Corona Virus Bali Indonesia Berita


Jumlah wisatawan domestik yang berkunjung ke Bali meningkat dua kali lipat menjelang hari pertama libur nasional

29 Oktober 2020 - Bandar Udara Bali telah menerima lebih dari 6000 wisatawan domestik dalam satu hari (27/10), ini merupakan jumlah tertinggi sejak tujuh bulan terakhir. Biasanya, ada sekitar 3000 pengunjung yang mendarat setiap hari di Bandara Internasional Ngurah Rai sejak pulau dewata membuka perbatasannya untuk wisatawan domestik pada 31 Juli 2020 lalu. Sejauh ini, semuanya berjalan baik, bahkan melampaui beberapa prediksi pesimis yang sempat disampaikan, dimana jumlah kedatangan hanya akan naik 10% dari jumlah kunjungan harian dihari-hari biasanya. “Kami perkirakan akan ada kenaikan hingga 10% wisatawan domestik yang akan datang saat libur panjang, dibandingkan rata-rata harian saat ini. Tapi nanti kita lihat lagi, karena hingga saat ini belum ada peningkatan yang signifikan,” ungkap Andanina Dyah Permata Megasari, Communication and Legal Manager bandara Bali pada hari Selasa (27/10).


Namun tak berselang lama, masih pada hari yang sama bandara DPS mencatat 6.305 penumpang telah tiba melalui terminal domestik, hingga Selasa malam, 27 Oktober 2020. Jumlah ini meningkat 25% dibandingkan jumlah kedatangan pada Senin 26 Oktober 2020 sebanyak 5.047 penumpang. Penerbangan tersebut sebagian besar didominasi rute dari Jakarta, baik dari Bandara Soekarno-Hatta maupun Halim Perdanakusuma. Wisatawan dari Surabaya, Makassar, dan Lombok juga mulai banyak berdatangan di Bali selama musim liburan ini.


Masih menurut Andanina, pihak otoritas bandara telah menyiapkan beberapa prosedur untuk mengantisipasi kemungkinan penundaan (delay) dan pembatalan (cancel) penerbangan, akibat kondisi cuaca yang buruk yang kerap terjadi akhir-akhir ini. Selain itu, jumlah petugas yang bertugas juga telah ditingkatkan untuk mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan dan mempromosikan kampanye #safetravel. Mereka ditugaskan untuk terus memantau setiap area di bandara serta memastikan orang-orang untuk selalu memakai masker, mencuci tangan secara teratur dan menjaga jarak yang aman. Pemprov Bali juga telah menempatkan ratusan petugas dari Badan SAR Nasional (BASARNAS) di beberapa titik penting seperti Pelabuhan Gilimanuk, Kuta, Legian, Tanah Lot dan masih banyak lagi. Untuk menghindari kemacetan lalu lintas, Dinas Perhubungan Bali (Dishub) telah menugaskan ratusan petugas untuk mengatasi masalah lalu lintas yang mungkin saja bisa terjadi di beberapa daerah selama hari libur ini. Semua upaya tersebut akan terus dilakukan hingga akhir musim liburan pada 1 November 2020.

Baca artikel selengkapnya


Update Covid-19: Angka kesembuhan di Bali terus meningkat!

28 Oktober 2020 - Indonesia semakin unggul dalam memerangi pandemi Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir. Satgas Nasional telah melaporkan beberapa perkembangan yang cukup signifikan di beberapa daerah tanah air. Ketua Tim Ahli Satgas Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menginformasikan angka kesembuhan di Indonesia per 27 Oktober mencapai 81,3% dari jumlah total infeksi atau sebanyak 322.248 orang. Sedangkan angka kesembuhan dunia sebesar 73,49%. “Angka pemulihan dunia akhir-akhir ini cenderung menurun. Sedangkan di Indonesia persentasenya cenderung meningkat. Ini merupakan sebuah kemajuan luar biasa yang harus dijaga agar angka pemulihan terus meningkat dan mudah-mudahan tidak ada korban jiwa lagi,” ujar Wiku saat konferensi pers online di channel YouTube resmi BNPB, Selasa 27 Oktober 2020.


Kemarin Indonesia mencatat ada sebanyak 3.520 kasus baru, dengan total kasus aktif 60.685, jadi secara persentase kenaikan jumlah kasus aktif sekitar 16,4%, sedangkan kasus aktif dunia saat ini sebesar 23,84%. Hal tersebut menjadikan persentase kasus aktif di Indonesia sekitar 7% lebih rendah dari rata-rata dunia. Namun, saat ini jumlah total kematian akibat Covid-19 di Indonesia sebanyak 13.512 kasus atau 3,4% sedikit lebih tinggi dibandingkan rata-rata kematian dunia sebesar 2,65%. Jadi, masih banyak hal yang harus dilakukan untuk menurunkan angka kematian di Tanah Air.


Meski begitu, menurut Wiku, ada lima wilayah dengan persentase recovery tertinggi. Gorontalo menempati posisi pertama dengan rating kesembuhan 94,47%. Sedangkan Bali berada di urutan kedua dengan 89,8%, disusul Kalimantan Selatan 89,5% di urutan ketiga. Posisi keempat ditempati Jawa Timur 88,16% dan Maluku Utara 88,12%.

Baca artikel selengkapnya


Polda Bali menggelar Operasi Zebra 2020

27 Oktober 2020 - Kepolisian Lalu Lintas Republik Indonesia (Korlantas-Polri) menggelar kembali "Operasi Zebra" tahunan selama dua minggu ke depan. Operasi ini dijadwalkan mulai 26 Oktober hingga 8 November 2020. Satuan polisi lalu lintas di setiap wilayah di tanah air, termasuk Bali, akan disiagakan di jalan-jalan rawan pelanggaran dan memberikan sanksi atau peringatan kepada para pelanggar. Pihak otoritas terkait berpendapat, razia ini bertujuan untuk meningkatkan disiplin lalu lintas masyarakat di tengah masa Pandemi Covid-19.


Tidak seperti tempat lain di Indonesia, lalu lintas di Bali bisa dibilang sedikit kurang terkontrol. Turis asing dengan mudah dapat menyewa skuter dari rental dan mengemudikan motor mereka dengan sembarangan; beberapa bahkan belum pernah sama sekali mengendarai kendaraan roda dua sebelumnya. Masyarakat Bali di bawah umur juga dengan mudah ditemukan mengendarai sepeda motor sembari bercanda dan tidak mengenakan helm di jalanan. Semua faktor seperti yang sudah disebutkan diatas serta kondisi beberapa jalanan di Bali yang ekstrem adalah kombinasi sempurna penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas. Jumlah kecelakaan lalu lintas yang dilaporkan di Bali ada sebanyak 1.350 kasus dari Januari 2020 hingga September 2020; ini adalah masalah yang serius. Untuk mempelajari tentang informasi penting seputar berkendara di Bali baca di sini.


Ada beberapa titik pemeriksaan yang telah disiapkan dalam operasi Zebra tahun ini, antara lain: Persimpangan dekat Polsek Badung Mengwi, Pertigaan Jalan Petitenget, Persimpangan Dekat Polsek Jalan Abianbase, Persimpangan Lukluk di Jalan Darmasaba, dan Persimpangan Padang Luwih di Dalung - Kuta Utara. Namun, bisa saja Anda mungkin menemukan sekelompok polisi melakukan razia di tempat lain karena mereka mendapat banyak laporan pelanggaran di wilayah tersebut.

Baca artikel selengkapnya


Transportasi listrik untuk Ubud, Kuta dan Sanur

26 Oktober 2020 - Pemprov Bali terus menggiatkan berbagai upaya dalam mewujudkan Bali yang lebih hijau. INKA, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Perusahaan Daerah (Perusda) Bali telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) pada Jumat, 23 Oktober 2020 lalu. Kesepakatan tersebut menandakan akan segera digarapnya pengembangan sistem transportasi bertenaga listrik terintegrasi di pulau dewata.


Direktur PT Perusda Provinsi Bali, I Nyoman Kami Artana menjelaskan kepada media bahwa setelah penandatanganan MoU, akan dilakukan studi kelayakan (FS) terlebih dahulu oleh PT Inka. “Semuanya akan dituangkan dalam studi kelayakan atau FS (feasibility study). Baik kereta listrik, kereta gantung, atau model lainnya, PT Inka akan melakukan kajian mendalam terlebih dulu. Saat ini baru tahap penandatanganan MoU,” kata Artana. Setidaknya akan diperlukan waktu dua tahun sampai proyek ini bisa mulai dapat dieksekusi.


Budi Noviantoro selaku Direktur Utama PT INKA menjelaskan, pendanaan proyek ini berasal dari pinjaman luar negeri oleh Islamic Development Bank (IDB), sebuah lembaga pembiayaan pembangunan multilateral yang berbasis di Jeddah, Arab Saudi. Rencananya anggaran sekitar Rp 2,6 triliun akan dikucurkan sebagai biaya workshop, pembuatan komponen baterai pada sejumlah moda transportasi serta infrastruktur.

Baca artikel selengkapnya


Protokol perjalanan aman di Bali

23 Oktober 2020 - Sebagian besar pekerja dan pelajar Indonesia akan mendapat libur panjang pekan depan dalam rangka merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kantor dan sekolah memulai hari libur pada 28 hingga 30 Oktober, kemudian dilanjutkan dengan akhir pekan dari 31 Oktober hingga 1 November; total menjadi lima hari libur. Biasanya, banyak warga di kota-kota besar akan bepergian ke negara tetangga seperti Thailand, Singapura, dan Malaysia. Meski begitu, sejak Covid-19 terjadi, tempat rekreasi domestik seperti Bali, Lombok dan Labuan Bajo menjadi satu-satunya pilihan yang bisa diakses saat ini.


Pengunjung internasional dengan tujuan mendesak juga mulai kembali ke Bali. Meskipun Indonesia masih belum mengizinkan pengunjung asing untuk masuk dengan tujuan pariwisata dan visa kedatangan gratis dinonaktifkan sampai pemberitahuan lebih lanjut; Pengajuan Visa Sosial Budaya B-211 bisa menjadi solusi bagi pengunjung internasional untuk kembali ke Pulau Dewata. Baca artikel ini untuk detailnya.


Setelah dokumen perjalanan (visa) dan penerbangan Anda dikonfirmasi, ada beberapa persyaratan perjalanan wajib yang harus Anda ikuti dan pahami.

Persyaratan kunjungan terbaru ke Bali


Bali antisipasi penyebaran Covid-19 selama liburan panjang mendatang

21 Oktober 2020 - Bulan Oktober perlahan akan segera berakhir, biasanya Bali sudah mulai sibuk di masa-masa ini. Banyak bar, restoran, dan hotel akan menghiasi properti mereka dengan dekorasi Halloween, undangan untuk kontes kostum juga sudah diumumkan, tetapi tahun ini tidak akan sama. Sebagian besar tempat berjuang untuk mempertahankan bisnis mereka agar tetap buka, sementara beberapa pekerja yang beruntung harus berjuang mengelola gaji mereka yang dipotong secara drastis agar dapat bertahan hidup. Tahun lalu, lebih dari 500.000 ribu wisatawan mancanegara mengunjungi Bali pada bulan Oktober, dan secara akumulatif lebih dari lima juta kunjungan dari Januari hingga Oktober. Meskipun demikian, hidup harus terus berjalan; Pemerintah Indonesia dan Bali sedang mempersiapkan langkah antisipasi menyambut pengunjung domestik pada hari libur mendatang dalam rangka menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW, mulai 28 Oktober hingga 1 November 2020.


Presiden Jokowi telah menginstruksikan kabinetnya untuk mengintensifkan penerapan protokol perjalanan aman pada sejumlah destinasi pariwisata di tanah air, khususnya Bali. “Kita sempat mengalami lonjakan kasus saat libur panjang beberapa waktu lalu, mungkin satu setengah bulan yang lalu. Oleh karena itu, perlu diperhatikan agar libur panjang tidak menyebabkan peningkatan kasus Covid-19,” kata Jokowi di sela acara rapat terbatas di Istana Merdeka-Jakarta, pada hari Senin, 19 Oktober 2020.


Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian juga turut hadir dalam pertemuan tersebut dan menjelaskan kepada media bahwa bepergian ke daerah lain dan mengunjungi destinasi wisata populer berpotensi membuat wisatawan terpapar virus corona. Ia juga mendorong masyarakat untuk menghabiskan liburan di rumah saja bersama keluarga.

Baca artikel selengkapnya


Bali menjadi tuan rumah acara penting PBB pada 2022

16 Oktober 2020 - Bali telah dipercaya menjadi tuan rumah beberapa event global selama beberapa tahun terakhir, dan kami sangat berbangga ketika mengetahui bahwa pertemuan Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) akan diadakan di Nusa Dua-Bali pada tahun 2022 nanti. Presiden Indonesia, Joko Widodo telah mengukuhkan dan melimpahkan beberapa tugas pada para kabinetnya untuk mempersiapkan segala hal berkaitan dengan perhelatan akbar ini. Hal ini disampaikan kemarin 16 Oktober 2022 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat melalu rapat virtual terbatas.


