Update Corona: Pemerintah Bali kembali memberlakukan pembatasan sosial

18 September 2020 - Pandemi global Covid-19 tampaknya semakin sulit dikendalikan beberapa pekan terakhir di Bali dan Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari kenaikan jumlah kasus baru harian yang masih bisa dibilang relatif tinggi, angka kematian dan kurangnya tempat isolasi di rumah sakit yang telah dilaporkan baru-baru ini. Pemerintah Bali seakan tidak memiliki pilihan lain selain memberlakukan pembatasan sosial kedua di pulau dewata.


Pemerintah daerah telah merilis surat edaran dengan nomor 487/ GugasCovid19/IX/2020 pada tanggal 17 September 2020, kemarin dan rencananya akang langsung diberlakukan mulai hari ini, 18 September 2020. Peraturan baru ini, nantinya akan mempengaruhi beberapa aspek dari protokol normal baru yang telah diterbitkan Juli lalu. Berikut, hal-hal yang harus Anda ketahui tentang aturan baru Covid-19 ini, yaitu:


  1. Jumlah maksimum pekerja yang diizinkan untuk datang ke kantor atau bisnis apa pun di Bali akan dibatasi hingga 25% per operasional. Jika Anda seorang pemilik suatu bidang usaha, sangat disarankan untuk mengatur jadwal kerja / shift karyawan Anda dengan lebih efisien dan jika memungkinkan bekerja dari rumah. Peraturan ini berlaku untuk perusahaan pemerintah dan swasta.
  2. Siswa kembali belajar dari rumah. Semua kegiatan di sekolah akan ditiadakan kembali, dan sistem e-learning akan diterapkan.
  3. Semua kegiatan keagamaan dilaksanakan di rumah masing-masing.
  4. Tujuan wisata, pasar dan restoran diperbolehkan menerima pengunjung dengan maksimal 50% dari kapasitasnya. Selain itu juga wajib menyediakan fasilitas cuci tangan atau hand sanitizer bagi semua pengunjung. Serta mengingatkan para tamu untuk selalu memakai masker dan menjaga jarak aman dari orang lain.
  5. Bagi mereka yang dinyatakan positif atau reaktif terhadap Covid-19 tetapi tanpa menunjukkan gejala apa pun (OTG) akan langsung dikirim ke tempat karantina yang disiapkan oleh otoritas. Beberapa hotel (sementara) telah ditunjuk menjadi area isolasi tambahan bagi pasien virus Corona.
  6. Tes dan penelusuran sosial akan diterapkan lebih intensif di seluruh penjuru Bali; terutama bagi mereka yang memiliki riwayat kontak dengan pasien Covid-19.
  7. Semua desa akan diperiksa secara teratur oleh otoritas Polisi Pamong Praja yang akan menjatuhi sanksi bagi para pelanggar yang tidak memakai masker di tempat umum sebesar Rp 100.000. Ingatlah untuk selalu memakai masker, meskipun Anda hanya akan pergi ke warung di sebelah rumah.
  8. Anda disarankan untuk lebih baik tinggal di rumah, kecuali untuk alasan yang mendesak.


Sayangnya, beberapa tempat umum seperti Kebun Raya Bali di Bedugul serta pantai di kawasan Sanur dan Canggu terlihat ramai dikunjungi wisatawan dan warga lokal saat Manis Galungan, kemarin. Ini sedikit ironis karena Bali masih mencatat 63 kasus baru kemarin, sehingga total kasus menjadi 7.492; 194 kematian, 5979 pasien sembuh dan 1319 kasus aktif. Sedangkan Indonesia memiliki 232.628 kasus dengan 9.222 korban jiwa.