Jumlah Kasus Penyebaran Virus Corona (Covid-19) di Bali, 17 Maret 2020

Jumlah Kasus Penyebaran Virus Corona (Covid-19) di Bali, 17 Maret 2020

Satuan Tugas Pencegahan COVID-19 mewakili Pemerintah Provinsi Bali memberikan update mengenai jumlah pasien yang diduga terjangkit COVID-19 di Bali. Secara akumulatif, Pemprov Bali melalui rumah sakit yang ditunjuk untuk menerima rujukan pasien terduga Covid-19 telah menguji dan merawat sejumlah 78 orang hingga Selasa, 17 Maret 2020. Informasi ini disampaikan saat konferensi pers di Jayasabha, Denpasar.

Dewa Made Indra menyatakan hanya ada 1 kasus yang dikonfirmasi positif terinfeksi oleh virus, yang dikenal sebagai "kasus nomor 25" seorang turis yang telah meninggal dunia pada tanggal 11 Maret 2020 lalu, di Rumah Sakit Umum Sanglah. “Dari 78 yang pernah dirawat itu, saat ini, jam ini, 24 orang masih (di Rumah Sakit). Berarti 53 sudah pulang, semuanya negatif dan sehat. Jadi, tidak ada yang bawa penyakit,” imbuh Ketua Gugus Tugas COVID-19. Menurut Dewa Indra, tidak semua dari 24 pasien yang tersisa di rumah sakit sakit sedang dalam keadaan sakit parah, semuanya kini sedang menunggu hasil tes laboratorium dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Nasional, Kementerian Kesehatan Indonesia. Jika hasilnya ternyata negatif dan pasien tidak lagi membutuhkan perawatan intensif, maka mereka akan segera dipulangkan.

Selanjutnya, ketika ditanya mengenai biaya perawatan kesehatan, Dewa Indra menambahkan semua pasien yang dirawat di Rumah Sakit Sanglah, Rumah Sakit Sanjiwani, Gianyar, Rumah Sakit Singaraja dan Rumah Sakit Tabanan semua biaya pengobatannya ditanggung oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan.