Bali memasuki fase kedua era baru protokol tatanan kehidupan normal

27 Juli 2020 - Fase baru "Era Baru Protokol Orde Kehidupan" akan dimulai dalam empat hari, 31 Juli 2020. Berdasarkan surat keputusan yang ditandatangani oleh Gubernur Bali I Wayan Koster, wisatawan domestik dari pulau-pulau lain di Indonesia akan diizinkan untuk mengunjungi Bali dengan tujuan pariwisata. Namun, hingga hari ini pembaruan resmi mengenai peraturan khusus untuk pengunjung yang akan datang belum dirilis. Pengunjung masih harus mengikuti persyaratan penerbangan domestik: ID Card, PCR atau Rapid-Test Certificate (berlaku selama 14 hari), pendaftaran online di https://cekdiri.baliprov.go.id/ dan mengisi Health Alert Card / HAC.

Koster menjelaskan setelah pertemuan online dengan Menteri Kelautan dan Investasi Koordinator Luhut Pandjaitan bahwa saat ini persiapan besar-besaran sedang dilakukan di setiap tingkat departemen pariwisata dari desa hingga ke provinsi. “Saat ini, sosialisasi sedang dilakukan ke level terendah untuk bisnis pariwisata. Selain itu, proses sertifikasi juga terus dilakukan untuk semua bisnis pariwisata yang akan membuka kegiatan bisnis mereka, baik itu tempat wisata, restoran, hotel dan tujuan wisata lainnya, harus diperiksa, " jelas Gubernur.
 
Sementara di saluran Youtube-nya, Luhut menjelaskan, “Pada hari Rabu, saya akan berkoordinasi dengan Menteri Pariwisata (Wishnutama), untuk membuka kembali pariwisata di Banyuwangi. Kemudian, kita akan membuka kembali Bali pada tanggal 30, dan kemudian beberapa daerah lain. " Menyusul pernyataannya, mantan jenderal angkatan darat ini juga menyebutkan bahwa akan diperlukan setidaknya satu tahun bagi sektor pariwisata Indonesia untuk dapat pulih sepenuhnya dari berbagai dampak pandemi yang sedang berlangsung.

Sementara itu, di kawasan Nusa Dua, resor eksklusif bintang lima di kawasan Bali Selatan yang dikelola oleh Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), peraturan ketat telah diterapkan sejak awal bulan ini.
  1. Setiap pengunjung yang memasuki area ITDC harus menunjukkan konfirmasi pemesanan kamar
  2. Warga lokal yang ingin memasuki lokasi harus menunjukkan Kartu yang valid dan menyatakan tujuan kunjungannya
  3. Vendor dan pekerja harus menunjukkan KTP mereka yang valid
  4. Setiap orang harus memakai masker serta selalu menjaga jarak sosial
  5. Beberapa kegiatan di dekat area pantai seperti selancar, bersepeda, jogging, dan kunjungan Waterblow sementara ini tidak dibuka untuk umum
  6. Jika pengunjung mulai menunjukkan gejala Covid-19 akan segera dikirim ke Rumah Sakit BIMC Siloam Nusa Dua
Langkah-langkah ini dianggap penting untuk area spesifik yang telah ditunjuk sebagai proyek percontohan untuk rencana pariwisata normal-baru Bali ini. Nusa Dua memiliki semua kriteria untuk tujuan liburan yang sempurna karena lokasinya yang strategis dan fasilitas superior di dekatnya.

Sejauh ini, Bali telah mencatat 3157 kasus positif Covid-19 hingga Minggu (26/7) malam, dengan 48 kematian dan 2.489 pemulihan. Pemerintah provinsi baru-baru ini melaporkan beberapa kasus transmisi lokal, khususnya di Denpasar. Angka ini relatif kecil dibandingkan dengan lebih dari 100.303 kasus dan 4.838 kematian di Indonesia.