Implikasi Visa Bali dan Indonesia terkait wabah virus Corona

Corona - Force Majeur / Izin Tinggal Darurat

Dalam situasi seperti ini atau letusan gunung berapi dan "force majeur" lainnya secara alami dapat menyebabkan wisatawan untuk tinggal lebih lama, karena visa di Indonesia dibatasi. Dalam kasus seperti ini, Otoritas Imigrasi Indonesia menyesuaikan prosedur mereka dan pengunjung tidak akan dirugikan. Wisatawan dapat memperoleh Izin Menginap Darurat. Namun, beberapa tindakan mungkin perlu diambil (pergi ke kantor Imigrasi) dan petugas imigrasi mungkin meminta bukti, bahwa penerbangan Anda misalnya benar-benar dibatalkan.



Akhirnya, Perpanjangan Izin Tinggal Otomatis diberikan untuk wisatawan yang tidak dapat kembali kenegara asal, (24/3)

Selasa pagi ini, 24 Maret 2020 melalui akun media sosial resminya. Direktorat Jenderal Imigrasi Indonesia telah mengotomatiskan proses perpanjangan izin tinggal darurat untuk semua wisatawan asing yang tertahan di wilayah Indonesia.

Peraturan ini telah dibuat setelah mengamati banyaknya antrian orang yang membanjiri kantor imigrasi dengan tujuan memperpanjang visa mereka beberapa hari terakhir ini. Selain itu, dalam situasi mewabahnya virus Corona (Covid-19) saat ini, jarak sosial sangat penting guna mencegah kian merebaknya penularan virus dalam kelompok.

Peraturan ini berlaku untuk orang asing yang tidak dapat kembali ke negara mereka karena wabah Covid-19, rinciannya adalah sebagai berikut:
  1. Pemohon tidak perlu datang ke kantor imigrasi untuk mendaftar.
  2. TIDAK ADA Denda.
  3. Izin Menginap Darurat GRATIS.


Pengumuman Penting dari Pemerintah Indonesia

Pada 17 Maret 2020 Pemerintah Indonesia telah mengumumkan beberapa langkah yang akan diterapkan secara efektif mulai 20 Maret 2020.

Pemerintah Indonesia telah menangguhkan kebijakan pembebasan visa untuk kunjungan jangka pendek, visa-on-arrival dan fasilitas bebas visa diplomatik / layanan untuk semua negara, hingga waktu yang belum ditentukan.

Semua orang asing / wisatawan yang ingin mengunjungi Indonesia harus memiliki visa khusus sesuai dengan tujuan kunjungan mereka. Setelah diajukan, pelamar harus memberikan sertifikat kesehatan yang dikeluarkan oleh otoritas kesehatan terkait dari negara masing-masing. "

Ini berarti jika Anda ingin melakukan perjalanan ke Indonesia atau Bali sebelum 20 April 2020, Anda perlu mengajukan permohonan Visa di kedutaan Indonesia di negara asal Anda.

tambah


Previous Government Policies and Announcements

 

Regulation of the Ministry of Justice and Human Rights no.7 of 2020.

Info Imigrasi terkait CORONAVIRUS

Penghentian sementara pemberian visa dan izin tinggal, izin masuk, serta izin masuk kembali bagi Orang Asing yang pernah tinggal/mengunjungi wilayah Tiongkok dalam kurun waktu 14 hari sebelum mengajukan permohonan untuk masuk ke Indonesia.

Pemberian Izin Tinggal Keadaan Terpaksa bagi warga negara Tiongkok yang tidak dapat kembali ke negaranya karena ketiadaan transportasi dapat dilakukan di kantor imigrasi terdekat.


Regulasi Lengkap Terbaru

Peraturan Imigrasi terbaru tentang wabah penyakit Coronavirus (COVID-19)

Dikeluarkan pada hari Jumat, 28 Februar i2020

Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2020 tentang Pemberian Visa dan Izin Tinggal dalam Upaya Mencegah Wabah Coronavirus

Pasal 2

Pembebasan visa dan visa pada saat kedatangan sementara dihentikan untuk orang asing yang telah tinggal dan / atau mengunjungi China dalam waktu 14 (empat belas) hari sebelum memasuki wilayah Indonesia.

Pasal 3

(1) Visa pengunjung atau visa tinggal sementara dapat diberikan kepada setiap orang asing yang mengajukan visa pada misi Indonesia di Cina.