GPDRR merupakan acara dua tahunan yang diadakan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), melalui United Nations Office for Disaster Risk Reduction (UNDRR) bertujuan untuk meninjau kemajuan berbagai pengetahuan, perkembangan, dan tren terkini dalam penanggulangan bencana internasional. Indonesia dianggap sebagai tempat yang tepat untuk menyelenggarakan acara tersebut karena kondisi geografisnya yang terletak di antara tiga lempeng tektonik dan juga berada di Sabuk Sirkum-Pasifik yang dikenal sebagai Cincin Api Pasifik.


Presiden juga menjelaskan bahwa pertemuan tersebut akan dihadiri lebih dari 5000 peserta dari 193 negara. “Ini akan menjadi event yang sangat besar dan akan dihadiri kurang lebih 5.000-7.000 peserta. Oleh karena itu harus dipersiapkan dengan matang, ”. Ia pun berpesan agar semua pihak terkait memanfaatkan kesempatan langka ini untuk mempromosikan pariwisata Indonesia, khususnya pulau dewata-Bali.

Baca artikel selengkapnya


E-Visa, solusi berkunjung ke Bali di masa pandemi Covid-19

14 Oktober 2020 - Imigrasi Indonesia terus berinovasi untuk memberikan layanan yang lebih aman dan efisien di tengah pandemi virus corona ini. Apalagi dengan Libur Natal dan Tahun Baru yang akan datang, sekilas harapan untuk liburan impian Anda ke Bali selama musim dingin ini seakan tak lagi hanya menjadi impian belaka.


Pengunjung asing dengan tujuan untuk kegiatan kemanusiaan, relawan, reuni keluarga dan bisnis atau investasi sekarang dapat mengajukan 211 e-VISA Indonesia. Sembari mengerjakan proyek atau bertemu keluarga, Anda dapat menikmati banyak diskon besar-besaran "Corona" yang diberikan oleh sebagian besar resor dan restoran hotel di pulau Dewata. Tidak ada salahnya untuk meluangkan sedikit waktu untuk riset online, dijamin Anda akan banyak menemukan akomodasi dan restoran bintang 5 yang memberikan penawaran diskon menarik di situs web dan akun media sosial resmi mereka.

Baca artikel selengkapnya


Cuaca ekstrim di Bali

13 Oktober 2020 - Bali baru saja memasuki musim hujan sejak pertengahan September lalu. Jangan lupa untuk selalu membawa payung atau jas hujan jika Anda berencana pergi keluar hari ini. Hujan terkadang seringkali tiba-tiba datang, bahkan disaat langit tampak begitu cerah, seketika berubah mendung dalam beberapa menit saja. Beberapa daerah dataran tinggi seperti Bedugul, Kintamani, dan Tabanan Utara kemungkinan besar memiliki tingkat curah hujan tertinggi dan rawan longsor. Kondisi ombak di laut biasanya juga lebih tidak bersahabat dari hari-hari biasanya, jadi jika Anda memutuskan untuk terus berselancar atau menyelam scuba, harap berhati-hati dan selalu perhatikan sekeliling Anda. Selain itu jauhi tebing maupun daerah rawan longsor lainnya.


Kepala BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) Wilayah III Denpasar, M. Taufik Gunawan menjelaskan, Bali sedang memasuki masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan. Indeks ENSO (El Nino-Southern Oscillation) berada pada NINO 3.4: -0.72, yang berarti sedang terjadi peningkatan curah hujan harian yang signifikan di Bali. Selain itu, MJO saat ini berada di kuadran 5 yang mempengaruhi intensitas proses pembentukan awan hujan. "Kami mendesak masyarakat untuk tetap waspada karena cuaca buruk terus bisa jadi masih akan terus berlanjut," tambah Gunawan.


Pada Sabtu, 10 Oktober 2020, hujan deras mengguyur hampir seluruh wilayah Bali sejak pagi hingga sore hari. Tak lama kemudian, beberapa kabupaten melaporkan beberapa bencana susulan seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.

Baca artikel selengkapnya


Para pemilik bisnis Hotel dan Restoran di Bali mulai angkat tangan

12 Oktober 2020 -Kondisi ekonomi Bali masih kritis hingga hari ini. Berbagai hal telah dicoba oleh Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Daerah untuk memulihkan kondisi perekonomian di Pulau Dewata, namun nampaknya dampak yang dirasakan masih belum terlalu signifikan bagi para pelaku usaha perhotelan. Bahkan restoran besar sekelas Mc Donald di Pantai Kuta tidak dapat bertahan selama pandemi global ini; perusahaan kecil berjuang untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah dan memberikan diskon besar untuk menarik pengunjung.


Tingkat okupansi hotel di Bali masih di bawah empat persen terhitung hingga Agustus 2020. "Okupansi hotel per Agustus hanya 3,68 persen dibanding tahun lalu 67 persen," ujar Direktur Eksekutif Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali, Ida Bagus Purwa Sideman. Update ini disampaikan melalui seminar online membahas Kesiapan Destinasi Pariwisata di Era Normal Baru pada Jumat, 9 Oktober 2020.


Lebih lanjut Bapak Sideman juga menyebutkan bahwa wisatawan mancanegara cukup mendominasi pergerakan industri pariwisata di Bali; Ketika banyak negara memberlakukan pembatasan perjalanan, secara otomatis sektor ini akan terkena dampak parah akibat kebijakan yang diberlakukan oleh banyak negara lain diseluruh dunia. Dalam dua bulan, dari Agustus hingga September 2020, setidaknya 3.327 orang kehilangan pekerjaan karena pandemi Covid-19. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Bali Ida Bagus Ngurah Arda menginformasikan, hingga akhir Agustus jumlah tenaga kerja yang diberhentikan sebanyak 76.940 orang, dan bisa dipastikan angka ini akan terus meningkat hingga semuanya kembali normal. Pemilik restoran dan hotel juga sedang berjuang mati-matian dengan situasi saat ini. Mereka perduli dengan keberlangsungan hidup para pegawainya, sementara di sisi lain, mereka tidak mampu lagi menanggung kerugian finansial, untuk biaya operasional, pegawai dan lainnya.

Baca artikel selengkapnya


Bali segera memiliki taman bawah laut terbesar di Indonesia

9 Oktober 2020 - Selain keindahan bawah laut Bali yang sudah terkenal seperti Pemuteran, Tulamben, Penida, Padang Bai dan Benoa; taman terumbu karang baru akan segera dibangun di lima wilayah berbeda di pulau dewata Bali. Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo telah menyiapkan beberapa program bernama Indonesia Coral Reef Garden (ICRG) untuk membangun dan memulihkan semua potensi biota laut yang tersembunyi di perairan Bali. Program ini telah resmi diumumkan ke publik secara virtual pada Rabu, 7 Oktober 2020.


Komplek taman terumbu karang ini menelan biaya sekitar Rp 111,2 miliar, yang meliputi 50 hektar bentang alam bawah laut di Nusa Dua, Sanur, Serangan, Pandawa, dan Buleleng. ICRG saat ini merupakan proyek restorasi terumbu karang terbesar di Indonesia, yang sepenuhnya bersistem padat-karya, dengan target akan membuka lapangan kerja hingga 11.000 orang bagi warga lokal. Mendagri meyakini program ini akan menghidupkan kembali geliat ekonomi di desa pesisir Bali yang hancur akibat pandemi virus corona. Kedepannya, taman terumbu karang ini tidak hanya akan difungsikan sebagai objek wisata bawah laut, tetapi juga untuk tujuan edukasi dan penelitian.

Baca artikel selengkapnya

8 Oktober 2020 - Indonesia rupanya telah membuat kemajuan yang cukup baik dalam pengembangan vaksin virus Corona. Presiden Joko Widodo telah menandatangani dan menerbitkan Surat Keputusan Presiden No. 99/2020 pada tanggal 5 Oktober 2020 lalu di Jakarta; Peraturan ini menjelaskan tentang peran Kementerian Kesehatan dalam penyediaan, distribusi dan pengelolaan seluruh proses vaksinasi di dalam negeri. Keputusan tersebut juga menugaskan perusahaan farmasi milik negara PT Bio Farma dalam pengadaan vaksin, sekaligus bekerja sama dengan lembaga internasional lainnya. Namun, sebelum didistribusikan secara besar-besaran kepada khalayak luas di tanah air; Tenaga kesehatan, militer dan penegak hukum akan diprioritaskan untuk menerima vaksinasi terlebih dahulu.


Beruntungnya, Bali telah terpilih sebagai salah satu daerah pertama di Indonesia yang akan menerima suplai vaksin pertama jika nanti stok telah tersedia. Simulasi vaksinasi Covid-19 juga telah dilakukan di Puskesmas Abiansemal I milik pemerintah Bali selama dua hari, 5-6 Oktober 2020. Simulasi ini bertujuan untuk menguji prosedur dan mempersiapkan tenaga medis sebelum dilaksanakannya vaksinasi masal awal tahun 2021 mendatang. Semua berjalan lancar selama persidangan; semua pihak terkait optimistis Bali bisa menjadi contoh yang baik bagi daerah lain di Indonesia.

Baca artikel selengkapnya


Kebijakan energi ramah lingkungan akhirnya diresmikan di Bali

1 Oktober 2020 - Kabar gembira, Gubernur Bali I Wayan Koster mengumumkan kebijakan dan perencanaan energi umum daerah (RUED) yang baru di Denpasar pada Senin, 28 September 2020. Peraturan ini dimaksudkan untuk mengontrol pengelolaan energi pada saat ini, sembari secara bertahap beralih ke sumber energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan.

Saat ini Bali masih bergantung pada pasokan dari pembangkit listrik luar seperti Paiton-Jawa Timur untuk tambahan 340 MW, karena pembangkit energi lokal dari Buleleng, Jembrana dan Denpasar baru bisa menghasilkan 921,2 MW; sedangkan Bali setidaknya membutuhkan 1.261,2 MW; jumlah konsumsi listrik bahkan cenderung mengalami lonjakan selama musim liburan pada bulan Juli dan Desember. Jika pihak terkait tidak segera melakukan terobosan yang berarti, Bali dipastikan akan mengalami krisis energi pada tahun 2021. Hingga saat ini, banyak masyarakat di daerah terpencil di Bali yang masih berjuang untuk mendapatkan pasokan listrik yang layak karena sumber daya yang sangat terbatas dan ketersediaan infrastruktur kelistrikan yang minim karena kondisi geografis pulau yang sebagian besar merupakan daerah pegunungan dan pesisir.

Baca artikel selengkapnya


Bali ditambahkan ke daftar prioritas Covid-19 Indonesia, mini-lockdown menanti

29 September 2020 - Bali dan Aceh akhirnya masuk dalam daftar sepuluh provinsi yang akan diprioritaskan dalam penanganan Covid-19 di Indonesia. Sebelumnya ada delapan provinsi, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, dan Papua yang terlebih dahulu mengisi daftar ini. Melihat kondisi Bali saat ini dengan lebih dari seratus kasus baru setiap harinya, Satgas Nasional menyarankan agar Presiden RI Joko Widodo juga memprioritaskan penanganan di Pulau Dewata.

Tidak hanya karena masih tingginya angka infeksi baru di setiap harinya, namun Bali juga melaporkan rendahnya ketersediaan tempat tidur rumah sakit dan ruang isolasi. Update terakhir pada 24 September 2020, tingkat okupansi tempat tidur rumah sakit di Bali mencapai 61,6%, tertinggi di Indonesia. Kondisi ini juga telah melampaui rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO); Idealnya, wilayah regional harus memiliki kurang dari 60%. Per 28 September 2020, Bali melaporkan 107 kasus infeksi baru dengan total kumulatif sebesar 8639 kasus, 263 kematian, 7.126 pasien sembuh, dan 1.250 kasus aktif.

Penularan lokal masih menjadi penyebab utama penyebaran virus Corona di Bali. Kemarin, Denpasar melaporkan angka infeksi baru tertinggi yaitu sebanyak 32 kasus, disusul Badung 24 kasus, Tabanan 16 kasus, dan Klungkung 10 kasus. Lima kabupaten lainnya, melaporkan jumlah infeksi yang relatif kecil, kurang dari sepuluh kasus baru. Sayangnya, aparat Polisi Pamong Praja masih saja menemukan puluhan turis asing dan warga lokal tidak mengenakan masker saat razia dilaksanakan di Denpasar, Canggu, dan Kuta, pekan lalu. Pelanggar tersebut dikenakan denda Rp 100.000 karena melanggar SK Gubernur 487 / GugasCovid19 / IX / 2020.

tambah


Kampanye "We Love Bali" libatkan 4000 influencer untuk promosikan liburan aman di pulau dewata

25 September 2020 - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI telah mengumumkan rencana program pemulihan pariwisata "We Love Bali" untuk menyelamatkan perekonomian dan industri pariwisata di Pulau Dewata. Kampanye ini rencananya akan dimulai pada Oktober atau November 2020.

Tujuan utama dari program ini adalah untuk menguji dan mempromosikan penerapan protokol perjalanan aman CHSE yang meliputi beberapa aspek Kebersihan/ Cleanliness, Kesehatan/ Health, Keselamatan/ Safety dan Lingkungan/ Environment di tempat-tempat wisata dan hotel di Bali. Akan ada 4000 peserta dari beragam kalangan termasuk travel blogger, fotografer, influencer, guru, pelajar, pegawai pemerintah, biro perjalanan, kelompok pariwisata lokal, komunitas milenial, dan media massa dengan rentang usia delapan belas hingga lima puluh tahun. Nantinya, seluruh peserta akan dibagi menjadi beberapa kelompok, dengan anggota maksimal empat puluh orang. Semua peserta diwajibkan untuk mempromosikan Era Baru Pariwisata Bali melalui platform media sosial mereka untuk mengedukasi followers mereka dalam mengunjungi pulau dewata dengan prosedur kesehatan yang tepat.

