Corona Virus Bali Indonesia Berita


Bali memasuki fase kedua era baru protokol tatanan kehidupan normal

27 Juli 2020 - Fase baru "Era Baru Protokol Orde Kehidupan" akan dimulai dalam empat hari, 31 Juli 2020. Berdasarkan surat keputusan yang ditandatangani oleh Gubernur Bali I Wayan Koster, wisatawan domestik dari pulau-pulau lain di Indonesia akan diizinkan untuk mengunjungi Bali dengan tujuan pariwisata. Namun, hingga hari ini pembaruan resmi mengenai peraturan khusus untuk pengunjung yang akan datang belum dirilis. Pengunjung masih harus mengikuti persyaratan penerbangan domestik: ID Card, PCR atau Rapid-Test Certificate (berlaku selama 14 hari), pendaftaran online di https://cekdiri.baliprov.go.id/ dan mengisi Health Alert Card / HAC.

Koster menjelaskan setelah pertemuan online dengan Menteri Kelautan dan Investasi Koordinator Luhut Pandjaitan bahwa saat ini persiapan besar-besaran sedang dilakukan di setiap tingkat departemen pariwisata dari desa hingga ke provinsi. “Saat ini, sosialisasi sedang dilakukan ke level terendah untuk bisnis pariwisata. Selain itu, proses sertifikasi juga terus dilakukan untuk semua bisnis pariwisata yang akan membuka kegiatan bisnis mereka, baik itu tempat wisata, restoran, hotel dan tujuan wisata lainnya, harus diperiksa, " jelas Gubernur.
 
Sementara di saluran Youtube-nya, Luhut menjelaskan, “Pada hari Rabu, saya akan berkoordinasi dengan Menteri Pariwisata (Wishnutama), untuk membuka kembali pariwisata di Banyuwangi. Kemudian, kita akan membuka kembali Bali pada tanggal 30, dan kemudian beberapa daerah lain. " Menyusul pernyataannya, mantan jenderal angkatan darat ini juga menyebutkan bahwa akan diperlukan setidaknya satu tahun bagi sektor pariwisata Indonesia untuk dapat pulih sepenuhnya dari berbagai dampak pandemi yang sedang berlangsung.

tambah


Pembaruan Imigrasi: Izin Tinggal untuk orang asing di Normal Baru

23 Juli 2020 - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, melalui Direktorat Jenderal Imigrasi telah menerbitkan peraturan baru tentang visa izin tinggal bagi Warga Negara Asing (WNA).

Orang asing dengan pembebasan visa (BVK) kini dapat mengirimkan teleks Visa Kunjungan atau teleks Visa Tetap Terbatas online. Dengan cara ini, Anda dapat mengajukan permohonan untuk ITK atau ITAS setelah membayar biaya Visa PNBP ke Kantor Imigrasi setempat tanpa meninggalkan Indonesia dan tanpa mengajukan permohonan visa kepada kedutaan Indonesia di luar negeri. Hal serupa juga berlaku untuk pemegang ITAS dan ITAP.

Baca informasi selengkapnya pada pengumuman berikut


Beberapa tempat wisata di Bali akan dibuka kembali minggu ini: Tanah Lot, Kebun Raya Bali dan Jatiluwih

20 Juli 2020 - Tahap pertama "Era Baru Protokol Orde Kehidupan" di Bali sudah hampir berakhir pada akhir bulan ini. Kehidupan sehari-hari di pulau dwwata mulai terlihat kembali normal; tetapi tentu saja, setiap orang harus tetap mematuhi penerapan peraturan "normal baru" untuk menghentikan penyebaran Covid-19.

Banyak restoran, hotel, mal, dan bisnis modern lainnya telah secara ketat memberlakukan beberapa langkah seperti menyediakan wastafel untuk mencuci tangan, memeriksa suhu tubuh di setiap pintu masuk dan melarang pengunjung masuk jika mereka tidak mengenakan masker. Bahkan beberapa tempat telah menyediakan panel tanpa sentuh di gerbang parkir dan lift, juga mengharuskan pengunjung mendaftarkan diri secara online melalui aplikasi sebelum memasuki venue. Banyak poster untuk mengingatkan kita menjaga jarak sosial telah dipasang di setiap sudut, plester merah di bangku atau meja di food court juga telah menjadi pemandangan umum sebagai tanda untuk tidak dipergunakan.

Sejak 9 Juli 2020, beberapa tempat wisata telah dibuka untuk pengunjung lokal seperti Bali Safari and Marine Park, Pantai Jimbaran, Pantai Kuta, dan Pantai Mertasari. Senang sekali melihat jalan Kuta akhirnya dipadati sepeda motor parkir dan beberapa mobil lalu lalang setelah beberapa bulan terakhir Kuta telah berubah menjadi sebuah kota mati. Sayangnya, banyak bisnis di sepanjang jalan Legian masih belum kembali beroperasi hingga saat ini.

tambah

Pembaruan imigrasi: Bagi pemegang ITAS, ITAP, ITK, MREP, dan Izin Tinggal Darurat

13 Juli 2020 - Direktorat Jenderal Imigrasi Indonesia telah memperbarui beberapa peraturan seputar kebijakan perjalanan di tengah wabah Covid-19 yang sedang berlangsung. Informasi ini telah dibagikan di akun resmi sosial media @ditjen_imigrasi dan diberlakukan mulai hari ini 13 Juli 2020 hingga pemberitahuan lebih lanjut.

  1. Pemegang Visa Gratis (pembebasan visa) yang telah diberikan izin tinggal darurat diharuskan meninggalkan Indonesia tidak lebih dari 30 hari, sejak 13 Juli 2020. Jika tidak, Anda akan dikenakan Sanksi Administratif oleh pihak Imigrasi.
  2. Pemegang Visa Saat Kedatangan (VoA - B213) yang telah diberikan izin tinggal darurat kini dapat memperpanjang Visa Kedatangan Anda mulai 13 Juli 2020, hingga batas waktu 30 hari dari masa tenggang. Jika Anda tidak mematuhi ketentuan, Anda akan dikenakan Sanksi Administrasi oleh pihak Imigrasi.
  3. Pemegang Izin Tinggal Pengunjung (ITK - Kode 2B21, 2B11, D212) yang telah diberikan izin tinggal darurat kini dapat memperpanjang izin substantif Anda dengan batas waktu 30 hari masa tenggang terhitung mulai 13 Juli 2020. Anda juga dapat mengubah izin Anda dari Izin Pengunjung untuk Izin Tinggal. Jika Anda tidak mematuhi ketentuan, Anda akan dikenakan Sanksi Administrasi oleh pihak Imigrasi.
  4. Pemegang Visa Tinggal Terbatas (ITAS) dan Izin Tinggal Tetap (ITAP) yang masih berlaku dan saat ini sedang berada di wilayah Indonesia kini dapat mengajukan...

Baca artikel selengkapnya


Bali bersiap untuk menyambut wisatawan internasional bulan September mendatang

6 Juli 2020 - I Wayan Koster, Gubernur Bali telah mengumumkan rencana untuk melanjutkan semua kegiatan di pulau dewata dalam sebuah dekrit dengan nomor 3355 tahun 2020 yang disebut "Protokol Era Baru Kehidupan". Gubernur menjelaskan tiga tahap pembukaan kembali pulau Bali setelah menghadiri sebuah upacara keagamaan pada hari Minggu di pura Besakih.

Tahap I
Pada 9 Juli 2020, sesuai arahan yang telah diberikan oleh Satuan Tugas Nasional untuk Percepatan Penanganan Covid-19 di Indonesia, penerapan tatanan kehidupan normal baru terbatas pada industri kesehatan, kantor pemerintah, kegiatan kebudayaan & keagamaan, keuangan , manufaktur, perdagangan, logistik, transportasi, koperasi, UMKM, pasar tradisional, pasar modern, restoran, warung makan, pertanian, perkebunan, kelautan/ perikanan, peternakan, layanan publik dan sektor konstruksi. Namun, semua pelajar masih harus melanjutkan studi mereka dari rumah. Objek wisata diizinkan untuk terbuka bagi para warga Bali.

Tahap II
31 Juli 2020, (hanya jika tahap pertama berjalan baik) wisatawan domestik dari pulau lain di Indonesia diizinkan terbang untuk tujuan pariwisata. Wisatawan Indonesia dan orang asing yang kebetulan berada di Indonesia selama pandemi ini akan dapat mengunjungi tempat-tempat wisata di Bali seperti pantai, pura, air terjun, museum, dan kegiatan lainnya.

