Polda Bali menggelar Operasi Zebra 2020

27 Oktober 2020 - Kepolisian Lalu Lintas Republik Indonesia (Korlantas-Polri) menggelar kembali "Operasi Zebra" tahunan selama dua minggu ke depan. Operasi ini dijadwalkan mulai 26 Oktober hingga 8 November 2020. Satuan polisi lalu lintas di setiap wilayah di tanah air, termasuk Bali, akan disiagakan di jalan-jalan rawan pelanggaran dan memberikan sanksi atau peringatan kepada para pelanggar. Pihak otoritas terkait berpendapat, razia ini bertujuan untuk meningkatkan disiplin lalu lintas masyarakat di tengah masa Pandemi Covid-19.


Tidak seperti tempat lain di Indonesia, lalu lintas di Bali bisa dibilang sedikit kurang terkontrol. Turis asing dengan mudah dapat menyewa skuter dari rental dan mengemudikan motor mereka dengan sembarangan; beberapa bahkan belum pernah sama sekali mengendarai kendaraan roda dua sebelumnya. Masyarakat Bali di bawah umur juga dengan mudah ditemukan mengendarai sepeda motor sembari bercanda dan tidak mengenakan helm di jalanan. Semua faktor seperti yang sudah disebutkan diatas serta kondisi beberapa jalanan di Bali yang ekstrem adalah kombinasi sempurna penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas. Jumlah kecelakaan lalu lintas yang dilaporkan di Bali ada sebanyak 1.350 kasus dari Januari 2020 hingga September 2020; ini adalah masalah yang serius. Untuk mempelajari tentang informasi penting seputar berkendara di Bali baca di sini.


Tahun ini, tidak hanya menyasar pelanggaran parkir pinggir jalan dan mereka yang mengemudi tanpa dokumen wajib seperti SIM, STNK dan juga helm; Polisi juga akan menargetkan pengemudi di bawah umur dan mereka yang tidak memakai masker saat berkendara. Ini adalah daftar lengkap pelanggaran yang harus Anda hindari:

  1. Tidak memakai helm SNI-Standard Nasional Indonesia
  2. Melawan arah jalur lalu lintas
  3. Menggunakan ponsel saat mengemudi
  4. Melebihi batas kecepatan yang dianjurkan
  5. Tidak memakai sabuk pengaman
  6. Mengendarai kendaraan di bawah umur
  7. Membawa penumpang/ bagasi melebihi kapasitas yang disarankan
  8. Penggunaan lampu serine yang tidak terdaftar
  9. Mengemudi di bawah pengaruh alkohol
  10. Penggunaan knalpot yang tidak standar
  11. Tidak menyalakan lampu utama (lampu utama disarankan untuk selalu menyala saat berkendara, bahkan di siang hari. Baik bagi roda dua maupun roda empat dan truk)
  12. Pelanggaran rambu lalu lintas
  13. Parkir di tempat terlarang
  14. Tidak memakai masker

Jadi sebelum Anda pergi ke luar, pastikan semua persyaratan yang diperlukan untuk berkendara aman dan protokol Covid-19 telah terpenuhi.


Ada beberapa titik pemeriksaan yang telah disiapkan dalam operasi Zebra tahun ini, antara lain: Persimpangan dekat Polsek Badung Mengwi, Pertigaan Jalan Petitenget, Persimpangan Dekat Polsek Jalan Abianbase, Persimpangan Lukluk di Jalan Darmasaba, dan Persimpangan Padang Luwih di Dalung - Kuta Utara. Namun, bisa saja Anda mungkin menemukan sekelompok polisi melakukan razia di tempat lain karena mereka mendapat banyak laporan pelanggaran di wilayah tersebut.


Tak hanya di Kuta dan Denpasar, kabupaten lain di Bali seperti Gianyar, misalnya, banyak ditemukan pelanggaran di hari pertama operasi. APK Trisna Dewi Wieryawan menjelaskan, ada lima pengendara yang ditilang, dan puluhan orang lainnya sudah diberi peringatan. “Hari ini lima orang ditilang, dan 20 lainnya kami beri peringatan. Selain itu, tiga pengendara motor didenda karena berkendara melawan arus, dan tiga remaja diberi himbauan karena mengendarai skuter tanpa surat-surat yang diharuskan,” jelas petugas tersebut kepada awak media.