Pemerintah telah menginvestasikan sedikitnya dua puluh miliar rupiah untuk kampanye tiga hari dua malam ini; yang terdiri dari sepuluh itinerary yang telah dirancang untuk bagi masing-masing kelompok peserta. Beberapa organisasi telah ditunjuk untuk mengakomodir semua aspek dari program ini, PAWIBA akan menangani perihal transportasi, serta HPI & PHRI akan menyediakan hotel/ villa bagi semua tamu. Banyak komunitas seni yang menjual produk lokal melalui Usaha Kecil Menengah (UMKM) terdaftar juga akan didorong untuk mengikuti program ini. Namun, hanya mereka yang memiliki Sertifikasi Tatanan Kehidupan Era Baru yang valid yang diizinkan untuk berpartisipasi dalam kampanye "We Love Bali" ini. “Dengan program ini, kami berharap dapat menghidupkan kembali industri pariwisata di Bali, karena sedikitnya akan ada sekitar 350 industri pariwisata dan 8.000 tenaga kerja, serta pengusaha UMKM yang akan dilibatkan,” ujar Rizky Handayani, Deputi Bidang Produk dan Penyelenggara Acara Pariwisata, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada sebuah pertemuan yang berlangsung di Denpasar pada Selasa, 22 September 2020.

Baca artikel selengkapnya


Pembaruan Imigrasi terbaru 18 September 2020

21 September 2020 - Imigrasi Indonesia telah memperbarui beberapa peraturan visa selama wabah Covid-19 ini. Batas waktu pengurusan visa onshore diperpanjang hingga 5 Oktober 2020, informasinya dibagikan di media sosial resminya kemarin dan berlaku hingga pemberitahuan lebih lanjut.


Orang Asing dengan masa berlaku ITAP, ITAS dan beberapa jenis ITK yang telah berakhir dan tidak dapat diperpanjang, dnamun sedang berada di Indonesia, wajib keluar wilayah Indonesia selambat-lambatnya tanggal 5 Oktober 2020, atau Anda dapat melakukan pengajuan baru Visa Kunjungan atau Visa Tinggal Terbatas sesuai persyaratan melalui https://visa-online.imigrasi.go.id/ tanpa harus keluar wilayah Indonesia. Surat resmi dapat diunduh di sini.

Baca artikel selengkapnya

Update Corona: Pemerintah Bali kembali memberlakukan pembatasan sosial

18 September 2020 - Pandemi global Covid-19 tampaknya semakin sulit dikendalikan beberapa pekan terakhir di Bali dan Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari kenaikan jumlah kasus baru harian yang masih bisa dibilang relatif tinggi, angka kematian dan kurangnya tempat isolasi di rumah sakit yang telah dilaporkan baru-baru ini. Pemerintah Bali seakan tidak memiliki pilihan lain selain memberlakukan pembatasan sosial kedua di pulau dewata.


Pemerintah daerah telah merilis surat edaran dengan nomor 487/ GugasCovid19/IX/2020 pada tanggal 17 September 2020, kemarin dan rencananya akang langsung diberlakukan mulai hari ini, 18 September 2020. Peraturan baru ini, nantinya akan mempengaruhi beberapa aspek dari protokol normal baru yang telah diterbitkan Juli lalu. Berikut, hal-hal yang harus Anda ketahui tentang aturan baru Covid-19 ini, yaitu:


  1. Jumlah maksimum pekerja yang diizinkan untuk datang ke kantor atau bisnis apa pun di Bali akan dibatasi hingga 25% per operasional. Jika Anda seorang pemilik suatu bidang usaha, sangat disarankan untuk mengatur jadwal kerja / shift karyawan Anda dengan lebih efisien dan jika memungkinkan bekerja dari rumah. Peraturan ini berlaku untuk perusahaan pemerintah dan swasta.
  2. Siswa kembali belajar dari rumah. Semua kegiatan di sekolah akan ditiadakan kembali, dan sistem e-learning akan diterapkan.
  3. Semua kegiatan keagamaan dilaksanakan di rumah masing-masing.
  4. Tujuan wisata, pasar dan restoran diperbolehkan menerima pengunjung dengan maksimal 50% dari kapasitasnya. Selain itu juga wajib menyediakan fasilitas cuci tangan atau hand sanitizer bagi semua pengunjung. Serta mengingatkan para tamu untuk selalu memakai masker dan menjaga jarak aman dari orang lain.

Baca artikel lengkapnya


Corona Update: Tempat wisata Bali akan ditutup kembali

14 September 2020 - Sejak Bali memasuki era new-normal pada bulan Juli, tren peningkatan kasus COVID-19 yang terkonfirmasi setiap harinya terus meningkat. Kebanyakan infeksi ditularkan secara lokal dan terjadi pada keseluruhan sembilan kabupaten di Bali; Delapan dari sembilan kabupaten kini telah ditandai sebagai zona merah, dan hanya tersisa satu zona oranye, Klungkung.


Pemerintah Bali sedang merencanakan strategi baru untuk mencegah penyebaran virus Corona yang lebih besar. Setelah pertemuan tiga jam di Jaya Sabha, Denpasar; I Wayan Koster, Gubernur Bali menyatakan tiga belas poin peraturan akan segera dilaksanakan:


  1. Penerapan surat keputusan gubernur terbaru secara ketat untuk mendisiplinkan semua masyarakat di pulau Bali.
  2. Membatasi jumlah peserta pada setiap kegiatan keagamaan
  3. Melarang Tajen (sabung ayam)
  4. Kemungkinan menerapkan kembali pembatasan aktivitas (bekerja, belajar dan sembahyang hanya dari rumah)
  5. Kemungkinan penutupan daerah tujuan wisata
  6. Kemungkinan larangan perjalanan bagi para wisatawan domestik
  7. Pengetatan prosedur bagi wisatawan domestik yang masuk dan keluar Bali
  8. Peningkatan pelacakan, pengujian, pengobatan untuk pasien Covid-19; termasuk menyediakan lebih banyak kapasitas tempat tidur rumah sakit, ruang isolasi, tempat karantina dan kemungkinan untuk memperluas tes swab tidak hanya bagi orang yang bergejala.
  9. Peningkatan kapasitas lab (mesin PCR, reagen, dan pekerja kesehatan)
  10. Peningkatan manajemen sampel lab, untuk hasil yang lebih cepat
  11. Meningkatkan peran aktif desa adat dalam menggalakkan gaya hidup sehat baru untuk membantu Satgas Covid-19 Bali
  12. Mempersiapkan skema kebijakan bantuan sosial masyarakat bagi warga yang membutuhkan uluran tangan selama pandemi
  13. Mensosialisasikan pemanfaatan alternatif Arak Bali (minuman beralkohol tradisional) untuk mencegah infeksi virus.

Pemerintah provinsi Bali berasumsi ada tiga penyebab utama lonjakan jumlah kasus yang dikonfirmasi setiap hari di pulau dewata saat ini. Pertama, banyak orang yang tidak cukup disiplin untuk mempraktikkan protokol new-normal seperti memakai masker, mencuci tangan secara teratur dan menjaga jarak sosial. Kedua, ketimpangan implementasi Protokol kesehatan antara Otoritas Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk. Ketiga, ketidaksepakatan antar bupati tentang pelaksanaan SK Gubernur di wilayah setempat.

tambah

Pemprov Bali sediakan moda transportasi umum baru

9 September 2020 - Bali mungkin telah mengabaikan pentingnya transportasi umum yang andal selama beberapa tahun terakhir. Angkutan umum secara tidak langsung merupakan salah satu faktor penting bagi kelestarian pulau. Sistem transportasi yang efektif akan mengurangi jejak karbon, dan membuat Bali lebih layak huni dengan memudahkan semua orang untuk bepergian.

Pemerintah Bali akhirnya menyediakan angkutan umum baru bernama Trans Metro Dewata. I Wayan Koster-Gubernur Bali secara resmi menanadai awal beroperasinya lebih dari seratus layanan bus angkutan umum di pasar Badung; Senin, 7 September 2020. Proyek ini merupakan salah satu bagian dari program Kementerian Perhubungan RI.

Kota-kota besar lain di Indonesia seperti Solo - Jawa Tengah dan Palembang - Sumatera Selatan juga sudah menerapkan sistem transportasi umum yang sama. Di Solo, ada lebih dari 500.000 orang telah menggunakan bus baru dalam waktu dua bulan setelah diperkenalkan di kota mereka. Bali berharap akan semakin banyak orang yang tertarik untuk menggunakan transportasi umum modern ini, dan untuk itu setiap orang diberikan GRATIS biaya untuk menggunakan Trans Metro Dewata hingga Desember 2020.

Baca artikel selengkapnya


Update Korona: Bali setelah satu bulan dibuka untuk wisatawan domestik

1 September 2020 - Sudah sebulan sejak Bali mengimplementasikan fase kedua dari protokol new-normal pada akhir Juli lalu. Sejauh ini, lebih dari 3000 (rata-rata) wisatawan domestik telah mendarat di bandara Bali setiap harinya, jelas Wayan Koster, Gubernur Bali kepada Balipost pada 31 Agustus 2020. Namun, kabar baik ini ternyata kurang berpengaruh signifikan terhadap kondisi tingkat hunian hotel Bali; karena jumlah pengunjung relatif masih sangat rendah jika dibandingkan dengan jumlah kamar hotel di Bali yang lebih dari 130.000.

Wakil Ketua Umum Asosiasi Manajer Umum Hotel Indonesia di Bali, I Made Ramia Adnyana menyampaikan keprihatinannya atas rencana pemerintah pusat Indonesia untuk menutup perbatasan hingga akhir tahun 2020. "... dengan masih adanya empat hingga lima bulan lagi. Kami belum bisa memastikan bagaimana industri pariwisata Bali bisa bertahan hingga awal 2021, ”ujarnya. Covid-19 telah menyebabkan banyak pekerja Bali di industri pariwisata kehilangan pekerjaan; kebanyakan dari mereka terpaksa kembali ke desanya untuk bertani atau memancing sekedar hanya untuk bertahan hidup.

Artikel selengkapnya


Wisatawan asing belum dapat kembali mengunjungi Bali hingga akhir tahun 2020

14 Agustus 2020 - Pemprov Bali telah menginformasikan rencananya untuk membuka kembali Bali bagi wisatawan mancanegara pada 11 September 2020. Namun harapan ini tampaknya belum akan dapat terwujud dalam waktu singkat karena pemerintah pusat melalui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Penanaman Modal, Luhut Pandjaitan memberikan pernyataan bahwa Indonesia akan membutuhkan waktu lebih banyak untuk membuka kembali pasca situasi pandemik usai, setidaknya hingga akhir tahun ini. Hal tersebut dijelaskan Luhut saat melakukan virtual meeting dengan anggota Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) pada Kamis, 13 Agustus 2020.

Saat ini, seluruh pelaku usaha travel dan pariwisata diharapkan fokus memasarkan jasanya kepada wisatawan domestik serta mengupgrade fasilitas berdasarkan protokol kesehatan kenormalan yang baru. “Kita harapkan 70% wisatawan domestik. Sepertinya wisatawan mancanegara belum bisa berkunjung sampai akhir tahun ini. Mari kita konsolidasi dulu,” imbuh Luhut.

Kepala Dinas Pariwisata Bali, I Putu Astawa juga menjelaskan, keputusan pembukaan kembali suatu negara tidak hanya ditentukan oleh pemerintah pusat, tetapi juga terkait dengan kebijakan negara lain. Sekalipun Indonesia telah membuka perbatasan bagi wisatawan internasional, namun di sisi lain negara lain belum mengizinkan warganya meninggalkan negaranya, maka kebijakan tersebut tidak akan efektif.

tambah


Bali memasuki fase kedua era baru protokol tatanan kehidupan normal

27 Juli 2020 - Fase baru "Era Baru Protokol Orde Kehidupan" akan dimulai dalam empat hari, 31 Juli 2020. Berdasarkan surat keputusan yang ditandatangani oleh Gubernur Bali I Wayan Koster, wisatawan domestik dari pulau-pulau lain di Indonesia akan diizinkan untuk mengunjungi Bali dengan tujuan pariwisata. Namun, hingga hari ini pembaruan resmi mengenai peraturan khusus untuk pengunjung yang akan datang belum dirilis. Pengunjung masih harus mengikuti persyaratan penerbangan domestik: ID Card, PCR atau Rapid-Test Certificate (berlaku selama 14 hari), pendaftaran online di https://cekdiri.baliprov.go.id/ dan mengisi Health Alert Card / HAC.

Koster menjelaskan setelah pertemuan online dengan Menteri Kelautan dan Investasi Koordinator Luhut Pandjaitan bahwa saat ini persiapan besar-besaran sedang dilakukan di setiap tingkat departemen pariwisata dari desa hingga ke provinsi. “Saat ini, sosialisasi sedang dilakukan ke level terendah untuk bisnis pariwisata. Selain itu, proses sertifikasi juga terus dilakukan untuk semua bisnis pariwisata yang akan membuka kegiatan bisnis mereka, baik itu tempat wisata, restoran, hotel dan tujuan wisata lainnya, harus diperiksa, " jelas Gubernur.
 
