, dinas Pariwisata Bali ternyata telah merilis sertifikat "new normal tourism" kepada 677 pengusaha kepariwisataan di Bali; Angka ini dipastikan akan terus meningkat karena program sertifikasi merupakan syarat wajib bagi hotel, restoran, dan tempat wisata untuk kembali beroperasi selama pandemi Covid-19 ini. "Kami targetkan program sertifikasi ini akan sepenuhnya rampung akhir Desember 2020 nanti. Karena wisman diharapkan kembali ke Indonesia pada awal 2021, sehingga ketika mereka tiba disini industri pariwisata Bali siap menyambut mereka dengan protokol liburan yang aman," jelas Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Putu Astawa (27/10).