Tahap III
Pada akhir Agustus, Pemerintah Provinsi Bali akan mengevaluasi kembali rencana pembukaan perbatasan untuk wisatawan internasional pada 11 September 2020. Namun, imigrasi belum mengumumkan kapan proses pengajuan visa akan dibuka kembali; juga persyaratan kesehatan apa saja yang perlu disediakan (hasil Tes PCR atau lainnya).

tambah


Indonesia merencanakan kebijakan 'travel bubble' dengan keempat negara ini

15 Juni 2020 - Kementerian Luar Negeri dan Pariwisata Indonesia telah membahas beberapa poin penting tentang pembukaan kembali beberapa daerah tujuan wisata, termasuk Bali untuk sebuah program baru yang disebut 'travel bubble'. Istilah 'travel bubble' mengacu pada kesepakatan antara beberapa negara yang berhasil mencegah penyebaran virus Covid-19, serta memungkinkan satu sama lain untuk membuka perbatasan mereka dan melanjutkan kegiatan perjalanan atau wisata reguler di antara para negara anggota.

Ada empat negara yang ditargetkan pemerintah Indonesia untuk membangun 'travel bubble' antara lain: Australia, Jepang, Korea Selatan, dan Cina. Negara-negara ini dinilai atas pencapaian mereka dalam menangani pandemi dan telah memasuki fase baru yang disebut periode normal-baru. Australia dan Cina dinilai sangat penting untuk bisnis pariwisata Indonesia, khususnya untuk Bali. Lebih dari dua juta wisatawan datang dari kedua negara tahun lalu ke pulau dewata, sementara Jepang dan Korea Selatan telah menunjukkan tren peningkatan yang signifikan.

Beberapa negara telah mengimplementasikan program ini antara lain Lithuania, Estonia dan Latvia; mereka menamakan gagasan ini sebagai 'Baltic travel bubble'. Yunani, Jerman, Israel dan Siprus juga diharapkan berada di kelompok pertama untuk memungkinkan pengunjung dari negara-negara tetangga terdekat tanpa menjalani sesi karantina. Namun, bisa jadi beberapa orang akan dijadikan sample untuk beberapa pengujian acak.

Namun, para kritikus telah menyuarakan keprihatinan atas kebijakan pembukaan industri pariwisata yang dinilai prematur. Kasus Covid-19 yang dikonfirmasi di Indonesia belum menunjukkan tanda-tanda penurunan. Kepala Asosiasi Bali Tour and Travel Agencies (ASITA), I Ketut Ardana, menjelaskan bahwa industri pariwisata di pulau Bali dalam status waspada karena transmisi lokal virus corona masih dijumpai dibeberapa wilayah. Dia juga menyarankan pemerintah untuk lebih berhati-hati dalam memutuskan apakah dalam waktu dekat nantinya akan membuka kembali tujuan pariwisata di Bali (2/6). "Jika kita mengambil keputusan yang salah, dampaknya bisa sangat buruk bagi Bali," katanya. "Itulah sebabnya kita harus berhati-hati [dalam mengambil keputusan] dan lebih baik sabar menunggu sampai situasinya membaik."

tambah


Bali perlahan dibuka kembali dengan protokol normal baru

12 Juni 2020 - Sudah tiga bulan sejak Indonesia mengumumkan kasus pertama Covid-19 pada awal Maret. Semua agenda acara dan rencana liburan harus dibatalkan guna menghentikan penyebaran wabah virus korona. Bahkan acara paling penting di Bali, Nyepi yang selalu dirayakan dengan parade Ogoh-Ogoh pada malam Nyepi dibatalkan. Banyak turis yang mengunjungi pulau bali juga terpaksa harus kembali ke negara mereka masing-masing, dan mereka yang sudah merencanakan liburan ke Bali harus menunda rencana hingga peraturan terbaru terkait dengan pembatasan wisata ditiadakan. Hal ini berimbas pada mimpi buruk yang tak pernah terbayangkan sebelumnya bagi para penggiat bisnis pariwisata di Bali, terutama bagi mereka yang bekerja sebagai pekerja informal di perusahaan travel dan pariwisata seperti yang ditekuni oleh banyak orang Bali.

Tapi hari ini kita akhirnya bisa melihat sekilas harapan dimana beberapa aktivitas mulai dapat kembali normal di Indonesia, terutama di pulau dewata - Bali. Mal dan restoran sudah mulai dibuka kembali sejak beberapa hari terakhir dengan menerapkan protokol kesehatan. Mal Beachwalk di Kuta sekarang beroperasi dengan jam operasional baru mulai pukul 11.00 hingga 20.00 setiap hari, dan Mall Bali Galeria beroperasi mulai pukul 12.00 hingga 20.00 setiap hari. Salah satu klub pantai paling populer di Bali, Karma Beach Club juga dijadwalkan untuk dibuka kembali pada 20 Juni.

Orang-orang juga mulai mengunjungi beberapa pantai yang telah “dibuka” kembali oleh masyarakat setempat; meskipun gubernur Bali telah menekankan bahwa semua tempat wisata tidak boleh dibuka terlebih dahulu karena pemerintah pusat belum memberikan izin. Situasi ini sangat dimengerti karena semua orang telah tinggal di rumah mereka begitu lama, dan tidak diragukan lagi hal ini mempengaruhi kesehatan mental mereka.

Artikel selengkapnya


Bandara Bali menetapkan tes swab dan pendaftaran online untuk semua pengunjung mulai 28 Mei

26 Mei 2020 - Pengunjung domestik dan internasional yang berencana untuk mengunjungi Pulau Dewata harus terlebih dahulu menjalani tes swab Covid-19 dan mengisi semua informasi yang diperlukan di situs web administrasi resmi Bali. Meskipun pembatasan perjalanan sementara belum dicabut oleh imigrasi, ada sejumlah kalangan orang asing yang masih dapat memasuki Bali karena mereka memiliki KITAS, KITAP, Visa Diplomatik atau memenuhi syarat untuk melakukan beberapa pekerjaan penting di Indonesia. “Kami mendesak semua orang dan semua maskapai penerbangan untuk memastikan semua persyaratan telah dipenuhi sebelum terbang ke Bali, semua penumpang harus sudah memiliki hasil tes PCR yang menyatakan mereka negatif Covid-19. Dokumen tersebut harus diperiksa di bandara sebelum keberangkatan, ”kata Elfi Amir perwakilan dari otoritas Bandara Bali.

Protokol baru yang akan mulai diterapkan pada hari Kamis, 28 Mei 2020 ini adalah hasil dari surat yang diajukan oleh Gubernur Bali, I Wayan Koster kepada menteri transportasi pada hari Senin, 18 Mei. Gubernur meminta hasil tes swab (PCR) sebagai persyaratan wajib untuk memasuki Bali melalui bandara. Permintaan ini telah ditanggapi dengan cepat oleh menteri transportasi, yang diikuti oleh pertemuan virtual yang dihadiri oleh gugus tugas Covid-19 provinsi Bali, otoritas bandara Ngurah Rai dan beberapa perwakilan maskapai penerbangan.

Para pengunjung juga perlu mendaftarkan diri secara online di https://cekdiri.baliprov.go.id/, yang akan menghasilkan kode QR yang perlu ditunjukkan ketika membeli tiket sebagai bukti bahwa penumpang sehat.

Artikel selengkapnya


Bali mempersiapkan strategi pemulihan pariwisata

20 Mei 2020 - Otoritas Nasional dan Provinsi akhirnya sepakat untuk menyiapkan strategi pemulihan pariwisata setelah semua pembatasan dan penegakan hukum untuk mengurangi penyebaran COVID-19 telah sangat berimbas pada bisnis pariwisata Bali. Meski demikian, Presiden Indonesia - Jokowi, menyatakan bahwa pemerintah akan selalu menjunjung tinggi semua protokol kesehatan yang telah diberlakukan. Semua keputusan harus dibuat hati-hati dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi saat ini. “Jangan mengadu domba satu sama lain sebagai opsi. Hidup kita pastinya akan berubah dalam menghadapi pandemi. Hal inilah yang disebut dengan situasi normal baru [...], kehidupan baru tidak boleh diisi hanya dengan pesimisme; sebaliknya, kita perlu meningkatkan produktivitas dengan optimisme dengan tetap menjunjung tinggi berbagai upaya pencegahan. ” ungkap Jokowi di saluran YouTube resminya.