Sementara di saluran Youtube-nya, Luhut menjelaskan, “Pada hari Rabu, saya akan berkoordinasi dengan Menteri Pariwisata (Wishnutama), untuk membuka kembali pariwisata di Banyuwangi. Kemudian, kita akan membuka kembali Bali pada tanggal 30, dan kemudian beberapa daerah lain. " Menyusul pernyataannya, mantan jenderal angkatan darat ini juga menyebutkan bahwa akan diperlukan setidaknya satu tahun bagi sektor pariwisata Indonesia untuk dapat pulih sepenuhnya dari berbagai dampak pandemi yang sedang berlangsung.

tambah


Pembaruan Imigrasi: Izin Tinggal untuk orang asing di Normal Baru

23 Juli 2020 - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, melalui Direktorat Jenderal Imigrasi telah menerbitkan peraturan baru tentang visa izin tinggal bagi Warga Negara Asing (WNA).

Orang asing dengan pembebasan visa (BVK) kini dapat mengirimkan teleks Visa Kunjungan atau teleks Visa Tetap Terbatas online. Dengan cara ini, Anda dapat mengajukan permohonan untuk ITK atau ITAS setelah membayar biaya Visa PNBP ke Kantor Imigrasi setempat tanpa meninggalkan Indonesia dan tanpa mengajukan permohonan visa kepada kedutaan Indonesia di luar negeri. Hal serupa juga berlaku untuk pemegang ITAS dan ITAP.

Baca informasi selengkapnya pada pengumuman berikut


Beberapa tempat wisata di Bali akan dibuka kembali minggu ini: Tanah Lot, Kebun Raya Bali dan Jatiluwih

20 Juli 2020 - Tahap pertama "Era Baru Protokol Orde Kehidupan" di Bali sudah hampir berakhir pada akhir bulan ini. Kehidupan sehari-hari di pulau dwwata mulai terlihat kembali normal; tetapi tentu saja, setiap orang harus tetap mematuhi penerapan peraturan "normal baru" untuk menghentikan penyebaran Covid-19.

Banyak restoran, hotel, mal, dan bisnis modern lainnya telah secara ketat memberlakukan beberapa langkah seperti menyediakan wastafel untuk mencuci tangan, memeriksa suhu tubuh di setiap pintu masuk dan melarang pengunjung masuk jika mereka tidak mengenakan masker. Bahkan beberapa tempat telah menyediakan panel tanpa sentuh di gerbang parkir dan lift, juga mengharuskan pengunjung mendaftarkan diri secara online melalui aplikasi sebelum memasuki venue. Banyak poster untuk mengingatkan kita menjaga jarak sosial telah dipasang di setiap sudut, plester merah di bangku atau meja di food court juga telah menjadi pemandangan umum sebagai tanda untuk tidak dipergunakan.

Sejak 9 Juli 2020, beberapa tempat wisata telah dibuka untuk pengunjung lokal seperti Bali Safari and Marine Park, Pantai Jimbaran, Pantai Kuta, dan Pantai Mertasari. Senang sekali melihat jalan Kuta akhirnya dipadati sepeda motor parkir dan beberapa mobil lalu lalang setelah beberapa bulan terakhir Kuta telah berubah menjadi sebuah kota mati. Sayangnya, banyak bisnis di sepanjang jalan Legian masih belum kembali beroperasi hingga saat ini.

tambah

Pembaruan imigrasi: Bagi pemegang ITAS, ITAP, ITK, MREP, dan Izin Tinggal Darurat

13 Juli 2020 - Direktorat Jenderal Imigrasi Indonesia telah memperbarui beberapa peraturan seputar kebijakan perjalanan di tengah wabah Covid-19 yang sedang berlangsung. Informasi ini telah dibagikan di akun resmi sosial media @ditjen_imigrasi dan diberlakukan mulai hari ini 13 Juli 2020 hingga pemberitahuan lebih lanjut.

  1. Pemegang Visa Gratis (pembebasan visa) yang telah diberikan izin tinggal darurat diharuskan meninggalkan Indonesia tidak lebih dari 30 hari, sejak 13 Juli 2020. Jika tidak, Anda akan dikenakan Sanksi Administratif oleh pihak Imigrasi.
  2. Pemegang Visa Saat Kedatangan (VoA - B213) yang telah diberikan izin tinggal darurat kini dapat memperpanjang Visa Kedatangan Anda mulai 13 Juli 2020, hingga batas waktu 30 hari dari masa tenggang. Jika Anda tidak mematuhi ketentuan, Anda akan dikenakan Sanksi Administrasi oleh pihak Imigrasi.
  3. Pemegang Izin Tinggal Pengunjung (ITK - Kode 2B21, 2B11, D212) yang telah diberikan izin tinggal darurat kini dapat memperpanjang izin substantif Anda dengan batas waktu 30 hari masa tenggang terhitung mulai 13 Juli 2020. Anda juga dapat mengubah izin Anda dari Izin Pengunjung untuk Izin Tinggal. Jika Anda tidak mematuhi ketentuan, Anda akan dikenakan Sanksi Administrasi oleh pihak Imigrasi.
  4. Pemegang Visa Tinggal Terbatas (ITAS) dan Izin Tinggal Tetap (ITAP) yang masih berlaku dan saat ini sedang berada di wilayah Indonesia kini dapat mengajukan...

Baca artikel selengkapnya


Bali bersiap untuk menyambut wisatawan internasional bulan September mendatang

6 Juli 2020 - I Wayan Koster, Gubernur Bali telah mengumumkan rencana untuk melanjutkan semua kegiatan di pulau dewata dalam sebuah dekrit dengan nomor 3355 tahun 2020 yang disebut "Protokol Era Baru Kehidupan". Gubernur menjelaskan tiga tahap pembukaan kembali pulau Bali setelah menghadiri sebuah upacara keagamaan pada hari Minggu di pura Besakih.

Tahap I
Pada 9 Juli 2020, sesuai arahan yang telah diberikan oleh Satuan Tugas Nasional untuk Percepatan Penanganan Covid-19 di Indonesia, penerapan tatanan kehidupan normal baru terbatas pada industri kesehatan, kantor pemerintah, kegiatan kebudayaan & keagamaan, keuangan , manufaktur, perdagangan, logistik, transportasi, koperasi, UMKM, pasar tradisional, pasar modern, restoran, warung makan, pertanian, perkebunan, kelautan/ perikanan, peternakan, layanan publik dan sektor konstruksi. Namun, semua pelajar masih harus melanjutkan studi mereka dari rumah. Objek wisata diizinkan untuk terbuka bagi para warga Bali.

Tahap II
31 Juli 2020, (hanya jika tahap pertama berjalan baik) wisatawan domestik dari pulau lain di Indonesia diizinkan terbang untuk tujuan pariwisata. Wisatawan Indonesia dan orang asing yang kebetulan berada di Indonesia selama pandemi ini akan dapat mengunjungi tempat-tempat wisata di Bali seperti pantai, pura, air terjun, museum, dan kegiatan lainnya.

Tahap III
Pada akhir Agustus, Pemerintah Provinsi Bali akan mengevaluasi kembali rencana pembukaan perbatasan untuk wisatawan internasional pada 11 September 2020. Namun, imigrasi belum mengumumkan kapan proses pengajuan visa akan dibuka kembali; juga persyaratan kesehatan apa saja yang perlu disediakan (hasil Tes PCR atau lainnya).

tambah


Indonesia merencanakan kebijakan 'travel bubble' dengan keempat negara ini

15 Juni 2020 - Kementerian Luar Negeri dan Pariwisata Indonesia telah membahas beberapa poin penting tentang pembukaan kembali beberapa daerah tujuan wisata, termasuk Bali untuk sebuah program baru yang disebut 'travel bubble'. Istilah 'travel bubble' mengacu pada kesepakatan antara beberapa negara yang berhasil mencegah penyebaran virus Covid-19, serta memungkinkan satu sama lain untuk membuka perbatasan mereka dan melanjutkan kegiatan perjalanan atau wisata reguler di antara para negara anggota.

Ada empat negara yang ditargetkan pemerintah Indonesia untuk membangun 'travel bubble' antara lain: Australia, Jepang, Korea Selatan, dan Cina. Negara-negara ini dinilai atas pencapaian mereka dalam menangani pandemi dan telah memasuki fase baru yang disebut periode normal-baru. Australia dan Cina dinilai sangat penting untuk bisnis pariwisata Indonesia, khususnya untuk Bali. Lebih dari dua juta wisatawan datang dari kedua negara tahun lalu ke pulau dewata, sementara Jepang dan Korea Selatan telah menunjukkan tren peningkatan yang signifikan.

Beberapa negara telah mengimplementasikan program ini antara lain Lithuania, Estonia dan Latvia; mereka menamakan gagasan ini sebagai 'Baltic travel bubble'. Yunani, Jerman, Israel dan Siprus juga diharapkan berada di kelompok pertama untuk memungkinkan pengunjung dari negara-negara tetangga terdekat tanpa menjalani sesi karantina. Namun, bisa jadi beberapa orang akan dijadikan sample untuk beberapa pengujian acak.

Namun, para kritikus telah menyuarakan keprihatinan atas kebijakan pembukaan industri pariwisata yang dinilai prematur. Kasus Covid-19 yang dikonfirmasi di Indonesia belum menunjukkan tanda-tanda penurunan. Kepala Asosiasi Bali Tour and Travel Agencies (ASITA), I Ketut Ardana, menjelaskan bahwa industri pariwisata di pulau Bali dalam status waspada karena transmisi lokal virus corona masih dijumpai dibeberapa wilayah. Dia juga menyarankan pemerintah untuk lebih berhati-hati dalam memutuskan apakah dalam waktu dekat nantinya akan membuka kembali tujuan pariwisata di Bali (2/6). "Jika kita mengambil keputusan yang salah, dampaknya bisa sangat buruk bagi Bali," katanya. "Itulah sebabnya kita harus berhati-hati [dalam mengambil keputusan] dan lebih baik sabar menunggu sampai situasinya membaik."

tambah


Bali perlahan dibuka kembali dengan protokol normal baru

12 Juni 2020 - Sudah tiga bulan sejak Indonesia mengumumkan kasus pertama Covid-19 pada awal Maret. Semua agenda acara dan rencana liburan harus dibatalkan guna menghentikan penyebaran wabah virus korona. Bahkan acara paling penting di Bali, Nyepi yang selalu dirayakan dengan parade Ogoh-Ogoh pada malam Nyepi dibatalkan. Banyak turis yang mengunjungi pulau bali juga terpaksa harus kembali ke negara mereka masing-masing, dan mereka yang sudah merencanakan liburan ke Bali harus menunda rencana hingga peraturan terbaru terkait dengan pembatasan wisata ditiadakan. Hal ini berimbas pada mimpi buruk yang tak pernah terbayangkan sebelumnya bagi para penggiat bisnis pariwisata di Bali, terutama bagi mereka yang bekerja sebagai pekerja informal di perusahaan travel dan pariwisata seperti yang ditekuni oleh banyak orang Bali.

Tapi hari ini kita akhirnya bisa melihat sekilas harapan dimana beberapa aktivitas mulai dapat kembali normal di Indonesia, terutama di pulau dewata - Bali. Mal dan restoran sudah mulai dibuka kembali sejak beberapa hari terakhir dengan menerapkan protokol kesehatan. Mal Beachwalk di Kuta sekarang beroperasi dengan jam operasional baru mulai pukul 11.00 hingga 20.00 setiap hari, dan Mall Bali Galeria beroperasi mulai pukul 12.00 hingga 20.00 setiap hari. Salah satu klub pantai paling populer di Bali, Karma Beach Club juga dijadwalkan untuk dibuka kembali pada 20 Juni.

Orang-orang juga mulai mengunjungi beberapa pantai yang telah “dibuka” kembali oleh masyarakat setempat; meskipun gubernur Bali telah menekankan bahwa semua tempat wisata tidak boleh dibuka terlebih dahulu karena pemerintah pusat belum memberikan izin. Situasi ini sangat dimengerti karena semua orang telah tinggal di rumah mereka begitu lama, dan tidak diragukan lagi hal ini mempengaruhi kesehatan mental mereka.

Artikel selengkapnya


Bandara Bali menetapkan tes swab dan pendaftaran online untuk semua pengunjung mulai 28 Mei

26 Mei 2020 - Pengunjung domestik dan internasional yang berencana untuk mengunjungi Pulau Dewata harus terlebih dahulu menjalani tes swab Covid-19 dan mengisi semua informasi yang diperlukan di situs web administrasi resmi Bali. Meskipun pembatasan perjalanan sementara belum dicabut oleh imigrasi, ada sejumlah kalangan orang asing yang masih dapat memasuki Bali karena mereka memiliki KITAS, KITAP, Visa Diplomatik atau memenuhi syarat untuk melakukan beberapa pekerjaan penting di Indonesia. “Kami mendesak semua orang dan semua maskapai penerbangan untuk memastikan semua persyaratan telah dipenuhi sebelum terbang ke Bali, semua penumpang harus sudah memiliki hasil tes PCR yang menyatakan mereka negatif Covid-19. Dokumen tersebut harus diperiksa di bandara sebelum keberangkatan, ”kata Elfi Amir perwakilan dari otoritas Bandara Bali.

