Jangan lupa pakai masker ketika pergi keluar rumah #MaskerUntukSemua - 6 April

Jika sebelumnya, WHO (Badan Kesehatan Dunia) merekomendasikan penggunaan masker hanya bagi para penderita sakit/ penyakit, petugas medis, dan mereka yang merawat orang sakit. Namun pada hari sabtu, 4 April lalu Dikutip dari media South China Morning Post, Direktur Eksekutif Program Darurat Kesehatan WHO, Dr Michael Ryan menyetujui penggunaan masker di tempat umum bagi semua orang.

"Ada situasi di mana penggunaan masker mungkin bisa mengurangi angka penularan dari orang yang terinfeksi kepada orang yang lain, [...] Kami akan mendukung pemerintahan yang tengah mempertimbangkan penggunaan masker sebagai strategi komprehensif kontrol penyakit ini," ungkap Ryan.

Tetapi WHO tetap menekankan jika penggunaan masker medis sebaiknya diutamakan hanya digunakan oleh para pekerja medis. Sementara, bagi mereka yang sehat yang beraktivitas diluar ruangan bisa menggunakan masker yang berbahan dasar dari kain. Hal ini bertujuan untuk menjaga ketersediaan stok masker medis sehingga para pahlawan di garis depan (para dokter dan perawat) tetap mendapatkan perlindungan sesuai standard dalam mengerjakan tugasnya. 

"Masker bedah dan masker N95 untuk harus kita prioritaskan penggunaannya bagi mereka yang ada di garis terdepan," kata Ryan.

Senada dengan WHO pemerintah melalui Satgas Penanggulangan Covid-19 Bali menghimbau kepada seluruh masyarakat di Bali agar tidak lupa untuk menggunakan masker dikala sedang beraktivitas diluar rumah. Selain itu semua pihak diharapkan untuk meningkatkan kewaspadaanya karena penyebaran covid-19 kini semakin menunjukan tren peningkatan di tingkat nasional dan tak lagi bisa dianggap sebagai hal yang remeh.

Sementara itu juru bicara pemerintah dalam kasus Penanganan Covid-19 (Virus Korona) Achmad Yurianto juga menambahkan, bahwa masker kain yang telah dipakai nantinya dapat dicuci kembali menggunakan air sabun agar tetap bersih dan efektif dalam mencegah seseorang terjangkit virus Covid-19 (5 Apr). Selain itu penggunaan masker kain dihimbau untuk tidak lebih dari empat jam. Setelah empat jam, masyarakat diharapkan untuk menggantinya dengan masker yang baru/ bersih jika masih berada diluar ruangan.

Tak hanya di Indonesia himbauan mengenai penggunaan masker wajah yang ditujukan kepada semua orang mulai diterapkan di banyak negara di dunia seperti Singapura, Austria, Slovakia, dan Republik Ceko yang telah memperkenalkan aturan bagi orang-orang untuk mengenakan masker di tempat-tempat umum, seperti supermarket dan area transportasi umum.