Sejalan dengan pemerintah pusat; Wakil gubernur Bali, Tjokorda Oka Arta Ardhana menyatakan bahwa provinsi Bali telah merencanakan untuk membangun "program klaster pariwisata", yang akan menjadi rencana untuk zona wisata eksklusif dengan protokol kesehatan tingkat tinggi. Dengan cara ini, wisatawan dapat disambut kembali tanpa risiko tertular COVID-19 ke penduduk setempat. “Kita bisa mulai dengan membuka Kompleks ITDC di Nusa Dua. Ini dapat dilakukan secara positif karena Nusa Dua terisolasi secara fisik, jauh dari daerah permukiman warga, dan dengan serangkaian fasilitas pendukung yang terpisah, ”kata Tjokorda Oka Arta Ardhana.

tambah


Kota Denpasar memberlakukan Batasan Kegiatan Masyarakat (PKM)

14 Mei 2020 - Seiring dengan jumlah infeksi Covid-19 yang terus meningkat di Denpasar, pemerintah Bali telah membuat rencana untuk memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM). Walikota Kota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra telah menandatangani kebijakan ini pada hari Rabu, 13 Mei 2020; dan dipastikan mulai aktif pada hari Jumat, 15 Mei 2020.

Pemerintah kota Denpasar memutuskan untuk memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat daripada pembatasan sosial skala besar (PSBB) yang telah diterapkan di beberapa wilayah lain di Indonesia karena pemerintah daerah mengharapkan ekonomi lokal tetap berjalan dengan baik. "Melalui PKM, orang tidak perlu menutup bisnis mereka. Semua kegiatan ekonomi terus berjalan dengan beberapa kondisi yang diberlakukan, "kata Dewa Gede Rai juru bicara gugus tugas COVID-19 Bali.

Untuk wisatawan asing dan ekspatriat yang tinggal di wilayah Denpasar diharapkan melaporkan ke Banjar setempat atau menghubungi manajer/ pemilik akomodasi. Dengan demikian, Anda dapat memperoleh informasi dan surat pernyataan lebih lanjut (jika dibutuhkan) sehingga Anda dapat tetap beraktivitas secara normal di Denpasar selama pembatasan ini berlaku hingga 14 Juni 2020. Di masa mendatang, pemerintah daerah akan mengevaluasi peraturan ini jika perlu diperluas ke fase lain.

tambah

Kabar terkini: peraturan imigrasi Indonesia terbaru terkait COVID-19

11 Mei 2020 - Dirjen Imigrasi Indonesia telah menginformasikan beberapa peraturan terbaru melalui website resmi dan akun sosial media; Bagi orang asing pemegang Izin Tinggal Terbatas (KITAS)/ Izin Tinggal Tetap (KITAP) yang  KITAS/KITAP dan Izin Masuk Kembali sudah habis masa berlakunya dan masih berada di luar negeri, kini dapat kembali memasuki wilayah Indonesia. Informasi ini tertuang dalam PERMENKUMHAM NO. 11 TAHUN 2020 tentang pelarangan sementara orang asing masuk wilayah republik indonesia - Pasal kelima “Orang Asing pemegang Izin Tinggal Terbatas atau Izin Tinggal Tetap yang telah berakhir dan/atau tidak dapat diperpanjang, dilakukan penangguhan dengan diberikan Izin Tinggal keadaan terpaksa secara otomatis tanpa mengajukan permohonan ke kantor imigrasi.”

Namun demikian, para pengunjung masih perlu menyediakan beberapa persyaratan dan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku selama wabah Covid-19:

  1. Memiliki surat keterangan sehat dalam bahasa inggris dari otoritas kesehatan di masing-masing negara;
  2. Telah berada 14 (empat belas) hari di wilayah/negara yang bebas virus Covid-19;
  3. Menyetujui surat pernyataan untuk bersedia masuk karantina selama 14 (empat belas) hari yang dilaksanakan oleh pemerintah Republik Indonesia.

Berita baik lainnya bagi mereka yang telah memperoleh persetujuan visa (visa telex) atau telah diberikan visa tetapi telah kedaluwarsa karena pembatasan perjalanan atau tidak tersedianya transportasi umum selama pandemi; Direktorat Jenderal Imigrasi telah menyatakan untuk secara otomatis memvalidasi ulang visa Anda.

Baca Artikel Lengkapnya


Ragam sanksi menanti mereka yang tidak menggunakan masker di tempat umum

28 April 2020 - Mengikuti instruksi dari presiden Indonesia dan gubernur Bali (5/4/2020) tentang kewajiban untuk menggunakan masker ketika bepergian keluar rumah, banyak desa atau banjar di semua wilayah di Bali mulai membuat pos pemeriksaan covid-19 di pintu masuk desa. Pecalang dan pihak berwenang setempat disiagakan untuk memeriksa setiap orang yang melewati desa. Tidak hanya memastikan semua orang memakai masker, namun beberapa juga melakukan tes cepat pada suhu tubuh menggunakan termometer.

Banyak toko, apotek, pasar tradisional, dan restoran bahkan memasang tanda "Tanpa Masker, Dilarang Masuk". Namun, ada beberapa orang yang masih saja bandel tidak mengenakan masker di jalan atau pasar. Hukuman untuk pelanggaran ini bervariasi tergantung pada kebijakan masing-masing banjar, beberapa tidak diijinkan untuk meneruskan perjalanan/ kegiatan dan dipaksa pulang ke rumah, push-up, layanan publik (membersihkan desa) dan bahkan harus menyerahkan sejumlah beras ke banjar.

Denpasar, Badung, Bangli, Buleleng, dan Gianyar saat ini adalah kabupaten dengan jumlah infeksi Covid-19 tertinggi. Pada hari Senin, 27 April 2020; Ada 193 kasus Covid-19 yang dikonfirmasi di Bali, 4 kematian, 108 kasus aktif dan 81 orang yang sudah sepenuhnya pulih.


Tranportasi ditangguhkan selama masa larangan mudik Covid-19

24 April 2020 - Semua moda transportasi dari dan ke daerah yang terdaftar dalam pembatasan sosial skala besar (PSBB) akan di tangguhkan. Kementerian Perhubungan merespons larangan 'mudik' yang ditetapkan oleh Presiden Indonesia, Jokowi dengan membatalkan semua perjalanan komersil bagi penumpang mulai hari ini, Jumat (24 April 2020), 00:00 WIB. “Larangan ini akan berlaku untuk semua jenis transportasi publik dan pribadi melalui udara, laut, darat dan kereta api, kecuali untuk kendaraan yang membawa pemimpin lembaga negara, kendaraan polisi dan militer, ambulans, truk pemadam kebakaran, mobil jenazah dan kendaraan mengangkut pasokan logistik, kebutuhan pokok dan obat-obatan, ” ujar Adita Irawati, juru bicara Kementerian Perhubungan. Langkah ini perlu diambil untuk mencegah masyarakat untuk berpartisipasi dalam tradisi 'mudik' (eksodus) guna meminimalisir penyebaran COVID-19.

Kementerian transportasi udara telah mengkonfirmasi semua penumpang penerbangan domestik dan luar negeri - baik penerbangan komersial maupun carter - akan ditangguhkan mulai Jumat tengah malam (00:00 WIB) hingga 1 Juni 2020. Namun, bandara akan tetap beroperasi untuk melayani transportasi kargo udara dan pesawat dengan penerbangan tertentu. izin.

Kementerian transportasi darat juga telah mengkonfirmasi tol, jalan nasional dan provinsi akan tetap dibuka. Namun, pos pemeriksaan akan didirikan di beberapa lokasi, dijaga oleh polisi dan personel militer serta pejabat kementerian. Pembatasan transportasi darat akan berlaku hingga 31 Mei 2020. Kementerian kereta api juga telah mengkonfirmasi bahwa semua layanan akan ditangguhkan hingga 15 Juni 2020. Sementara transportasi laut akan ditangguhkan hingga 8 Juni 2020.

Baca artikel lengkapnya


Jokowi secara resmi melarang 'mudik' efektif dimulai pada hari Jumat, 24 April

22 April 2020 - Di awal bulan ini Presiden Indonesia Joko Widodo hanya mengeluarkan himbauan kepada rakyat Indonesia untuk tidak berpartisipasi dalam mudik tahunan menjelang lebaran dan melarang semua pegawai pemerintahan untuk mudik. Sebuah skenario tentang kemungkinan menetapkan hari libur nasional di akhir tahun agar sebagai kompensasi hari libur lebaran juga dibahas di kalangan para Dewan Perwakilan Rakyat dan para menteri. Keputusan ini akhirnya dibuat setelah meninjau survei Kementerian Perhubungan yang menunjukkan bahwa 24 persen responden berencana untuk pulang. Survei yang sama juga menunjukkan bahwa sekitar 7 persen responden sudah pergi dalam perjalanan mudik. "Berdasarkan penelitian lapangan dan survei yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan, kami menemukan bahwa 68 persen orang telah memutuskan untuk tidak mudik tahun ini, sementara 24 persen masih bersikeras untuk pergi dan 7 persen diantaranya sudah pergi, [...] Itu berarti kita masih memiliki persentase yang sangat besar [dari orang-orang yang akan berpartisipasi dalam mudik]. Jadi saya ingin mengumumkan bahwa kita akan melarang mudik tahun ini. " ungkap Jokowi dalam pertemuan Kabinet terbatas melalui telekonferensi pada hari Selasa.