Protokol baru yang akan mulai diterapkan pada hari Kamis, 28 Mei 2020 ini adalah hasil dari surat yang diajukan oleh Gubernur Bali, I Wayan Koster kepada menteri transportasi pada hari Senin, 18 Mei. Gubernur meminta hasil tes swab (PCR) sebagai persyaratan wajib untuk memasuki Bali melalui bandara. Permintaan ini telah ditanggapi dengan cepat oleh menteri transportasi, yang diikuti oleh pertemuan virtual yang dihadiri oleh gugus tugas Covid-19 provinsi Bali, otoritas bandara Ngurah Rai dan beberapa perwakilan maskapai penerbangan.

Para pengunjung juga perlu mendaftarkan diri secara online di https://cekdiri.baliprov.go.id/, yang akan menghasilkan kode QR yang perlu ditunjukkan ketika membeli tiket sebagai bukti bahwa penumpang sehat.

Artikel selengkapnya


Bali mempersiapkan strategi pemulihan pariwisata

20 Mei 2020 - Otoritas Nasional dan Provinsi akhirnya sepakat untuk menyiapkan strategi pemulihan pariwisata setelah semua pembatasan dan penegakan hukum untuk mengurangi penyebaran COVID-19 telah sangat berimbas pada bisnis pariwisata Bali. Meski demikian, Presiden Indonesia - Jokowi, menyatakan bahwa pemerintah akan selalu menjunjung tinggi semua protokol kesehatan yang telah diberlakukan. Semua keputusan harus dibuat hati-hati dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi saat ini. “Jangan mengadu domba satu sama lain sebagai opsi. Hidup kita pastinya akan berubah dalam menghadapi pandemi. Hal inilah yang disebut dengan situasi normal baru [...], kehidupan baru tidak boleh diisi hanya dengan pesimisme; sebaliknya, kita perlu meningkatkan produktivitas dengan optimisme dengan tetap menjunjung tinggi berbagai upaya pencegahan. ” ungkap Jokowi di saluran YouTube resminya.

Sejalan dengan pemerintah pusat; Wakil gubernur Bali, Tjokorda Oka Arta Ardhana menyatakan bahwa provinsi Bali telah merencanakan untuk membangun "program klaster pariwisata", yang akan menjadi rencana untuk zona wisata eksklusif dengan protokol kesehatan tingkat tinggi. Dengan cara ini, wisatawan dapat disambut kembali tanpa risiko tertular COVID-19 ke penduduk setempat. “Kita bisa mulai dengan membuka Kompleks ITDC di Nusa Dua. Ini dapat dilakukan secara positif karena Nusa Dua terisolasi secara fisik, jauh dari daerah permukiman warga, dan dengan serangkaian fasilitas pendukung yang terpisah, ”kata Tjokorda Oka Arta Ardhana.

tambah


Kota Denpasar memberlakukan Batasan Kegiatan Masyarakat (PKM)

14 Mei 2020 - Seiring dengan jumlah infeksi Covid-19 yang terus meningkat di Denpasar, pemerintah Bali telah membuat rencana untuk memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM). Walikota Kota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra telah menandatangani kebijakan ini pada hari Rabu, 13 Mei 2020; dan dipastikan mulai aktif pada hari Jumat, 15 Mei 2020.

Pemerintah kota Denpasar memutuskan untuk memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat daripada pembatasan sosial skala besar (PSBB) yang telah diterapkan di beberapa wilayah lain di Indonesia karena pemerintah daerah mengharapkan ekonomi lokal tetap berjalan dengan baik. "Melalui PKM, orang tidak perlu menutup bisnis mereka. Semua kegiatan ekonomi terus berjalan dengan beberapa kondisi yang diberlakukan, "kata Dewa Gede Rai juru bicara gugus tugas COVID-19 Bali.

Untuk wisatawan asing dan ekspatriat yang tinggal di wilayah Denpasar diharapkan melaporkan ke Banjar setempat atau menghubungi manajer/ pemilik akomodasi. Dengan demikian, Anda dapat memperoleh informasi dan surat pernyataan lebih lanjut (jika dibutuhkan) sehingga Anda dapat tetap beraktivitas secara normal di Denpasar selama pembatasan ini berlaku hingga 14 Juni 2020. Di masa mendatang, pemerintah daerah akan mengevaluasi peraturan ini jika perlu diperluas ke fase lain.

tambah

Kabar terkini: peraturan imigrasi Indonesia terbaru terkait COVID-19

11 Mei 2020 - Dirjen Imigrasi Indonesia telah menginformasikan beberapa peraturan terbaru melalui website resmi dan akun sosial media; Bagi orang asing pemegang Izin Tinggal Terbatas (KITAS)/ Izin Tinggal Tetap (KITAP) yang  KITAS/KITAP dan Izin Masuk Kembali sudah habis masa berlakunya dan masih berada di luar negeri, kini dapat kembali memasuki wilayah Indonesia. Informasi ini tertuang dalam PERMENKUMHAM NO. 11 TAHUN 2020 tentang pelarangan sementara orang asing masuk wilayah republik indonesia - Pasal kelima “Orang Asing pemegang Izin Tinggal Terbatas atau Izin Tinggal Tetap yang telah berakhir dan/atau tidak dapat diperpanjang, dilakukan penangguhan dengan diberikan Izin Tinggal keadaan terpaksa secara otomatis tanpa mengajukan permohonan ke kantor imigrasi.”

Namun demikian, para pengunjung masih perlu menyediakan beberapa persyaratan dan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku selama wabah Covid-19:

  1. Memiliki surat keterangan sehat dalam bahasa inggris dari otoritas kesehatan di masing-masing negara;
  2. Telah berada 14 (empat belas) hari di wilayah/negara yang bebas virus Covid-19;
  3. Menyetujui surat pernyataan untuk bersedia masuk karantina selama 14 (empat belas) hari yang dilaksanakan oleh pemerintah Republik Indonesia.

Berita baik lainnya bagi mereka yang telah memperoleh persetujuan visa (visa telex) atau telah diberikan visa tetapi telah kedaluwarsa karena pembatasan perjalanan atau tidak tersedianya transportasi umum selama pandemi; Direktorat Jenderal Imigrasi telah menyatakan untuk secara otomatis memvalidasi ulang visa Anda.

Baca Artikel Lengkapnya


Ragam sanksi menanti mereka yang tidak menggunakan masker di tempat umum

28 April 2020 - Mengikuti instruksi dari presiden Indonesia dan gubernur Bali (5/4/2020) tentang kewajiban untuk menggunakan masker ketika bepergian keluar rumah, banyak desa atau banjar di semua wilayah di Bali mulai membuat pos pemeriksaan covid-19 di pintu masuk desa. Pecalang dan pihak berwenang setempat disiagakan untuk memeriksa setiap orang yang melewati desa. Tidak hanya memastikan semua orang memakai masker, namun beberapa juga melakukan tes cepat pada suhu tubuh menggunakan termometer.

Banyak toko, apotek, pasar tradisional, dan restoran bahkan memasang tanda "Tanpa Masker, Dilarang Masuk". Namun, ada beberapa orang yang masih saja bandel tidak mengenakan masker di jalan atau pasar. Hukuman untuk pelanggaran ini bervariasi tergantung pada kebijakan masing-masing banjar, beberapa tidak diijinkan untuk meneruskan perjalanan/ kegiatan dan dipaksa pulang ke rumah, push-up, layanan publik (membersihkan desa) dan bahkan harus menyerahkan sejumlah beras ke banjar.

Denpasar, Badung, Bangli, Buleleng, dan Gianyar saat ini adalah kabupaten dengan jumlah infeksi Covid-19 tertinggi. Pada hari Senin, 27 April 2020; Ada 193 kasus Covid-19 yang dikonfirmasi di Bali, 4 kematian, 108 kasus aktif dan 81 orang yang sudah sepenuhnya pulih.


Tranportasi ditangguhkan selama masa larangan mudik Covid-19

24 April 2020 - Semua moda transportasi dari dan ke daerah yang terdaftar dalam pembatasan sosial skala besar (PSBB) akan di tangguhkan. Kementerian Perhubungan merespons larangan 'mudik' yang ditetapkan oleh Presiden Indonesia, Jokowi dengan membatalkan semua perjalanan komersil bagi penumpang mulai hari ini, Jumat (24 April 2020), 00:00 WIB. “Larangan ini akan berlaku untuk semua jenis transportasi publik dan pribadi melalui udara, laut, darat dan kereta api, kecuali untuk kendaraan yang membawa pemimpin lembaga negara, kendaraan polisi dan militer, ambulans, truk pemadam kebakaran, mobil jenazah dan kendaraan mengangkut pasokan logistik, kebutuhan pokok dan obat-obatan, ” ujar Adita Irawati, juru bicara Kementerian Perhubungan. Langkah ini perlu diambil untuk mencegah masyarakat untuk berpartisipasi dalam tradisi 'mudik' (eksodus) guna meminimalisir penyebaran COVID-19.

Kementerian transportasi udara telah mengkonfirmasi semua penumpang penerbangan domestik dan luar negeri - baik penerbangan komersial maupun carter - akan ditangguhkan mulai Jumat tengah malam (00:00 WIB) hingga 1 Juni 2020. Namun, bandara akan tetap beroperasi untuk melayani transportasi kargo udara dan pesawat dengan penerbangan tertentu. izin.

Kementerian transportasi darat juga telah mengkonfirmasi tol, jalan nasional dan provinsi akan tetap dibuka. Namun, pos pemeriksaan akan didirikan di beberapa lokasi, dijaga oleh polisi dan personel militer serta pejabat kementerian. Pembatasan transportasi darat akan berlaku hingga 31 Mei 2020. Kementerian kereta api juga telah mengkonfirmasi bahwa semua layanan akan ditangguhkan hingga 15 Juni 2020. Sementara transportasi laut akan ditangguhkan hingga 8 Juni 2020.

Baca artikel lengkapnya


Jokowi secara resmi melarang 'mudik' efektif dimulai pada hari Jumat, 24 April

22 April 2020 - Di awal bulan ini Presiden Indonesia Joko Widodo hanya mengeluarkan himbauan kepada rakyat Indonesia untuk tidak berpartisipasi dalam mudik tahunan menjelang lebaran dan melarang semua pegawai pemerintahan untuk mudik. Sebuah skenario tentang kemungkinan menetapkan hari libur nasional di akhir tahun agar sebagai kompensasi hari libur lebaran juga dibahas di kalangan para Dewan Perwakilan Rakyat dan para menteri. Keputusan ini akhirnya dibuat setelah meninjau survei Kementerian Perhubungan yang menunjukkan bahwa 24 persen responden berencana untuk pulang. Survei yang sama juga menunjukkan bahwa sekitar 7 persen responden sudah pergi dalam perjalanan mudik. "Berdasarkan penelitian lapangan dan survei yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan, kami menemukan bahwa 68 persen orang telah memutuskan untuk tidak mudik tahun ini, sementara 24 persen masih bersikeras untuk pergi dan 7 persen diantaranya sudah pergi, [...] Itu berarti kita masih memiliki persentase yang sangat besar [dari orang-orang yang akan berpartisipasi dalam mudik]. Jadi saya ingin mengumumkan bahwa kita akan melarang mudik tahun ini. " ungkap Jokowi dalam pertemuan Kabinet terbatas melalui telekonferensi pada hari Selasa.

Setiap tahun setidaknya ada  20 juta orang dari Jabodetabek, daerah pusat penyebaran wabah COVID-19 di Indonesia, melakukan perjalanan ke kota asal mereka untuk merayakan Idul Fitri bersama dengan keluarga. Pakar kesehatan masyarakat menyarankan, tradisi ini bisa menyebabkan penyebaran COVID-19 yang lebih buruk di seluruh Jawa dan pulau-pulau lain di Indonesia.

Baca artikel lengkapnya


Program pemulihan pariwisata Bali diharapkan akan dimulai pada akhir tahun 2020

22 April 2020 - Covid19 bisa jadi merupakan musibah terburuk yang pernah terjadi dalam sejarah bisnis pariwisata di Bali. Dampak negatif yang disebabkan oleh pandemi ini jauh lebih mengerikan daripada tragedi lain seperti pemboman Bali dan letusan Gunung Agung. Ketika Bali mengalami tragedi pemboman pada tahun 2002 dan 2005, tingkat hunian hotel turun hingga 20 persen, sementara pada saat letusan Mt. Agung tingkat hunian semua akomodasi di Bali Selatan masih bertahan di 60 persen - karena zona merah (berbahaya) hanya 12 KM dari Gunung Agung. Tetapi saat ini, tingkat hunian hotel bahkan lebih rendah dari 10 persen, yang otomatis berimbas pada lebih dari satu juta orang yang bekerja di sektor pariwisata kehilangan pekerjaan mereka. Ketua Asosiasi Hotel dan Restoran Indonesia atau PHRI Badung IGA Rai Suryawijaya menyampaikan "Sejak April, hampir 96 persen hotel sudah tutup, karena tidak ada kunjungan wisatawan lagi, jumlahnya bahkan akan terus meningkat hingga 100 persen, karena Wisman yang ada akan dipanggil pulang ke Negaranya masing-masing".

Namun, hampir semua anggota Asosiasi Hotel dan Restoran Indonesia di Bali setuju dengan keputusan Pemerintah untuk fokus menangani COVID-19 terlebih dahulu. “Kita saat ini adalah masa krisis, yang perlu kita fokus adalah penyembuhan korban COVID-19. Sehingga masyarakat bisa tenang, baru kehidupan bisa berjalan dengan baik,”  imbuh IGA Rai Suryawijaya.

Meskipun demikian, IGA Rai Suryawijaya juga menyinggung perihal program pemulihan untuk bisnis pariwisata Bali yang diharapkan akan dimulai pada akhir tahun. Dia berharap pariwisata Bali dapat dibuka kembali untuk para wisatawan saat liburan Natal dan tahun baru 2021. Selain itu, Presiden Indonesia Joko Widodo juga telah menyampaikan bahwa bisnis pariwisata pasti akan kembali normal lagi pada tahun 2021. Wisatawan kemungkinan besar akan memperpanjang waktu liburan mereka setelah bosan berada di rumah selama karantina pandemi Covid19.

Baca artikel lengkapnya


Tanya Jawab: Informasi Peraturan Keimigrasian terkait COVID-19

14 April 2020 - Direktorat Jenderal Imigrasi Indonesia telah merilis banyak kebijakan baru sebagai respons terhadap wabah Covid-19. Semua pengunjung asing untuk sementara dibatasi untuk masuk dan transit melalui wilayah Indonesia. Aplikasi Visa Indonesia di Kedutaan Besar atau Konsulat Indonesia juga telah ditutup sementara. Dan hanya melayani Visa Diplomatik, aplikasi Visa Resmi / Layanan atau seseorang yang terlibat dengan pekerjaan penting di Indonesia untuk Proyek Strategis Nasional.

Izin Tinggal Darurat juga secara otomatis diberikan bagi mereka yang terjebak di Bali atau daerah lain di Indonesia dan tidak dapat kembali ke negaranya. Kami menerima banyak email tentang hal ini khusus ini, silakan temukan jawaban untuk pertanyaan Anda di FAQ tentang Informasi Peraturan Keimigrasian terkait COVID-19 di bawah ini.

Baca artikel lengkapnya

Dampak COVID-19 pada Bisnis Pariwisata di Bali & Indonesia

9 April 2020 - Bisnis di berbagai sektor di seluruh dunia sedang menghadapi salah satu masa tersulit saat ini ditengah wabah pandemi Covid-19. Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Bali kini sedang sibuk mengumpulkan data para pekerja yang terkena dampak di seluruh pulau Dewata. Sejauh ini, ada sekitar 17 ribu pekerja yang telah diberhentikan, sebagai akibat dari penutupan sementara untuk bisnis perhotelan di Bali (hotel, restoran, travel dan tempat wisata).

Ketua Asosiasi Hotel Bali (BHA) I Made Ricky Darmika Putra menjelaskan beberapa hal mengenai situasi terkini dalam wawancaranya dengan Antara "Saat ini, hampir semua hotel dan restoran di Bali ditutup sementara untuk satu hingga dua bulan ke depan, sekalian melihat situasi terkini,". Beberapa hotel masih beroperasi, tetapi dengan tingkat hunian yang sangat rendah bahkan di bawah 10 persen. Sementara itu, restoran yang masih beroperasi juga merevisi jam operasionalnya lebih pendek dan hanya menyediakan layanan delivery dan take-away, tanpa konsep dine-in (makan ditempat) mengikuti instruksi dari pemerintah pusat. Beliau juga menyarankan semua pemilik bisnis "Kami berharap semua General Manager dan pemilik hotel sebisanya menghindari PHK (pemutusan hubungan kerja). Sembari, tetap berdoa situasi ini segera pulih."

Baca artikel lengkapnya


Wacana 3 hari ‘Sipeng Nyepi’ secara resmi dibatalkan

8 April 2020 - Setelah sempat menjadi berita viral di banyak media selama beberapa hari terakhir, akhirnya rencana 'Sipeng Nyepi' (18, 19, 20 April) yang diprakarsai oleh Dewan Desa Adat Bali dibatalkan secara resmi. Wacana ini telah menyebabkan banyak pro dan kontra di antara banyak kalangan di Bali, beberapa orang menganggap tidak tepat untuk menyebut acara ini sebagai 'Nyepi', sementara yang lain berpikir bahwa keputusan ini akan tidak efektif karena transportasi & bandara akan tetap terbuka normal selama 3 hari tersebut , dan alasan sensitif lainnya terkait dengan mereka yang bekerja sebagai pekerja harian, khawatir tentang pasokan dasar bagi keluarga selama Nyepi. “Tidak lagi ada istilah Bali Sipeng, tetapi kami menghimbau agar masyarakat Bali melakukan Yasa Kerthi, hening heneng, tinggal di rumah masing-masing, kecuali ada urusan mendesak,” kata kepala Majelis Desa Adat Bali.

Dalam pertemuan antara PHDI (Konstitusi agama Hindu Dharma tertinggi di Bali) dan MDA (Majelis Desa Adat Bali) yang diadakan hari ini di Denpasar, beberapa poin lain juga dibahas terkait dengan upacara 'Peneduh Jagat' yang akan diadakan di Pura Agung Besakih pada 22 April. Upacara ini akan dihadiri hanya oleh para pemuka agama saja, semua orang Bali diharapkan untuk melakukan upacara di rumah mereka sendiri dan tetap tinggal di rumah masing-masing sesuai dengan arahan pemerintah.


Rencana “Nyepi” pada tanggal 18,19 dan 20 April akan dibahas oleh Dewan Desa Adat Bali dan otoritas terkait

7 April 2020 - Beberapa media online dan saluran televisi lokal Bali telah mengumumkan rencana untuk mengadakan Nyepi selama 3 hari pada bulan ini tanggal 18,19 dan 20 April. Namun kepala Dewan Desa Adat Bali, Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet telah menginformasikan bahwa hal ini masih belum final. "Itu baru sebatas rencana. Kami perlu rapatkan dulu . Tanggal 8 April ini kami putuskan hasilnya. Kalau jadi tentunya ada surat edaran resmi dari Majelis Desa Adat," Imbuhnya.

Sekadar informasi bahwa Nyepi ini akan berbeda dari Nyepi yang biasa semua orang Bali rayakan setiap tahun. Nyepi yang akan datang ini disebut 'Sipeng Nyepi' atau 'Eka Brata Penyepian (amati lelulungan)' yang berarti satu-satunya larangan yaitu bepergian ke luar rumah. Setiap orang masih dapat melakukan aktivitas normal di rumah, sembari menghaturkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar semua kondisi segera cepat kembali normal dengan listrik dan layanan internet tetap menyala dalam 3 hari ini.

Lebih lanjut, Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet juga menyebutkan bahwa rencana ini juga dapat dianggap sebagai wacana alternatif dalam mitigasi penyebaran wabah virus corona di Bali. Di antara para pemimpin spiritual kebijakan nyepi 3 hari ini diharapkan mampu memberikan kesempatan bagi 'Bhuta' (kekuatan negatif) untuk dapat berubah menjadi harmoni 'somya'. Dengan mengetahui hal ini dari jauh-jauh hari, warga Bali diharapkan untuk dapat membeli beberapa kebutuhan pokok dengan lebih bijak tanpa harus menimbulkan “panic buying” pada hari-hari mendekati masa Sipeng Nyepi.


Jangan lupa pakai masker ketika pergi keluar rumah #MaskerUntukSemua

6 April - Jika sebelumnya, WHO (Badan Kesehatan Dunia) merekomendasikan penggunaan masker hanya bagi para penderita sakit/ penyakit, petugas medis, dan mereka yang merawat orang sakit. Namun pada hari sabtu, 4 April lalu Dikutip dari media South China Morning Post, Direktur Eksekutif Program Darurat Kesehatan WHO, Dr Michael Ryan menyetujui penggunaan masker di tempat umum bagi semua orang.


Tetapi WHO tetap menekankan jika penggunaan masker medis sebaiknya diutamakan hanya digunakan oleh para pekerja medis. Sementara, bagi mereka yang sehat yang beraktivitas diluar ruangan bisa menggunakan masker yang berbahan dasar dari kain. Hal ini bertujuan untuk menjaga ketersediaan stok masker medis sehingga para pahlawan di garis depan (para dokter dan perawat) tetap mendapatkan perlindungan sesuai standard dalam mengerjakan tugasnya. 

Baca artikel lengkapnya


Jokowi memperbolehkan "mudik" dengan beberapa persyaratan

3 April 2020 - Mudik, adalah istilah dalam bahasa Indonesia untuk aktivitas di mana para pekerja migran pulang kembali ke kampung halaman atau desa mereka selama atau sebelum liburan besar, terutama selama liburan Lebaran (Idul Fitri). Setiap tahun, ada jutaan orang di negara mayoritas Muslim terbesar di dunia ini kembali ke kampung halaman atau desa mereka setelah bulan puasa Islam (Ramadhan). Tahun ini, mudik dijadwalkan akan jatuh pada akhir Mei, dalam kondisi pandemik Covid-19 yang memprihatinkan ini, banyak ahli medis sangat menyarankan pemerintah untuk melarang tradisi ini.

Namun, Presiden Joko Widodo kemarin memutuskan untuk tidak melarang mudik, tetapi pemerintah menghimbau kepada masyarakat supaya sadar jika mereka tetap melakukan mudik, maka dapat dipastikan mereka akan membawa penyakit ke kampung halaman mereka. Luhut Pandjaitan, selaku menteri koordinator untuk urusan maritim dan investasi, serta menteri transportasi menjelaskan mengapa Pemerintah masih mengizinkan eksodus tahun ini setelah pertemuan kabinet di Jakarta kemarin. “Bahkan jika kita memilih untuk melarang orang untuk mudik, mereka tetap akan melakukannya. Karena itu kami memutuskan untuk menghimbau mereka bahwa mudik akan membawa penyakit ke keluarga mereka sehingga lebih baik tidak melakukannya, "jelasnya.

Baca artikel lengkapnya


Kabar terkini seputar penyebaran Coronavirus di Bali hingga Kamis, 2 April 2020

3 April 2020 - Berikut adalah beberapa update terkait wabah Covid19 di Bali yang telah dikumpulkan oleh editor kami, tetap jaga diri Anda baik-baik, sebisa mungkin tetap berada di rumah dan terus mempraktikkan kebersihan pribadi setiap saat.

Bali memiliki 25 kasus positif Covid19 yang telah dikonfirmasi, 10 orang telah pulih sepenuhnya, 2 meninggal dunia dan 166 pasien sedang dalam perawatan di rumah sakit Bali. Pasokan peralatan medis juga telah diterima pada hari Kamis, 2 April. Bantuan yang diterima dalam bentuk 7.500 pakaian pelindung medis, 35.000 masker wajah dan 8400 unit alat tes cepat (rapid test). Beberapa dari perangkat tes cepat ini digunakan di bandara Bali untuk mengambil sample dari para pekerja migran Indonesia yang telah dipulangkan ke Bali.

Denpasar telah melaporkan total kasus 145 orang, dengan 3 kasus positif Covid19, 2 orang pasien yang diobservasi, suspect tanpa gejala 3 orang, dan orang dalam pengawasan 137 orang.

Baca artikel lengkapnya


Presiden Indonesia mengumumkan pembatasan sosial berskala besar sehubungan dengan darurat kesehatan COVID-19

Presiden Joko Widodo telah mengumumkan darurat kesehatan bagi masyarakat sehubungan dengan penyebaran virus COVID-19 pada hari Selasa (31 Maret 2020). Hal ini dirasa sangat penting mengingat meningkatnya jumlah infeksi dan kematian di seluruh pelosok negeri. Presiden menyampaikan dalam konferensi pers bahwa pembatasan sosial ini didasarkan pada Undang-Undang Karantina Kesehatan tahun 2018, yang memungkinkan kota dan provinsi untuk menutup layanan yang tidak penting dan membatasi kegiatan keagamaan dan sosial.


Peraturan ini akan memungkinkan polisi nasional "untuk mengambil langkah-langkah penegakan hukum yang proporsional" untuk menjaga peraturan pembatasan sosial skala besar berjalan dengan lancar dan efektif mencegah penyebaran wabah Covid-19.

tambah


Kebijakan kerja dan belajar di rumah telah diperpanjang hingga 21 April 2020

Gubernur Bali telah merilis surat himbauan publik terbaru dengan nomor: 730/7835/MP/BKD untuk merevisi surat Gubernur sebelumnya No:7194 Tahun 2020 yang diterbitkan pada 16 Maret 2020 lalu.

