Pemprov Bali sediakan moda transportasi umum baru

Trans Metro Dewata resmi beroperasi 7 September 2020

9 September 2020 - Bali mungkin telah mengabaikan pentingnya transportasi umum yang andal selama beberapa tahun terakhir. Angkutan umum secara tidak langsung merupakan salah satu faktor penting bagi kelestarian pulau. Sistem transportasi yang efektif akan mengurangi jejak karbon, dan membuat Bali lebih layak huni dengan memudahkan semua orang untuk bepergian.


Pemerintah Bali akhirnya menyediakan angkutan umum baru bernama Trans Metro Dewata. I Wayan Koster-Gubernur Bali secara resmi menanadai awal beroperasinya lebih dari seratus layanan bus angkutan umum di pasar Badung; Senin, 7 September 2020. Proyek ini merupakan salah satu bagian dari program Kementerian Perhubungan RI.


Kota-kota besar lain di Indonesia seperti Solo - Jawa Tengah dan Palembang - Sumatera Selatan juga sudah menerapkan sistem transportasi umum yang sama. Di Solo, ada lebih dari 500.000 orang telah menggunakan bus baru dalam waktu dua bulan setelah diperkenalkan di kota mereka. Bali berharap akan semakin banyak orang yang tertarik untuk menggunakan transportasi umum modern ini, dan untuk itu setiap orang diberikan GRATIS biaya tiket untuk menggunakan Trans Metro Dewata hingga Desember 2020.


Semua bus ber-AC, dilengkapi CCTV, kursi prioritas (untuk lansia, ibu hamil, disabilitas), panel identitas pengemudi, tangki pemadam kebakaran & alat darurat, dan tata cahaya yang baik. Gubernur yakin angkutan umum baru ini akan membawa Bali ke arah yang lebih baik sebagai tujuan wisata terdepan dengan layanan transportasi yang mumpuni bagi penduduk lokal dan wisatawan. Selain itu, penumpang juga bisa memantau posisi setiap bus secara online melalui aplikasi bernama "Teman Bus".


Saat ini bus-bus ini akan beroperasi pada rute yang melewati empat kabupaten di Bali, Denpasar, Badung, Tabanan dan Gianyar. Halte bus akan diintegrasikan dengan shelter Trans Sarbagita dan mikrobus yang sudah ada. Bus berkapasitas besar akan melewati jalan provinsi sedangkan bus berkapasitas sedang akan melewati jalan desa yang lebih kecil. Berikut detail setiap rute bus:

  1. Terminal Pesiapan Tabanan ke Central Parking Kuta Badung sepanjang 63,6 km (pulang pergi) dengan 40 halte,
  2. GOR Ngurah Rai menuju Bandara Ngurah Rai sepanjang 30,2 km dengan 24 pemberhentian,
  3. Pantai Matahari Terbit - Dalung sepanjang 43 km dengan 24 halte bus,
  4. Terminal Ubung - Central Parking Monkey Forest sepanjang 55,3 km dengan 32 halte bus,
  5. Terminal Batu Bulan-ITDC Nusa Dua sepanjang 62,4 km dengan halte Bus yang sama dengan Trans Sarbagita