Setiap tahun setidaknya ada  20 juta orang dari Jabodetabek, daerah pusat penyebaran wabah COVID-19 di Indonesia, melakukan perjalanan ke kota asal mereka untuk merayakan Idul Fitri bersama dengan keluarga. Pakar kesehatan masyarakat menyarankan, tradisi ini bisa menyebabkan penyebaran COVID-19 yang lebih buruk di seluruh Jawa dan pulau-pulau lain di Indonesia.

Baca artikel lengkapnya


Program pemulihan pariwisata Bali diharapkan akan dimulai pada akhir tahun 2020

22 April 2020 - Covid19 bisa jadi merupakan musibah terburuk yang pernah terjadi dalam sejarah bisnis pariwisata di Bali. Dampak negatif yang disebabkan oleh pandemi ini jauh lebih mengerikan daripada tragedi lain seperti pemboman Bali dan letusan Gunung Agung. Ketika Bali mengalami tragedi pemboman pada tahun 2002 dan 2005, tingkat hunian hotel turun hingga 20 persen, sementara pada saat letusan Mt. Agung tingkat hunian semua akomodasi di Bali Selatan masih bertahan di 60 persen - karena zona merah (berbahaya) hanya 12 KM dari Gunung Agung. Tetapi saat ini, tingkat hunian hotel bahkan lebih rendah dari 10 persen, yang otomatis berimbas pada lebih dari satu juta orang yang bekerja di sektor pariwisata kehilangan pekerjaan mereka. Ketua Asosiasi Hotel dan Restoran Indonesia atau PHRI Badung IGA Rai Suryawijaya menyampaikan "Sejak April, hampir 96 persen hotel sudah tutup, karena tidak ada kunjungan wisatawan lagi, jumlahnya bahkan akan terus meningkat hingga 100 persen, karena Wisman yang ada akan dipanggil pulang ke Negaranya masing-masing".

Namun, hampir semua anggota Asosiasi Hotel dan Restoran Indonesia di Bali setuju dengan keputusan Pemerintah untuk fokus menangani COVID-19 terlebih dahulu. “Kita saat ini adalah masa krisis, yang perlu kita fokus adalah penyembuhan korban COVID-19. Sehingga masyarakat bisa tenang, baru kehidupan bisa berjalan dengan baik,”  imbuh IGA Rai Suryawijaya.

Meskipun demikian, IGA Rai Suryawijaya juga menyinggung perihal program pemulihan untuk bisnis pariwisata Bali yang diharapkan akan dimulai pada akhir tahun. Dia berharap pariwisata Bali dapat dibuka kembali untuk para wisatawan saat liburan Natal dan tahun baru 2021. Selain itu, Presiden Indonesia Joko Widodo juga telah menyampaikan bahwa bisnis pariwisata pasti akan kembali normal lagi pada tahun 2021. Wisatawan kemungkinan besar akan memperpanjang waktu liburan mereka setelah bosan berada di rumah selama karantina pandemi Covid19.

Baca artikel lengkapnya


Tanya Jawab: Informasi Peraturan Keimigrasian terkait COVID-19

14 April 2020 - Direktorat Jenderal Imigrasi Indonesia telah merilis banyak kebijakan baru sebagai respons terhadap wabah Covid-19. Semua pengunjung asing untuk sementara dibatasi untuk masuk dan transit melalui wilayah Indonesia. Aplikasi Visa Indonesia di Kedutaan Besar atau Konsulat Indonesia juga telah ditutup sementara. Dan hanya melayani Visa Diplomatik, aplikasi Visa Resmi / Layanan atau seseorang yang terlibat dengan pekerjaan penting di Indonesia untuk Proyek Strategis Nasional.

Izin Tinggal Darurat juga secara otomatis diberikan bagi mereka yang terjebak di Bali atau daerah lain di Indonesia dan tidak dapat kembali ke negaranya. Kami menerima banyak email tentang hal ini khusus ini, silakan temukan jawaban untuk pertanyaan Anda di FAQ tentang Informasi Peraturan Keimigrasian terkait COVID-19 di bawah ini.

Baca artikel lengkapnya

Dampak COVID-19 pada Bisnis Pariwisata di Bali & Indonesia

9 April 2020 - Bisnis di berbagai sektor di seluruh dunia sedang menghadapi salah satu masa tersulit saat ini ditengah wabah pandemi Covid-19. Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Bali kini sedang sibuk mengumpulkan data para pekerja yang terkena dampak di seluruh pulau Dewata. Sejauh ini, ada sekitar 17 ribu pekerja yang telah diberhentikan, sebagai akibat dari penutupan sementara untuk bisnis perhotelan di Bali (hotel, restoran, travel dan tempat wisata).

Ketua Asosiasi Hotel Bali (BHA) I Made Ricky Darmika Putra menjelaskan beberapa hal mengenai situasi terkini dalam wawancaranya dengan Antara "Saat ini, hampir semua hotel dan restoran di Bali ditutup sementara untuk satu hingga dua bulan ke depan, sekalian melihat situasi terkini,". Beberapa hotel masih beroperasi, tetapi dengan tingkat hunian yang sangat rendah bahkan di bawah 10 persen. Sementara itu, restoran yang masih beroperasi juga merevisi jam operasionalnya lebih pendek dan hanya menyediakan layanan delivery dan take-away, tanpa konsep dine-in (makan ditempat) mengikuti instruksi dari pemerintah pusat. Beliau juga menyarankan semua pemilik bisnis "Kami berharap semua General Manager dan pemilik hotel sebisanya menghindari PHK (pemutusan hubungan kerja). Sembari, tetap berdoa situasi ini segera pulih."

Baca artikel lengkapnya


Wacana 3 hari ‘Sipeng Nyepi’ secara resmi dibatalkan

8 April 2020 - Setelah sempat menjadi berita viral di banyak media selama beberapa hari terakhir, akhirnya rencana 'Sipeng Nyepi' (18, 19, 20 April) yang diprakarsai oleh Dewan Desa Adat Bali dibatalkan secara resmi. Wacana ini telah menyebabkan banyak pro dan kontra di antara banyak kalangan di Bali, beberapa orang menganggap tidak tepat untuk menyebut acara ini sebagai 'Nyepi', sementara yang lain berpikir bahwa keputusan ini akan tidak efektif karena transportasi & bandara akan tetap terbuka normal selama 3 hari tersebut , dan alasan sensitif lainnya terkait dengan mereka yang bekerja sebagai pekerja harian, khawatir tentang pasokan dasar bagi keluarga selama Nyepi. “Tidak lagi ada istilah Bali Sipeng, tetapi kami menghimbau agar masyarakat Bali melakukan Yasa Kerthi, hening heneng, tinggal di rumah masing-masing, kecuali ada urusan mendesak,” kata kepala Majelis Desa Adat Bali.

Dalam pertemuan antara PHDI (Konstitusi agama Hindu Dharma tertinggi di Bali) dan MDA (Majelis Desa Adat Bali) yang diadakan hari ini di Denpasar, beberapa poin lain juga dibahas terkait dengan upacara 'Peneduh Jagat' yang akan diadakan di Pura Agung Besakih pada 22 April. Upacara ini akan dihadiri hanya oleh para pemuka agama saja, semua orang Bali diharapkan untuk melakukan upacara di rumah mereka sendiri dan tetap tinggal di rumah masing-masing sesuai dengan arahan pemerintah.


Rencana “Nyepi” pada tanggal 18,19 dan 20 April akan dibahas oleh Dewan Desa Adat Bali dan otoritas terkait

7 April 2020 - Beberapa media online dan saluran televisi lokal Bali telah mengumumkan rencana untuk mengadakan Nyepi selama 3 hari pada bulan ini tanggal 18,19 dan 20 April. Namun kepala Dewan Desa Adat Bali, Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet telah menginformasikan bahwa hal ini masih belum final. "Itu baru sebatas rencana. Kami perlu rapatkan dulu . Tanggal 8 April ini kami putuskan hasilnya. Kalau jadi tentunya ada surat edaran resmi dari Majelis Desa Adat," Imbuhnya.

Sekadar informasi bahwa Nyepi ini akan berbeda dari Nyepi yang biasa semua orang Bali rayakan setiap tahun. Nyepi yang akan datang ini disebut 'Sipeng Nyepi' atau 'Eka Brata Penyepian (amati lelulungan)' yang berarti satu-satunya larangan yaitu bepergian ke luar rumah. Setiap orang masih dapat melakukan aktivitas normal di rumah, sembari menghaturkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar semua kondisi segera cepat kembali normal dengan listrik dan layanan internet tetap menyala dalam 3 hari ini.

Lebih lanjut, Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet juga menyebutkan bahwa rencana ini juga dapat dianggap sebagai wacana alternatif dalam mitigasi penyebaran wabah virus corona di Bali. Di antara para pemimpin spiritual kebijakan nyepi 3 hari ini diharapkan mampu memberikan kesempatan bagi 'Bhuta' (kekuatan negatif) untuk dapat berubah menjadi harmoni 'somya'. Dengan mengetahui hal ini dari jauh-jauh hari, warga Bali diharapkan untuk dapat membeli beberapa kebutuhan pokok dengan lebih bijak tanpa harus menimbulkan “panic buying” pada hari-hari mendekati masa Sipeng Nyepi.


Jangan lupa pakai masker ketika pergi keluar rumah #MaskerUntukSemua

6 April - Jika sebelumnya, WHO (Badan Kesehatan Dunia) merekomendasikan penggunaan masker hanya bagi para penderita sakit/ penyakit, petugas medis, dan mereka yang merawat orang sakit. Namun pada hari sabtu, 4 April lalu Dikutip dari media South China Morning Post, Direktur Eksekutif Program Darurat Kesehatan WHO, Dr Michael Ryan menyetujui penggunaan masker di tempat umum bagi semua orang.


Tetapi WHO tetap menekankan jika penggunaan masker medis sebaiknya diutamakan hanya digunakan oleh para pekerja medis. Sementara, bagi mereka yang sehat yang beraktivitas diluar ruangan bisa menggunakan masker yang berbahan dasar dari kain. Hal ini bertujuan untuk menjaga ketersediaan stok masker medis sehingga para pahlawan di garis depan (para dokter dan perawat) tetap mendapatkan perlindungan sesuai standard dalam mengerjakan tugasnya. 

Baca artikel lengkapnya


Jokowi memperbolehkan "mudik" dengan beberapa persyaratan

3 April 2020 - Mudik, adalah istilah dalam bahasa Indonesia untuk aktivitas di mana para pekerja migran pulang kembali ke kampung halaman atau desa mereka selama atau sebelum liburan besar, terutama selama liburan Lebaran (Idul Fitri). Setiap tahun, ada jutaan orang di negara mayoritas Muslim terbesar di dunia ini kembali ke kampung halaman atau desa mereka setelah bulan puasa Islam (Ramadhan). Tahun ini, mudik dijadwalkan akan jatuh pada akhir Mei, dalam kondisi pandemik Covid-19 yang memprihatinkan ini, banyak ahli medis sangat menyarankan pemerintah untuk melarang tradisi ini.

Namun, Presiden Joko Widodo kemarin memutuskan untuk tidak melarang mudik, tetapi pemerintah menghimbau kepada masyarakat supaya sadar jika mereka tetap melakukan mudik, maka dapat dipastikan mereka akan membawa penyakit ke kampung halaman mereka. Luhut Pandjaitan, selaku menteri koordinator untuk urusan maritim dan investasi, serta menteri transportasi menjelaskan mengapa Pemerintah masih mengizinkan eksodus tahun ini setelah pertemuan kabinet di Jakarta kemarin. “Bahkan jika kita memilih untuk melarang orang untuk mudik, mereka tetap akan melakukannya. Karena itu kami memutuskan untuk menghimbau mereka bahwa mudik akan membawa penyakit ke keluarga mereka sehingga lebih baik tidak melakukannya, "jelasnya.

Baca artikel lengkapnya


Kabar terkini seputar penyebaran Coronavirus di Bali hingga Kamis, 2 April 2020

3 April 2020 - Berikut adalah beberapa update terkait wabah Covid19 di Bali yang telah dikumpulkan oleh editor kami, tetap jaga diri Anda baik-baik, sebisa mungkin tetap berada di rumah dan terus mempraktikkan kebersihan pribadi setiap saat.

Bali memiliki 25 kasus positif Covid19 yang telah dikonfirmasi, 10 orang telah pulih sepenuhnya, 2 meninggal dunia dan 166 pasien sedang dalam perawatan di rumah sakit Bali. Pasokan peralatan medis juga telah diterima pada hari Kamis, 2 April. Bantuan yang diterima dalam bentuk 7.500 pakaian pelindung medis, 35.000 masker wajah dan 8400 unit alat tes cepat (rapid test). Beberapa dari perangkat tes cepat ini digunakan di bandara Bali untuk mengambil sample dari para pekerja migran Indonesia yang telah dipulangkan ke Bali.

Denpasar telah melaporkan total kasus 145 orang, dengan 3 kasus positif Covid19, 2 orang pasien yang diobservasi, suspect tanpa gejala 3 orang, dan orang dalam pengawasan 137 orang.

Baca artikel lengkapnya


Presiden Indonesia mengumumkan pembatasan sosial berskala besar sehubungan dengan darurat kesehatan COVID-19

Presiden Joko Widodo telah mengumumkan darurat kesehatan bagi masyarakat sehubungan dengan penyebaran virus COVID-19 pada hari Selasa (31 Maret 2020). Hal ini dirasa sangat penting mengingat meningkatnya jumlah infeksi dan kematian di seluruh pelosok negeri. Presiden menyampaikan dalam konferensi pers bahwa pembatasan sosial ini didasarkan pada Undang-Undang Karantina Kesehatan tahun 2018, yang memungkinkan kota dan provinsi untuk menutup layanan yang tidak penting dan membatasi kegiatan keagamaan dan sosial.


Peraturan ini akan memungkinkan polisi nasional "untuk mengambil langkah-langkah penegakan hukum yang proporsional" untuk menjaga peraturan pembatasan sosial skala besar berjalan dengan lancar dan efektif mencegah penyebaran wabah Covid-19.

tambah


Kebijakan kerja dan belajar di rumah telah diperpanjang hingga 21 April 2020

Gubernur Bali telah merilis surat himbauan publik terbaru dengan nomor: 730/7835/MP/BKD untuk merevisi surat Gubernur sebelumnya No:7194 Tahun 2020 yang diterbitkan pada 16 Maret 2020 lalu.

Poin utama dalam surat ini adalah untuk memperpanjang peraturan yang ada hingga 21 April 2020. Semua kegiatan yang terpengaruh antara lain:

  1. Kegiatan pendidikan untuk siswa di tingkat TK/PAUD hingga Perguruan Tinggi harus terus dilaksanakan dari rumah dengan menggunakan media online.
  2. Semua kegiatan di kantor administrasi pemerintah juga perlu dilakukan dari rumah/ online dengan arahan internal lebih lanjut diberikan melalui departemen terkait.
  3. Semua perjalanan bisnis ke luar negeri atau daerah lain disarankan untuk ditunda kecuali sangat mendesak.
  4. Semua kegiatan yang mengundang banyak orang seperti rapat, FGD, seminar dan kursus harus dibatalkan.
  5. Semua aktivitas di tempat hiburan harus ditutup sementara.
  6. Semua tujuan wisata juga dihimbau untuk menutup sementara, khususnya di daerah Badung, Pemkab Badung telah mengeluarkan surat himbauan lanjutan beirisi larangan beroperasi hingga 21 April 2020.

tambah


Berita terkini seputar jumlah total kasus positif COVID-19 di Bali, 31 Maret 2020

Gugus Tugas Covid-19 mewakili Pemerintah Provinsi Bali telah memberikan beberapa update resmi tentang jumlah total kasus COVID-19 positif di Bali, pada konferensi pers online dari kantor Gubernur Bali pada Senin sore. Hingga 30 Maret 2020 jumlah Pasien yang Diobservasi adalah 146 orang (dengan 9 kasus baru). Dari 146 orang yang telah diuji, 109 hasil tes laboratorium telah keluar, dengan 90 orang negatif, dan 19 orang positif. Jumlah infeksi positif hampir dua kali lipat dari konferensi pers terakhir pada tanggal 29 Maret 2020, yang hanya 10 kasus.