Poin utama dalam surat ini adalah untuk memperpanjang peraturan yang ada hingga 21 April 2020. Semua kegiatan yang terpengaruh antara lain:

  1. Kegiatan pendidikan untuk siswa di tingkat TK/PAUD hingga Perguruan Tinggi harus terus dilaksanakan dari rumah dengan menggunakan media online.
  2. Semua kegiatan di kantor administrasi pemerintah juga perlu dilakukan dari rumah/ online dengan arahan internal lebih lanjut diberikan melalui departemen terkait.
  3. Semua perjalanan bisnis ke luar negeri atau daerah lain disarankan untuk ditunda kecuali sangat mendesak.
  4. Semua kegiatan yang mengundang banyak orang seperti rapat, FGD, seminar dan kursus harus dibatalkan.
  5. Semua aktivitas di tempat hiburan harus ditutup sementara.
  6. Semua tujuan wisata juga dihimbau untuk menutup sementara, khususnya di daerah Badung, Pemkab Badung telah mengeluarkan surat himbauan lanjutan beirisi larangan beroperasi hingga 21 April 2020.

tambah


Berita terkini seputar jumlah total kasus positif COVID-19 di Bali, 31 Maret 2020

Gugus Tugas Covid-19 mewakili Pemerintah Provinsi Bali telah memberikan beberapa update resmi tentang jumlah total kasus COVID-19 positif di Bali, pada konferensi pers online dari kantor Gubernur Bali pada Senin sore. Hingga 30 Maret 2020 jumlah Pasien yang Diobservasi adalah 146 orang (dengan 9 kasus baru). Dari 146 orang yang telah diuji, 109 hasil tes laboratorium telah keluar, dengan 90 orang negatif, dan 19 orang positif. Jumlah infeksi positif hampir dua kali lipat dari konferensi pers terakhir pada tanggal 29 Maret 2020, yang hanya 10 kasus.

9 kasus positif yang baru ini terdiri dari 1 warga negara asing dan 8 warga negara Indonesia. 3 dari 8 orang Indonesia ini diyakini terinfeksi/ tertular secara lokal, karena kontak langsung dengan penderita COVID-19 positif lainnya di Bali. 1 dari 3 kasus penularan lokal ini sayangnya terjadi pada seorang pekerja medis. Sementara 5 warga negara Indonesia lainnya kemungkinan besar terinfeksi dari luar Bali.

Baca artikel lengkapnya


Beberapa pasar tradisional mengubah jam operasional dan ditutup sementara karena wabah Covid-19, 30 Maret

Otoritas daerah di Bali mulai melakukan beberapa penyesuaian dalam hal pelayanan kepada publik. Beberapa daerah di Bali telah mengikuti saran yang diterbitkan oleh Menteri Dalam Negeri, Republik Indonesia dalam surat dengan nomor 440/2436/SJ/2020, tentang pencegahan penyakit yang disebabkan Coronavirus (Covid-19) di masyarakat.

Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra telah menerbitkan surat himbauan dengan nomor 434/574/DKIS/2020 tanggal 26 Maret 2020. Dalam surat ini dihimbau kepada semua orang di Denpasar untuk membatasi aktivitas mereka di luar rumah, terutama dalam hal melakukan belanja bahan makanan dengan pindah menggunakan layanan belanja online. Langkah ini diharapkan dapat meminimalkan jumlah berkumpulnya orang banyak sebagai bagian dari praktik Social-distancing di tempat-tempat umum seperti pasar tradisional dan toko kelontong. Selanjutnya, semoga di masa mendatang semua orang di Denpasar juga diharapkan segera merasa nyaman dalam menggunakan uang elektronik. Ini sangat penting karena uang (uang kertas) dianggap telah menjadi salah satu media penyebaran virus terbesar.

Lebih Lengkap...


Pantai dan klub pantai ditutup untuk sementara, 30 Mar

Sejak Gubernur Bali mengeluarkan surat himbauannya No. 7194 Tahun 2020, semua tempat wisata dan tempat-tempat umum termasuk pantai dan klub pantai ditutup di seluruh Bali telah ditutup untuk sementara waktu. Pagi ini, akses ke pantai Berawa dan Batu Bolong dibarikade dengan portal dan beberapa penjaga keamanan lokal (pecalang) dalam keadaan siaga.

Banyak klub pantai juga telah berhenti, sebagian besar dari mereka telah memposting pengumuman penutupan sejak minggu lalu. Berikut adalah beberapa pemberitahuan yang kami kumpulkan dari akun media sosial resmi mereka.

Lebih Lengkap...

Kabupaten Badung sedang mengadakan penyemprotan desinfektan minggu ini, 28 Maret

Pihak berwenang Bali telah mulai menyemprotkan desinfektan di banyak tempat wisata sejak pekan lalu. Minggu ini kepala departemen pemadam kebakaran dan penyelamatan Kabupaten Badung telah menjadwalkan penyemprotan desinfektan di sepanjang jalan dan tempat-tempat umum di setiap daerah Kabupaten Badung. 


Silahkan temukan jadwal terperinci disini.


Semua orang di Bali dihimbau untuk tetap tinggal di rumah hingga Senin, 30 Maret 2020

Pemerintah Provinsi Bali telah menerbitkan surat himbauan gubernur lanjutan pada hari Kamis, 26 Maret 2020. Surat itu menyarankan semua orang di Bali untuk tinggal di rumah hingga Senin, 30 Maret 2020. Sesaat setelah instruksi ini dipublikasikan, pada akun Instagram resmi Pemerintah Provinsi Bali, sekali lagi menekankan jika tindakan ini tidak dianggap sebagai langkah penguncian/ lockdown. Anda masih bisa keluar membeli makanan dan kebutuhan utama lainnya. Beberapa bisnis masih membuka layanan mereka hari ini, 27 Maret 2020 setelah ditutup selama dua hari sejak Nyepi pada 25 Maret 2020.

Informasi lebih lanjut disini

tambah

Nyepi akan "diperpanjang" hingga dua hari terkait Covid-19 tahun ini, 24 Maret 2020

Gubernur Bali, I Wayan Koster telah menerbitkan pengumuman baru dalam hal mitigasi penyebaran Covid-19 di Bali. Pada hari Kamis, 26 Maret 2020, semua orang di Bali sangat disarankan untuk tinggal di rumah / akomodasi.

Peraturan ini dibuat berdasarkan arahan yang diberikan oleh Presiden Republik Indonesia pada pidatonya pada tanggal 15 Maret 2020 tentang wabah penyakit yang disebabkan oleh Corona (Covid-19) di Indonesia; dan Catatan dari Kepala Departemen Kepolisian Republik Indonesia, Nomor: Mak / 2 / III / 2020 tanggal 19 Maret 2020 tentang pengajuan peraturan kepada kebijakan Pemerintah dalam menangani penyebaran virus corona (Covid-19).


Lebih lengkap...

tambah


Automatic Emergency Visa - FREE

25th March 2020
Finally, Automatic Stay Permit Extension granted for stranded tourists in Bali,

This Tuesday morning, March 24th 2020 through its official social media accounts The Directorate General of Immigration Indonesia has automated the extension process of emergency stay permit for all the stranded foreign travelers in Indonesia.

This regulation has been implemented after the immigration offices were overrun by travelers who needed to extend their visa.

This regulation is valid for foreigners who cannot return to their country due to Covid-19 outbreak, details are as follows:

  1. Applicants do not need to come to the immigration office to apply. There are NO FINES.
  2. Valid only for foreigners who enter Indonesian territory after 5 February 2020.
  3. The Emergency Stay Permit is FREE OF CHARGE.

For visitors who came to Bali or Indonesia before 5 February 2020, you can get a help from our recommended visa agent, Mr. Yusak, whom you can contact via email: visa@baliguide.com

Official Announcement


Rumah Sakit Umum Sanglah membuka Tes Cepat untuk Covid-19

Setelah menerima izin resmi dari Menteri Kesehatan Indonesia, akhirnya Rumah Sakit Umum Sanglah mulai membuka Rapid Test GRATIS untuk Covid-19 pada hari Sabtu, 21 Maret 2020 sebagaimana dinyatakan oleh kepala Departemen Kesehatan Bali, I Ketut Suarjaya selama wawancara.

Layanan akan dibuka setiap hari, mulai pukul 08: 00 - 16:00 WITA. (KECUALI PADA HARI NYEPI).

Harap diperhatikan, tes HANYA akan diberikan kepada:
  • Orang yang telah melakukan kontak dengan pasien positif Covid-19
  • Orang-orang yang telah bepergian ke negara-negara yang terinfeksi
  • Orang dengan gejala (batuk parah, pilek, diare, kehilangan kesadaran dan sesak napas)
Selalu waspada untuk menjaga jarak dari orang lain terutama ketika Anda mengunjungi tempat infeksi berisiko tinggi seperti rumah sakit.


Semua Objek Wisata di Bali Disarankan untuk Ditutup Sementara, 20 Maret 2020

Semua Objek Wisata di Bali Disarankan untuk Ditutup Sementara, Terhitung Mulai 21 Maret 2020. Tanpa kecuali. Semua tempat wisata yang dikelola oleh pemerintah setempat seperti museum, monumen, desa tradisional, pantai dan pura diharapkan untuk segera dinon-aktifkan sementara. Pembatasan ini juga berlaku untuk semua tempat wisata yang dikelola oleh perusahaan swasta.


Lebih Lengkap...


Jumlah Kasus Penyebaran Virus Corona (Covid-19) di Bali, 20 Maret 2020

Akumulasi jumlah pasien observasi (PDP) terus meningkat di Bali, sejak konferensi pers terakhir yang diadakan pada 17 Maret dengan 78 orang yang sedang diobservasi, hanya berselang 3 hari kemudian pada hari Jumat, 20 Maret, ada 90 orang yang dilaporkan sedang dalam observasi penuh di rumah sakit Bali. Dari 90 pasien tersebut, dipastikan ada 4 kasus positif yang terdeteksi setelah pemeriksaan lab lebih lanjut.

Seperti yang kita ketahui, satu-satunya kasus yang dikonfirmasi di Bali adalah seorang turis asal Inggris yang sayangnya meninggal setelah beberapa hari dirawat di Rumah Sakit Umum Sanglah pada hari Rabu, 11 Maret 2020. 3 kasus baru kini adalah seorang pria turis asing berusia 72 dan 2 orang warga negara Indonesia, pria, dengan usia 30 tahun dan 39. Dari penyelidikan lebih lanjut oleh otoritas lokal, 3 kasus Covid-19 yang baru dikonfirmasi ini, telah melakukan kontak dengan setidaknya 199 orang selama beberapa hari terakhir.

Lebih lengkap


Presiden Jokowi meminta pengujian cepat & rencana darurat dalam penanganan Covid-19

19 Maret 2020

Presiden Joko Widodo telah meminta untuk melakukan tes cepat untuk infeksi Sars-CoV-2 di seluruh area negeri.

“Saya meminta tes cepat untuk dilakukan di seluruh Indonesia untuk deteksi dini infeksi,” presiden mengumumkan saat pertemuan di Jakarta. “Saya juga ingin lebih banyak test kit untuk didistribusikan ke laboratorium medis dan lebih banyak laboratorium [untuk dipersiapkan] untuk melakukan tes.”

"Rumah sakit harus menentukan siapa yang dapat mengisolasi diri di rumah dan siapa yang memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit," tambahnya.

"Saya menginstruksikan rumah sakit untuk membentuk rencana darurat yang jelas sementara kami mempercepat pembangunan rumah sakit COVID-19 di Pulau Galang, Kepulauan Riau," kata presiden.


Statistik Corona untuk Bali - 17 Maret

17 Maret 2020

Satuan Tugas Pencegahan COVID-19 mewakili Pemerintah Provinsi Bali telah memperbarui jumlah pasien yang dicurigai menderita COVID-19 di provinsi Bali. Per Selasa, sebanyak 78 orang telah menjalani tes lab dan dirawat, sementara hanya 1 pasien sejauh ini, yang terdiagnosa positif CoVid-19. Informasi ini disampaikan saat konferensi pers di Jayasabha, Denpasar.

tambah


Surat Resmi dari Gubernur Bali 7194, 16 Maret 2020

Surat Resmi dari Gubernur Bali 7194, 16 Maret 2020

tambah

Kegiatan Belajar-Mengajar di Sekolah Dihentikan Sementara Karena COVID-19, Dimulai dari Hari Ini

Pemerintah Provinsi Bali akhirnya memutuskan untuk menunda semua kegiatan pendidikan selama dua minggu kedepan. Dimulai hari ini, Senin, 16 Maret 2020. Keputusan ini diambil setelah pertemuan Satgas Penanganan COVID ke-19 yang diadakan pada Minggu malam, 15 Maret 2020.

Sekretaris Provinsi Bali, Dewa Made Indra menyatakan untuk sekolah tingkat dasar hingga menengah termasuk sekolah kejuruan, dan sekolah sejenis ditutup dari 16 Maret hingga 30 Maret 2020 untuk meminimalkan kemungkinan penyebaran virus melalui kegiatan di sekolah. "Proses belajar mengajar dilakukan di rumah menggunakan media pembelajaran digital / online," tambahnya. Tetapi ada pengecualian untuk siswa kelas 12 di sekolah kejuruan, karena mereka masih perlu melanjutkan prosesi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sesuai jadwal dari Senin, 16 Maret 2020 hingga Kamis, 19 Maret 2020.