(2) Persyaratan untuk aplikasi visa adalah:
Sebuah. pernyataan medis coronavirus yang tidak dikontrak yang dikeluarkan oleh otoritas kesehatan pemerintah daerah (dalam bahasa Inggris), b. para pemohon harus telah tinggal selama 14 (empat belas) hari di daerah-daerah di China yang tidak terkena wabah coronavirus, c. pernyataan kesediaan untuk:
1. masuk karantina selama 14 (empat belas) hari di fasilitas yang disediakan oleh pemerintah Indonesia, atau
2. berhenti / transit selama 14 (empat belas) hari di negara lain yang tidak terkena virus corona sebelum memasuki wilayah Indonesia


(3) Persyaratan bagi warga negara Republik Rakyat Tiongkok yang mengajukan visa kunjungan atau visa tinggal sementara di misi Indonesia di negara-negara yang tidak terkena dampak wabah coronavirus adalah:
Sebuah. pernyataan medis coronavirus yang tidak dikontrak yang dikeluarkan oleh otoritas kesehatan pemerintah daerah (dalam bahasa Inggris),
b. pelamar harus sudah tinggal selama 14 (empat belas) hari di daerah yang tidak terkena wabah virus corona, c. Pernyataan Kesediaan untuk:
1. Masukkan karantina selama 14 (empat belas) hari di fasilitas yang disediakan oleh pemerintah Indonesia, atau
2. Berhenti / transit selama 14 (empat belas) hari di negara lain yang tidak terkena virus corona sebelum memasuki wilayah Indonesia

(4) Pemohon yang gagal memenuhi persyaratan di atas, permohonannya akan ditolak.

Pasal 4

(1) Izin tinggal darurat dapat diberikan untuk: a. Warga Republik Rakyat Tiongkok, b. Orang asing yang memegang izin tinggal / visa tinggal Cina, orc. Pasangan atau anak-anak Warga Negara Republik Rakyat Tiongkok.

(2) Izin tinggal darurat diberikan karena: a. Wabah penyakit coronavirus (COVID-19), dan b. Tidak tersedianya transportasi untuk mengangkut penumpang dari Indonesia ke Cina

(3) Izin tinggal darurat tidak dapat diberikan kepada pemegang izin tinggal pengunjung yang berlaku dan diperpanjang atau izin tinggal sementara.

(4) Izin tinggal darurat dapat diajukan oleh penjamin orang asing atau orang asing ke kantor imigrasi yang wilayah kewenangannya mencakup tempat tinggal pemohon, dengan memberikan:
dokumen paspor / perjalanan yang sah dan sah,
Visa kunjungan baru, dan / atau izin tinggal terbaru.

Pasal 5
(1) Bagi warga negara Republik Rakyat Tiongkok yang memiliki izin tinggal sementara (KITAS) dapat diberikan perpanjangan izin tinggal sementara setelah mendapatkan surat rekomendasi atau pernyataan pemberitahuan dari lembaga pemerintah yang berwenang, dan izin tinggal sementara pemegang saat ini adalah tidak melebihi 6 (enam) tahun.

(2) Untuk orang asing yang telah memberikan perpanjangan izin tinggal seperti yang disebutkan di atas, izin tinggal darurat mereka sebelumnya tidak lagi berlaku.

Pasal 6

(1) Orang asing yang memiliki izin tinggal permanen dari Cina dan izin masuk kembali ke Indonesia tidak lagi berlaku dapat diberikan izin masuk kembali darurat yang dapat diajukan dalam misi Indonesia di luar negeri.

(2) Persyaratan untuk izin masuk kembali darurat adalah:
Sebuah. pernyataan medis coronavirus yang tidak dikontrak yang dikeluarkan oleh otoritas kesehatan pemerintah daerah (dalam bahasa Inggris),
b. pernyataan kesediaan untuk:
1. masuk karantina selama 14 (empat belas) hari di fasilitas yang disediakan oleh pemerintah Indonesia, atau
2.stop / transit selama 14 (empat belas) hari di negara lain yang tidak terkena virus corona sebelum memasuki wilayah Indonesia


(3) Pemohon yang gagal memenuhi persyaratan di atas, permohonannya akan ditolak.

Pasal 7

(1) Penjamin dapat mengajukan permohonan perpanjangan izin tinggal untuk orang asing yang memiliki izin tinggal sementara atau izin tinggal permanen yang berada di China ke kantor imigrasi tanpa kehadiran orang asing tersebut dengan memberikan surat rekomendasi atau pernyataan pemberitahuan dari lembaga pemerintah yang berwenang .

(2) Cap izin tinggal diperpanjang akan dilakukan setelah orang asing tiba di Indonesia.

Pasal 8

(1) Orang asing, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3, 6 dan 7, diberi stempel masuk setelah menjalani pemeriksaan kesehatan mengikuti hukum dan peraturan yang dilakukan oleh lembaga pemerintah yang berwenang.

(2) Izin tinggal diplomatik dan pemegang izin tinggal layanan dari Cina akan diberi cap setelah memberikan pernyataan medis tentang coronavirus yang tidak dikontrak.

(3) Jika izin tinggal diplomatik atau ijin tinggal layanan yang diberikan oleh pemerintah Republik Rakyat Tiongkok sudah tidak berlaku lagi, para pemegangnya dapat diberi stempel masuk secara manual dengan menunjukkan kartu diplomatik yang dikeluarkan oleh kementerian luar negeri.

(4) Jika orang asing setelah menjalani pemeriksaan kesehatan membuktikan bahwa ia terkena virus korona, petugas imigrasi pada pemeriksaan imigrasi dapat menolak masuknya orang asing tersebut.