9 kasus positif yang baru ini terdiri dari 1 warga negara asing dan 8 warga negara Indonesia. 3 dari 8 orang Indonesia ini diyakini terinfeksi/ tertular secara lokal, karena kontak langsung dengan penderita COVID-19 positif lainnya di Bali. 1 dari 3 kasus penularan lokal ini sayangnya terjadi pada seorang pekerja medis. Sementara 5 warga negara Indonesia lainnya kemungkinan besar terinfeksi dari luar Bali.

Baca artikel lengkapnya


Beberapa pasar tradisional mengubah jam operasional dan ditutup sementara karena wabah Covid-19, 30 Maret

Otoritas daerah di Bali mulai melakukan beberapa penyesuaian dalam hal pelayanan kepada publik. Beberapa daerah di Bali telah mengikuti saran yang diterbitkan oleh Menteri Dalam Negeri, Republik Indonesia dalam surat dengan nomor 440/2436/SJ/2020, tentang pencegahan penyakit yang disebabkan Coronavirus (Covid-19) di masyarakat.

Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra telah menerbitkan surat himbauan dengan nomor 434/574/DKIS/2020 tanggal 26 Maret 2020. Dalam surat ini dihimbau kepada semua orang di Denpasar untuk membatasi aktivitas mereka di luar rumah, terutama dalam hal melakukan belanja bahan makanan dengan pindah menggunakan layanan belanja online. Langkah ini diharapkan dapat meminimalkan jumlah berkumpulnya orang banyak sebagai bagian dari praktik Social-distancing di tempat-tempat umum seperti pasar tradisional dan toko kelontong. Selanjutnya, semoga di masa mendatang semua orang di Denpasar juga diharapkan segera merasa nyaman dalam menggunakan uang elektronik. Ini sangat penting karena uang (uang kertas) dianggap telah menjadi salah satu media penyebaran virus terbesar.

Lebih Lengkap...


Pantai dan klub pantai ditutup untuk sementara, 30 Mar

Sejak Gubernur Bali mengeluarkan surat himbauannya No. 7194 Tahun 2020, semua tempat wisata dan tempat-tempat umum termasuk pantai dan klub pantai ditutup di seluruh Bali telah ditutup untuk sementara waktu. Pagi ini, akses ke pantai Berawa dan Batu Bolong dibarikade dengan portal dan beberapa penjaga keamanan lokal (pecalang) dalam keadaan siaga.

Banyak klub pantai juga telah berhenti, sebagian besar dari mereka telah memposting pengumuman penutupan sejak minggu lalu. Berikut adalah beberapa pemberitahuan yang kami kumpulkan dari akun media sosial resmi mereka.

Lebih Lengkap...

Kabupaten Badung sedang mengadakan penyemprotan desinfektan minggu ini, 28 Maret

Pihak berwenang Bali telah mulai menyemprotkan desinfektan di banyak tempat wisata sejak pekan lalu. Minggu ini kepala departemen pemadam kebakaran dan penyelamatan Kabupaten Badung telah menjadwalkan penyemprotan desinfektan di sepanjang jalan dan tempat-tempat umum di setiap daerah Kabupaten Badung. 


Silahkan temukan jadwal terperinci disini.


Semua orang di Bali dihimbau untuk tetap tinggal di rumah hingga Senin, 30 Maret 2020

Pemerintah Provinsi Bali telah menerbitkan surat himbauan gubernur lanjutan pada hari Kamis, 26 Maret 2020. Surat itu menyarankan semua orang di Bali untuk tinggal di rumah hingga Senin, 30 Maret 2020. Sesaat setelah instruksi ini dipublikasikan, pada akun Instagram resmi Pemerintah Provinsi Bali, sekali lagi menekankan jika tindakan ini tidak dianggap sebagai langkah penguncian/ lockdown. Anda masih bisa keluar membeli makanan dan kebutuhan utama lainnya. Beberapa bisnis masih membuka layanan mereka hari ini, 27 Maret 2020 setelah ditutup selama dua hari sejak Nyepi pada 25 Maret 2020.

Informasi lebih lanjut disini

tambah

Nyepi akan "diperpanjang" hingga dua hari terkait Covid-19 tahun ini, 24 Maret 2020

Gubernur Bali, I Wayan Koster telah menerbitkan pengumuman baru dalam hal mitigasi penyebaran Covid-19 di Bali. Pada hari Kamis, 26 Maret 2020, semua orang di Bali sangat disarankan untuk tinggal di rumah / akomodasi.

Peraturan ini dibuat berdasarkan arahan yang diberikan oleh Presiden Republik Indonesia pada pidatonya pada tanggal 15 Maret 2020 tentang wabah penyakit yang disebabkan oleh Corona (Covid-19) di Indonesia; dan Catatan dari Kepala Departemen Kepolisian Republik Indonesia, Nomor: Mak / 2 / III / 2020 tanggal 19 Maret 2020 tentang pengajuan peraturan kepada kebijakan Pemerintah dalam menangani penyebaran virus corona (Covid-19).


Lebih lengkap...

tambah


Automatic Emergency Visa - FREE

25th March 2020
Finally, Automatic Stay Permit Extension granted for stranded tourists in Bali,

This Tuesday morning, March 24th 2020 through its official social media accounts The Directorate General of Immigration Indonesia has automated the extension process of emergency stay permit for all the stranded foreign travelers in Indonesia.

This regulation has been implemented after the immigration offices were overrun by travelers who needed to extend their visa.

This regulation is valid for foreigners who cannot return to their country due to Covid-19 outbreak, details are as follows:

  1. Applicants do not need to come to the immigration office to apply. There are NO FINES.
  2. Valid only for foreigners who enter Indonesian territory after 5 February 2020.
  3. The Emergency Stay Permit is FREE OF CHARGE.

For visitors who came to Bali or Indonesia before 5 February 2020, you can get a help from our recommended visa agent, Mr. Yusak, whom you can contact via email: visa@baliguide.com

Official Announcement


Rumah Sakit Umum Sanglah membuka Tes Cepat untuk Covid-19

Setelah menerima izin resmi dari Menteri Kesehatan Indonesia, akhirnya Rumah Sakit Umum Sanglah mulai membuka Rapid Test GRATIS untuk Covid-19 pada hari Sabtu, 21 Maret 2020 sebagaimana dinyatakan oleh kepala Departemen Kesehatan Bali, I Ketut Suarjaya selama wawancara.

Layanan akan dibuka setiap hari, mulai pukul 08: 00 - 16:00 WITA. (KECUALI PADA HARI NYEPI).

Harap diperhatikan, tes HANYA akan diberikan kepada:
  • Orang yang telah melakukan kontak dengan pasien positif Covid-19
  • Orang-orang yang telah bepergian ke negara-negara yang terinfeksi
  • Orang dengan gejala (batuk parah, pilek, diare, kehilangan kesadaran dan sesak napas)
Selalu waspada untuk menjaga jarak dari orang lain terutama ketika Anda mengunjungi tempat infeksi berisiko tinggi seperti rumah sakit.


Semua Objek Wisata di Bali Disarankan untuk Ditutup Sementara, 20 Maret 2020

Semua Objek Wisata di Bali Disarankan untuk Ditutup Sementara, Terhitung Mulai 21 Maret 2020. Tanpa kecuali. Semua tempat wisata yang dikelola oleh pemerintah setempat seperti museum, monumen, desa tradisional, pantai dan pura diharapkan untuk segera dinon-aktifkan sementara. Pembatasan ini juga berlaku untuk semua tempat wisata yang dikelola oleh perusahaan swasta.


Lebih Lengkap...


Jumlah Kasus Penyebaran Virus Corona (Covid-19) di Bali, 20 Maret 2020

Akumulasi jumlah pasien observasi (PDP) terus meningkat di Bali, sejak konferensi pers terakhir yang diadakan pada 17 Maret dengan 78 orang yang sedang diobservasi, hanya berselang 3 hari kemudian pada hari Jumat, 20 Maret, ada 90 orang yang dilaporkan sedang dalam observasi penuh di rumah sakit Bali. Dari 90 pasien tersebut, dipastikan ada 4 kasus positif yang terdeteksi setelah pemeriksaan lab lebih lanjut.

Seperti yang kita ketahui, satu-satunya kasus yang dikonfirmasi di Bali adalah seorang turis asal Inggris yang sayangnya meninggal setelah beberapa hari dirawat di Rumah Sakit Umum Sanglah pada hari Rabu, 11 Maret 2020. 3 kasus baru kini adalah seorang pria turis asing berusia 72 dan 2 orang warga negara Indonesia, pria, dengan usia 30 tahun dan 39. Dari penyelidikan lebih lanjut oleh otoritas lokal, 3 kasus Covid-19 yang baru dikonfirmasi ini, telah melakukan kontak dengan setidaknya 199 orang selama beberapa hari terakhir.

Lebih lengkap


Presiden Jokowi meminta pengujian cepat & rencana darurat dalam penanganan Covid-19

19 Maret 2020

Presiden Joko Widodo telah meminta untuk melakukan tes cepat untuk infeksi Sars-CoV-2 di seluruh area negeri.

“Saya meminta tes cepat untuk dilakukan di seluruh Indonesia untuk deteksi dini infeksi,” presiden mengumumkan saat pertemuan di Jakarta. “Saya juga ingin lebih banyak test kit untuk didistribusikan ke laboratorium medis dan lebih banyak laboratorium [untuk dipersiapkan] untuk melakukan tes.”

"Rumah sakit harus menentukan siapa yang dapat mengisolasi diri di rumah dan siapa yang memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit," tambahnya.

"Saya menginstruksikan rumah sakit untuk membentuk rencana darurat yang jelas sementara kami mempercepat pembangunan rumah sakit COVID-19 di Pulau Galang, Kepulauan Riau," kata presiden.


Statistik Corona untuk Bali - 17 Maret

17 Maret 2020

Satuan Tugas Pencegahan COVID-19 mewakili Pemerintah Provinsi Bali telah memperbarui jumlah pasien yang dicurigai menderita COVID-19 di provinsi Bali. Per Selasa, sebanyak 78 orang telah menjalani tes lab dan dirawat, sementara hanya 1 pasien sejauh ini, yang terdiagnosa positif CoVid-19. Informasi ini disampaikan saat konferensi pers di Jayasabha, Denpasar.

tambah


Surat Resmi dari Gubernur Bali 7194, 16 Maret 2020

Surat Resmi dari Gubernur Bali 7194, 16 Maret 2020

tambah

Kegiatan Belajar-Mengajar di Sekolah Dihentikan Sementara Karena COVID-19, Dimulai dari Hari Ini

Pemerintah Provinsi Bali akhirnya memutuskan untuk menunda semua kegiatan pendidikan selama dua minggu kedepan. Dimulai hari ini, Senin, 16 Maret 2020. Keputusan ini diambil setelah pertemuan Satgas Penanganan COVID ke-19 yang diadakan pada Minggu malam, 15 Maret 2020.

Sekretaris Provinsi Bali, Dewa Made Indra menyatakan untuk sekolah tingkat dasar hingga menengah termasuk sekolah kejuruan, dan sekolah sejenis ditutup dari 16 Maret hingga 30 Maret 2020 untuk meminimalkan kemungkinan penyebaran virus melalui kegiatan di sekolah. "Proses belajar mengajar dilakukan di rumah menggunakan media pembelajaran digital / online," tambahnya. Tetapi ada pengecualian untuk siswa kelas 12 di sekolah kejuruan, karena mereka masih perlu melanjutkan prosesi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sesuai jadwal dari Senin, 16 Maret 2020 hingga Kamis, 19 Maret 2020.

Selain itu, tidak hanya untuk sekolah namun peraturan ini juga berlaku untuk sebagian besar kantor layanan pemerintah. Untuk aparatur sipil negara di eselon 2, 3 dan 4 diharapkan bekerja di kantor dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. "Untuk staf / pelaksana dapat bekerja di rumah dan mengirim laporan harian mengenai pekerjaan mereka ke kepala departemen masing-masing," jelasnya.

tambah


Update on no. of Cases

14th March 2020
As reported in the Bali Post, the government has updated the number of COVID-19 positive patients in Indonesia - to 96. Government Spokesman for Corona Virus Handling, Achmad Yurianto, said that until Saturday (3/14) afternoon there were 96 positive cases of COVID-19. "Today's update, the number of positive cases totals to 96 per day today from the last yesterday we reported 69, now to 96. "

tambah


Bali akan membatasi kegiatan yang melibatkan pertemuan kelompok

13 Maret 2020
Gugus Tugas Penyakit Virus Corona di Provinsi Bali mengadakan pertemuan di Kantor Gubernur Bali, Jumat (13/3). Dalam pertemuan yang melibatkan semua anggota Satgas dari unsur Polda Bali, Kodam, Korem, pemerintah daerah, organisasi termasuk industri pariwisata, lembaga kesehatan, serta kabupaten / kota sepakat menerapkan 5 langkah baru.


tambah


Gubernur Bali mengambil persiapan lebih lanjut untuk memerangi Virus Corona

(Tanggal: Jumat 13th 2020, Bali)
Dalam Rapat Paripurna DPRD Gubernur Bali, I Wayan Koster, menyampaikan bahwa pemerintah siap dan telah menerapkan upaya kuat untuk mencegah penyebaran virus corona yang tidak terkendali. Dia menyatakan, bahwa Bali secara ekonomi dan dari segi infrastruktur siap mengatasi wabah virus.

Dia menambahkan bahwa dia akan mengumpulkan semua delegasi dari setiap rumah sakit di Bali untuk membahas lebih lanjut tentang bagaimana menangani pasien dan untuk memastikan ketersediaan ruang isolasi di beberapa rumah sakit yang telah ditunjuk untuk menerima rujukan pasien yang terinfeksi virus corona. "Secara total, ada sekitar 44 kamar yang akan disiapkan sebagai tempat isolasi .... Sejauh ini jumlah infeksi masih kecil dan masih dapat dikelola di Rumah Sakit Sanglah." kata Gubernur.

Saat ini Rumah Sakit Sanglah memiliki empat ruang isolasi yang telah dikembangkan menjadi 18 kamar. Kamar tambahan tersedia di Rumah Sakit Tabanan, Rumah Sakit Sanjiwani, Gianyar, dan Rumah Sakit Buleleng. Lebih banyak ruang isolasi sekarang sedang dipersiapkan juga di Rumah Sakit Bali Mandara dan Rumah Sakit Universitas Udayana PTN.

Koster juga menambahkan, kebutuhan akan dukungan medis dari para dokter, perawat, serta fasilitas untuk keselamatan pribadi para dokter dan dukungan medis, sedang dikoordinasikan oleh Sekretaris Provinsi Bali yang juga ditunjuk sebagai Ketua Gugus Tugas Penyakit CoronaVirus, Dewa Made Indra.

Lebih lanjut beliau menyampaikan "Kami menyarankan masyarakat untuk tetap tenang, pemerintah sedang bekerja untuk mengatasi kasus ini sesuai dengan prosedur standar yang ditetapkan oleh pemerintah pusat," kata Gubernur.



Pemerintah Menghapuskan Pajak Penghasilan selama Enam Bulan untuk Mendukung Perekonomian Nasional selama Masa Krisis Covid-19

(Jakarta 12 Maret 2020)

Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati mengumumkan bahwa Indonesia akan memberikan pembebasan pajak enam bulan untuk karyawan, produsen, dan importir, dimulai segera setelah bulan depan (April), sebagai bagian dari langkah pemberian stimulus fiskal kedua untuk membantu mendukung dan merangsang perkembangan ekonomi yang telah sangat dipengaruhi oleh krisis wabah korona.

Sri Mulyani menambahkan pemerintah akan menangguhkan pemungutan pajak penghasilan karyawan, yang juga dikenal sebagai PPh 21. Kantor pajak kementerian akan menghapuskan pajak penghasilan yang dibayarkan setiap bulan (PPh 25) oleh para pengusaha di sektor manufaktur.

Indonesia dan khususnya Bali, yang perekonomiannya bergantung pada pariwisata telah terpukul oleh krisis korona. Larangan masuk bagi warna negara Tiongkok sangat berpengaruh besar bagi perekonomian Bali, karena Turis Tiongkok sekarang merupakan kelompok terbesar yang berkunjung ke Pulau Dewata, sedangkan orang Australia sekarang berada di urutan kedua.

Ibu menteri sebelumnya telah memproyeksikan bahwa ekonomi terbesar di Asia Tenggara dapat melihat pertumbuhannya melambat menjadi 4,70 persen pada kuartal ini, dari laju 4,97 persen pada kuartal terakhir karena wabah Covid-19 mengganggu ekonomi China, mitra dagang terbesar Indonesia. Negara ini, kini telah mengkonfirmasi 34 kasus korona, dengan satu kematian yang terjadi di Bali.

Selain itu, pasar saham Indonesia menghentikan perdagangan selama 30 menit pada hari Kamis 13 Maret, pertama kalinya sejak pasar memasang pemutus sirkuit 5 persen untuk memperlambat penjualan panik di tengah kekhawatiran merebaknya Covid-19 yang meluas di negara ini.
Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan perdagangan pada pukul 3:33 malam. waktu setempat setelah indeks turun lebih dari 5 persen ke level terendah sejak Juni 2016.


Indonesia telah mengkonfirmasi kematian pertama yang terkait dengan Covid-19 di Bali --- (11 Maret)

Seorang turis asal Inggris berusia 53 tahun telah menjadi korban meninggal pertama Indonesia karena virus corona. Dia meninggal pada hari Rabu, 11 Maret 2020 sekitar pukul 02:00 dini hari setelah tiga hari perawatan di rumah sakit. Ketua gugus tugas COVID-19 Bali, Dewa Made Indra menyatakan, “Hari ini, pagi-pagi sekali, jam 2:45 pagi, seorang warga negara asing yang dirawat di Rumah Sakit Sanglah meninggal,” dalam sebuah konferensi pers di Denpasar pada hari Rabu. Indra menambahkan, “Karena pasien ini meninggal di ruang isolasi, di bawah pengamatan, kami mencoba untuk mendapatkan konfirmasi dari Jakarta. Kami belum menerima hasil tes laboratoriumnya. Setelah menelepon kementerian, kami diberi tahu bahwa pasien yang meninggal adalah Kasus 25, yang dinyatakan positif COVID-19 kemarin. " Bapak Achmad Yurianto, juru bicara pemerintah Indonesia untuk COVID-19 menyatakan, “Pasien memiliki penyakit parah termasuk diabetes, hipertensi, hipertiroid dan penyakit paru-paru, sehingga coronavirus bukanlah penyebab utama (kematian pasien), tetapi kondisinya semakin buruk. ” Dia tiba di Bali pada tanggal 29 Februari namun lolos terhadap sensor termal di bandara, tetapi beberapa hari kemudian dia mulai menampakkan gejala yang konsisten dengan virus corona dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Sanglah. Sementara itu, John Nickell, seorang juru bicara dari Kantor Luar Negeri dan Persemakmuran Inggris memberikan dukungannya kepada keluarga almarhum "Simpati dan belasungkawa kami bersama keluarganya pada saat yang sulit ini," dan menambahkan bahwa korban sempat berada di Bali. Pemerintah provinsi Bali telah menugaskan lima rumah sakit untuk menangani kasus infeksi virus corona. Rumah Sakit Umum Sanglah di Denpasar, Rumah Sakit Umum Sanjiwani di Kabupaten Gianyar, Rumah Sakit Umum Tabanan, Rumah Sakit Universitas Udayana dan Rumah Sakit Umum Bali Mandara. "Kami menyarankan masyarakat untuk tidak khawatir, dan tidak panik karena Pemerintah Provinsi Bali telah menerapkan sistem yang tepat dengan standar WHO," Imbuh Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati. Sejak deteksi dua kasus COVID-19 pertamanya minggu lalu, Indonesia memiliki total 34 kasus hingga Kamis pagi.


Beberapa Negara Ditambahkan dalam Daftar Larangan Masuk Sementara ke Bali - Indonesia karena COVID-19

Kementerian Luar Negeri Indonesia telah mengumumkan larangan sementara bagi para wisatawan yang memiliki sejarah perjalanan dari daerah yang terdampak virus corona di beberapa negara: Iran, Korea Selatan dan Italia dalam 14 hari terakhir ini.

Larangan ini secara resmi mulai berlaku sejak hari Minggu, 8 Maret, 2020 (00:00 Waktu Bali). Kebijakan ini akan mempengaruhi wisatawan yang memiliki riwayat perjalanan ke:
  • Iran: Teheran, Qom dan Gilan
  • Italia: Lombardi, Venetto, Emilia-Romagna, Marche dan Piedmont
  • Korea Selatan: Daegu dan Gyeongsangbuk-do

Wisatawan dari daerah/ kota lain dari ketiga negara terdampak tersebut diatas masih diperbolehkan untuk memasuki Bali / Indonesia dengan memberikan surat keterangan sehat yang diterbitkan oleh lembaga kesehatan resmi yang ditunjuk oleh Kedutaan Besar Indonesia di negara mereka (wajib). Sertifikat ini harus ditunjukkan pada saat check-in di bandara. "Tanpa sertifikat kesehatan, wisatawan akan ditolak masuk atau transit di Indonesia," imbuh menteri saat konferensi pers di Jakarta, Sabtu, 7 Maret 2020.

Silakan hubungi Kedutaan Besar atau Konsulat Indonesia untuk informasi resmi di negara Anda jika berencana untuk mengunjungi Bali atau pulau-pulau lain di Indonesia.

Larangan Berkunjung ke Bali - Indonesia Terkait Penyebaran Virus Corona

(5 Feb 2020)

Pemerintah telah mengumumkan untuk menangguhkan semua penerbangan dari Bali ke Cina mulai Rabu 5 Februari 2020. Sejak itu tidak ada turis Tiongkok yang diizinkan untuk mengunjungi Indonesia lagi. Selain itu Indonesia juga kian semakin menutup perbatasannya untuk pengunjung yang datang dari daerah tertentu di Korea Selatan, Italia, dan Iran. "Demi keselamatan bersama, Indonesia melarang masuk dan transit para wisatawan yang dalam 14 hari terakhir mengunjungi [negara-negara tersebut]," kata Retno.

Meskipun, tidak ada wabah Corona yang signifikan di Indonesia (hanya 4 kasus yang dikonfirmasi hingga 6 Maret 2020), atau di Bali (tidak ada kasus yang dilaporkan), jumlah pengunjung yang datang ke Bali telah berkurang karena wacana larangan berkunjung dari Cina, Italia dan negara-negara lain .

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan di Jakarta, para wisatawan dari Teheran, Qom dan Gilan di Iran, Lombardi, Veneto, Emilia Romagna, Marche dan Piedmont di Italia, dan Daegu serta Gyeongsangbuk-do di Korea Selatan dilarang memasuki Indonesia.

Pihak berwenang Indonesia telah memerintahkan prosedur pencegahan untuk mencegah mewabahnya Virus Corona di Bali dan di seluruh Indonesia, yang harus dilakukan di 135 titik masuk dan keluar termasuk bandara internasional, pelabuhan laut dan daerah perbatasan. Pemerintah memasang pemindai termal dan pos pemeriksaan kesehatan untuk memeriksa para wisatawan yang mungkin terinfeksi virus korona.


Dampak Wabah Virus Corona untuk Bali - Indonesia --- 5 Feb

(5 Feb 2020)
Menurut Pernyataan Pers terakhir No. 44 / SP / II / BKIP / 2020 dari Kementerian Perhubungan Indonesia, semua wisatawan dari Republik Rakyat Cina harus kembali ke negara asal mereka paling lambat pada hari Rabu 5 Februari 2020, 00:00 WITA. "Karena itu, kami ingin menyampaikan simpati kami yang terdalam dan mengirimkan doa kepada semua orang yang terkena dampak wabah Corona", Ujar perwakilan dari Kemenhub..

Karena Wabah Virus Corona, semua penerbangan antara Cina dan Bali akan ditangguhkan pada tanggal 5 Februari 2020 pukul 00:00, hingga waktu yang belum ditentukan, hingga ulasan berikutnya dari Kementerian Perhubungan Indonesia akan secara resmi diterbitkan. Hanya penumpang yang memegang tiket valid diminta untuk pergi ke bandara.

Dengan hampir 6 juta turis asing datang ke Bali setiap tahun, wisatawan Tiongkok adalah kelompok terbesar kedua setelah warga Australia. Hampir 100.000 pengunjung Tiongkok datang ke Bali setiap bulan. Banyak bisnis lokal sangat tergantung pada segmen pariwisata ini. Sejauh ini pemerintah telah mencatat pembatalan 50-60% setelah peringatan perjalanan dirilis.
Wabah Virus Corona pasti akan berdampak besar bagi banyak bisnis pariwisata di seluruh Bali. Namun, kini ketersediaan masker wajah juga mulai susah ditemukan di Bali.

Menurut Departemen Kesehatan Indonesia, puluhan terduga pembawa Virus Corona telah diuji secara klinis di rumah sakit-rumah sakit besar di seluruh Indonesia, termasuk 3 wisatawan di Bali yang dikirim ke Rumah Sakit Umum Sanglah. Semua tes negatif, tidak ada pasien yang terinfeksi dengan Virus Corona pada hari Senin, 2 Februari 2020.

Surat Pernyataan Resmi tentang Virus Corona di Bali (2 Februari)

Surat Pernyataan Resmi tentang Virus Corona di Bali (2 Februari)