Selain itu, tidak hanya untuk sekolah namun peraturan ini juga berlaku untuk sebagian besar kantor layanan pemerintah. Untuk aparatur sipil negara di eselon 2, 3 dan 4 diharapkan bekerja di kantor dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. "Untuk staf / pelaksana dapat bekerja di rumah dan mengirim laporan harian mengenai pekerjaan mereka ke kepala departemen masing-masing," jelasnya.

tambah


Update on no. of Cases

14th March 2020
As reported in the Bali Post, the government has updated the number of COVID-19 positive patients in Indonesia - to 96. Government Spokesman for Corona Virus Handling, Achmad Yurianto, said that until Saturday (3/14) afternoon there were 96 positive cases of COVID-19. "Today's update, the number of positive cases totals to 96 per day today from the last yesterday we reported 69, now to 96. "

tambah


Bali akan membatasi kegiatan yang melibatkan pertemuan kelompok

13 Maret 2020
Gugus Tugas Penyakit Virus Corona di Provinsi Bali mengadakan pertemuan di Kantor Gubernur Bali, Jumat (13/3). Dalam pertemuan yang melibatkan semua anggota Satgas dari unsur Polda Bali, Kodam, Korem, pemerintah daerah, organisasi termasuk industri pariwisata, lembaga kesehatan, serta kabupaten / kota sepakat menerapkan 5 langkah baru.


tambah


Gubernur Bali mengambil persiapan lebih lanjut untuk memerangi Virus Corona

(Tanggal: Jumat 13th 2020, Bali)
Dalam Rapat Paripurna DPRD Gubernur Bali, I Wayan Koster, menyampaikan bahwa pemerintah siap dan telah menerapkan upaya kuat untuk mencegah penyebaran virus corona yang tidak terkendali. Dia menyatakan, bahwa Bali secara ekonomi dan dari segi infrastruktur siap mengatasi wabah virus.

Dia menambahkan bahwa dia akan mengumpulkan semua delegasi dari setiap rumah sakit di Bali untuk membahas lebih lanjut tentang bagaimana menangani pasien dan untuk memastikan ketersediaan ruang isolasi di beberapa rumah sakit yang telah ditunjuk untuk menerima rujukan pasien yang terinfeksi virus corona. "Secara total, ada sekitar 44 kamar yang akan disiapkan sebagai tempat isolasi .... Sejauh ini jumlah infeksi masih kecil dan masih dapat dikelola di Rumah Sakit Sanglah." kata Gubernur.

Saat ini Rumah Sakit Sanglah memiliki empat ruang isolasi yang telah dikembangkan menjadi 18 kamar. Kamar tambahan tersedia di Rumah Sakit Tabanan, Rumah Sakit Sanjiwani, Gianyar, dan Rumah Sakit Buleleng. Lebih banyak ruang isolasi sekarang sedang dipersiapkan juga di Rumah Sakit Bali Mandara dan Rumah Sakit Universitas Udayana PTN.

Koster juga menambahkan, kebutuhan akan dukungan medis dari para dokter, perawat, serta fasilitas untuk keselamatan pribadi para dokter dan dukungan medis, sedang dikoordinasikan oleh Sekretaris Provinsi Bali yang juga ditunjuk sebagai Ketua Gugus Tugas Penyakit CoronaVirus, Dewa Made Indra.

Lebih lanjut beliau menyampaikan "Kami menyarankan masyarakat untuk tetap tenang, pemerintah sedang bekerja untuk mengatasi kasus ini sesuai dengan prosedur standar yang ditetapkan oleh pemerintah pusat," kata Gubernur.



Pemerintah Menghapuskan Pajak Penghasilan selama Enam Bulan untuk Mendukung Perekonomian Nasional selama Masa Krisis Covid-19

(Jakarta 12 Maret 2020)

Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati mengumumkan bahwa Indonesia akan memberikan pembebasan pajak enam bulan untuk karyawan, produsen, dan importir, dimulai segera setelah bulan depan (April), sebagai bagian dari langkah pemberian stimulus fiskal kedua untuk membantu mendukung dan merangsang perkembangan ekonomi yang telah sangat dipengaruhi oleh krisis wabah korona.

Sri Mulyani menambahkan pemerintah akan menangguhkan pemungutan pajak penghasilan karyawan, yang juga dikenal sebagai PPh 21. Kantor pajak kementerian akan menghapuskan pajak penghasilan yang dibayarkan setiap bulan (PPh 25) oleh para pengusaha di sektor manufaktur.

Indonesia dan khususnya Bali, yang perekonomiannya bergantung pada pariwisata telah terpukul oleh krisis korona. Larangan masuk bagi warna negara Tiongkok sangat berpengaruh besar bagi perekonomian Bali, karena Turis Tiongkok sekarang merupakan kelompok terbesar yang berkunjung ke Pulau Dewata, sedangkan orang Australia sekarang berada di urutan kedua.

Ibu menteri sebelumnya telah memproyeksikan bahwa ekonomi terbesar di Asia Tenggara dapat melihat pertumbuhannya melambat menjadi 4,70 persen pada kuartal ini, dari laju 4,97 persen pada kuartal terakhir karena wabah Covid-19 mengganggu ekonomi China, mitra dagang terbesar Indonesia. Negara ini, kini telah mengkonfirmasi 34 kasus korona, dengan satu kematian yang terjadi di Bali.

Selain itu, pasar saham Indonesia menghentikan perdagangan selama 30 menit pada hari Kamis 13 Maret, pertama kalinya sejak pasar memasang pemutus sirkuit 5 persen untuk memperlambat penjualan panik di tengah kekhawatiran merebaknya Covid-19 yang meluas di negara ini.
Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan perdagangan pada pukul 3:33 malam. waktu setempat setelah indeks turun lebih dari 5 persen ke level terendah sejak Juni 2016.


Indonesia telah mengkonfirmasi kematian pertama yang terkait dengan Covid-19 di Bali --- (11 Maret)

Seorang turis asal Inggris berusia 53 tahun telah menjadi korban meninggal pertama Indonesia karena virus corona. Dia meninggal pada hari Rabu, 11 Maret 2020 sekitar pukul 02:00 dini hari setelah tiga hari perawatan di rumah sakit. Ketua gugus tugas COVID-19 Bali, Dewa Made Indra menyatakan, “Hari ini, pagi-pagi sekali, jam 2:45 pagi, seorang warga negara asing yang dirawat di Rumah Sakit Sanglah meninggal,” dalam sebuah konferensi pers di Denpasar pada hari Rabu. Indra menambahkan, “Karena pasien ini meninggal di ruang isolasi, di bawah pengamatan, kami mencoba untuk mendapatkan konfirmasi dari Jakarta. Kami belum menerima hasil tes laboratoriumnya. Setelah menelepon kementerian, kami diberi tahu bahwa pasien yang meninggal adalah Kasus 25, yang dinyatakan positif COVID-19 kemarin. " Bapak Achmad Yurianto, juru bicara pemerintah Indonesia untuk COVID-19 menyatakan, “Pasien memiliki penyakit parah termasuk diabetes, hipertensi, hipertiroid dan penyakit paru-paru, sehingga coronavirus bukanlah penyebab utama (kematian pasien), tetapi kondisinya semakin buruk. ” Dia tiba di Bali pada tanggal 29 Februari namun lolos terhadap sensor termal di bandara, tetapi beberapa hari kemudian dia mulai menampakkan gejala yang konsisten dengan virus corona dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Sanglah. Sementara itu, John Nickell, seorang juru bicara dari Kantor Luar Negeri dan Persemakmuran Inggris memberikan dukungannya kepada keluarga almarhum "Simpati dan belasungkawa kami bersama keluarganya pada saat yang sulit ini," dan menambahkan bahwa korban sempat berada di Bali. Pemerintah provinsi Bali telah menugaskan lima rumah sakit untuk menangani kasus infeksi virus corona. Rumah Sakit Umum Sanglah di Denpasar, Rumah Sakit Umum Sanjiwani di Kabupaten Gianyar, Rumah Sakit Umum Tabanan, Rumah Sakit Universitas Udayana dan Rumah Sakit Umum Bali Mandara. "Kami menyarankan masyarakat untuk tidak khawatir, dan tidak panik karena Pemerintah Provinsi Bali telah menerapkan sistem yang tepat dengan standar WHO," Imbuh Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati. Sejak deteksi dua kasus COVID-19 pertamanya minggu lalu, Indonesia memiliki total 34 kasus hingga Kamis pagi.


Beberapa Negara Ditambahkan dalam Daftar Larangan Masuk Sementara ke Bali - Indonesia karena COVID-19

Kementerian Luar Negeri Indonesia telah mengumumkan larangan sementara bagi para wisatawan yang memiliki sejarah perjalanan dari daerah yang terdampak virus corona di beberapa negara: Iran, Korea Selatan dan Italia dalam 14 hari terakhir ini.

Larangan ini secara resmi mulai berlaku sejak hari Minggu, 8 Maret, 2020 (00:00 Waktu Bali). Kebijakan ini akan mempengaruhi wisatawan yang memiliki riwayat perjalanan ke:
  • Iran: Teheran, Qom dan Gilan
  • Italia: Lombardi, Venetto, Emilia-Romagna, Marche dan Piedmont
  • Korea Selatan: Daegu dan Gyeongsangbuk-do

Wisatawan dari daerah/ kota lain dari ketiga negara terdampak tersebut diatas masih diperbolehkan untuk memasuki Bali / Indonesia dengan memberikan surat keterangan sehat yang diterbitkan oleh lembaga kesehatan resmi yang ditunjuk oleh Kedutaan Besar Indonesia di negara mereka (wajib). Sertifikat ini harus ditunjukkan pada saat check-in di bandara. "Tanpa sertifikat kesehatan, wisatawan akan ditolak masuk atau transit di Indonesia," imbuh menteri saat konferensi pers di Jakarta, Sabtu, 7 Maret 2020.

Silakan hubungi Kedutaan Besar atau Konsulat Indonesia untuk informasi resmi di negara Anda jika berencana untuk mengunjungi Bali atau pulau-pulau lain di Indonesia.

Larangan Berkunjung ke Bali - Indonesia Terkait Penyebaran Virus Corona

(5 Feb 2020)

Pemerintah telah mengumumkan untuk menangguhkan semua penerbangan dari Bali ke Cina mulai Rabu 5 Februari 2020. Sejak itu tidak ada turis Tiongkok yang diizinkan untuk mengunjungi Indonesia lagi. Selain itu Indonesia juga kian semakin menutup perbatasannya untuk pengunjung yang datang dari daerah tertentu di Korea Selatan, Italia, dan Iran. "Demi keselamatan bersama, Indonesia melarang masuk dan transit para wisatawan yang dalam 14 hari terakhir mengunjungi [negara-negara tersebut]," kata Retno.

Meskipun, tidak ada wabah Corona yang signifikan di Indonesia (hanya 4 kasus yang dikonfirmasi hingga 6 Maret 2020), atau di Bali (tidak ada kasus yang dilaporkan), jumlah pengunjung yang datang ke Bali telah berkurang karena wacana larangan berkunjung dari Cina, Italia dan negara-negara lain .

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan di Jakarta, para wisatawan dari Teheran, Qom dan Gilan di Iran, Lombardi, Veneto, Emilia Romagna, Marche dan Piedmont di Italia, dan Daegu serta Gyeongsangbuk-do di Korea Selatan dilarang memasuki Indonesia.

Pihak berwenang Indonesia telah memerintahkan prosedur pencegahan untuk mencegah mewabahnya Virus Corona di Bali dan di seluruh Indonesia, yang harus dilakukan di 135 titik masuk dan keluar termasuk bandara internasional, pelabuhan laut dan daerah perbatasan. Pemerintah memasang pemindai termal dan pos pemeriksaan kesehatan untuk memeriksa para wisatawan yang mungkin terinfeksi virus korona.


Dampak Wabah Virus Corona untuk Bali - Indonesia --- 5 Feb

(5 Feb 2020)
Menurut Pernyataan Pers terakhir No. 44 / SP / II / BKIP / 2020 dari Kementerian Perhubungan Indonesia, semua wisatawan dari Republik Rakyat Cina harus kembali ke negara asal mereka paling lambat pada hari Rabu 5 Februari 2020, 00:00 WITA. "Karena itu, kami ingin menyampaikan simpati kami yang terdalam dan mengirimkan doa kepada semua orang yang terkena dampak wabah Corona", Ujar perwakilan dari Kemenhub..

Karena Wabah Virus Corona, semua penerbangan antara Cina dan Bali akan ditangguhkan pada tanggal 5 Februari 2020 pukul 00:00, hingga waktu yang belum ditentukan, hingga ulasan berikutnya dari Kementerian Perhubungan Indonesia akan secara resmi diterbitkan. Hanya penumpang yang memegang tiket valid diminta untuk pergi ke bandara.

Dengan hampir 6 juta turis asing datang ke Bali setiap tahun, wisatawan Tiongkok adalah kelompok terbesar kedua setelah warga Australia. Hampir 100.000 pengunjung Tiongkok datang ke Bali setiap bulan. Banyak bisnis lokal sangat tergantung pada segmen pariwisata ini. Sejauh ini pemerintah telah mencatat pembatalan 50-60% setelah peringatan perjalanan dirilis.
Wabah Virus Corona pasti akan berdampak besar bagi banyak bisnis pariwisata di seluruh Bali. Namun, kini ketersediaan masker wajah juga mulai susah ditemukan di Bali.

Menurut Departemen Kesehatan Indonesia, puluhan terduga pembawa Virus Corona telah diuji secara klinis di rumah sakit-rumah sakit besar di seluruh Indonesia, termasuk 3 wisatawan di Bali yang dikirim ke Rumah Sakit Umum Sanglah. Semua tes negatif, tidak ada pasien yang terinfeksi dengan Virus Corona pada hari Senin, 2 Februari 2020.

Surat Pernyataan Resmi tentang Virus Corona di Bali (2 Februari)

Surat Pernyataan Resmi tentang Virus Corona di Bali (2 Februari)