Pembaruan imigrasi: Bagi pemegang ITAS, ITAP, ITK, MREP, dan Izin Tinggal Darurat

13 Juli 2020 - Direktorat Jenderal Imigrasi Indonesia telah memperbarui beberapa peraturan seputar kebijakan perjalanan di tengah wabah Covid-19 yang sedang berlangsung. Informasi ini telah dibagikan di akun resmi sosial media @ditjen_imigrasi dan diberlakukan mulai hari ini 13 Juli 2020 hingga pemberitahuan lebih lanjut.

  1. Pemegang Visa Gratis (pembebasan visa) yang telah diberikan izin tinggal darurat diharuskan meninggalkan Indonesia tidak lebih dari 30 hari, sejak 13 Juli 2020. Jika tidak, Anda akan dikenakan Sanksi Administratif oleh pihak Imigrasi.
  2. Pemegang Visa Saat Kedatangan (VoA - B213) yang telah diberikan izin tinggal darurat kini dapat memperpanjang Visa Kedatangan Anda mulai 13 Juli 2020, hingga batas waktu 30 hari dari masa tenggang. Jika Anda tidak mematuhi ketentuan, Anda akan dikenakan Sanksi Administrasi oleh pihak Imigrasi.
  3. Pemegang Izin Tinggal Pengunjung (ITK - Kode 2B21, 2B11, D212) yang telah diberikan izin tinggal darurat kini dapat memperpanjang izin substantif Anda dengan batas waktu 30 hari masa tenggang terhitung mulai 13 Juli 2020. Anda juga dapat mengubah izin Anda dari Izin Pengunjung untuk Izin Tinggal. Jika Anda tidak mematuhi ketentuan, Anda akan dikenakan Sanksi Administrasi oleh pihak Imigrasi.
  4. Pemegang Visa Tinggal Terbatas (ITAS) dan Izin Tinggal Tetap (ITAP) yang masih berlaku dan saat ini sedang berada di wilayah Indonesia kini dapat mengajukan permohonan untuk memperpanjang Izin Tinggal Anda di kantor imigrasi atau menghubungi agen visa Anda.
  5. Pemegang ITAS, ITAP & Izin Multiple Exit (MREP) yang telah kedaluwarsa namun telah diberikan surat keterangan dari imigrasi / agen visa terkait namun saat ini sedang berada di luar negeri. Juga, bagi mereka yang mengajukan permohonan untuk mengunjungi keluarga dengan ITAS / ITAP, diharapkan segera kembali ke Indonesia dan memperpanjang Izin Tinggal Anda di kantor imigrasi terdekat dengan batas waktu 60 hari terhitung mulai 13 Juli 2020. Jika Anda tidak memperpanjang visa selama masa tenggang, Anda harus mengajukan permohonan visa baru.
  6. Pemegang ITAS & ITAP yang telah diberikan izin tinggal darurat sekarang dapat memperpanjang izin tinggal Anda. Anda juga dapat mengubah izin Anda dari Izin Tinggal Sementara menjadi Izin Tinggal Tetap. Jika Izin Tinggal Sementara Anda tidak dapat diperpanjang (Tidak bisa dilakukanperpanjangan lebih lanjut), Anda harus meninggalkan Indonesia dalam kurun waktu tidak melebihi 30 hari masa tenggang terhitung mulai 13 Juli 2020 dan. Jika Anda tidak mematuhi ketentuan ini, Anda akan dikenakan Sanksi Administrasi oleh pihak Imigrasi.
  7. Pemegang ITK & ITAS yang telah diberikan visa teleks baru kini dapat mengajukan ITK atau ITAS baru Anda di kantor imigrasi terdekat. Anda tidak perlu lagi untuk mengajukan permohonan visa Indonesia di Kedutaan Besar Indonesia atau Konsulat di luar negeri. Anda akan menerima ITK atau ITAS baru setelah Anda melakukan pembayaran untuk visa baru Anda di kantor imigrasi.